Mengintip ramainya booth Wuling di Jakarta Fair

Wuling turut serta meramaikan acara Jakarta Fair dengan membuka booth di Hall B1-01 mulai 8 Juni hingga 16 Juli 2017. Di acara ini, pengunjung dapat melihat secara langsung Wuling Confero S yang untuk pertama kalinya dipamerkan secara umum di acara Jakarta Fair. Selain melihat secara langsung, pengunjung juga dapat melakukan test drive dan melakukan Pre-book Wuling Confero S.

Test drive bisa dilakukan setiap weekend selama acara berlangsung, sementara untuk Pre-book bisa dilakukan kapanpun. Kabar baiknya, untuk Anda yang melakukan pre-book Wuling Confero S di Jakarta Fair, akan berkesempatan lucky draw untuk mendapatkan hadiah menarik seperti iPhone 7 dan voucher belanja senilai jutaan rupiah.

Salah satu pengunjung yang beruntung mendapatkan hadiah lucky draw berupa iPhone 7 setelah melakukan Pre-book adalah Ibu Wanda. Fitur-fitur yang ada pada Wuling Confero S membuat siapa saja mudah jatuh cinta kepada Confero S ini, termasuk Ibu Wanda “Thank you Wuling, senangnya baru pre-book saja sudah dapat iPhone 7. Jadi tidak sabar menunggu si keren yang murah meriah” Kata Ibu Wanda

Tunggu apa lagi, mari segera kunjungi booth Wuling di Hall B1-01 sekarang dan ajak seluruh keluarga untuk menikmati betapa nyaman dan leganya Wuling Confero S ini. Info lebih lengkap Anda bisa membaca di sini http://wuling.id/jakartafair

Rasakan nyaman dan leganya Wuling Confero S dengan test drive langsung

Untuk pertama kalinya Wuling Confero S dipamerkan secara publik di acara Jakarta Fair yang berlangsung mulai dari 8 Juni hingga 16 Juli 2017. Di acara ini pula telah banyak keluarga di Indonesia yang melihat dan merasakan secara langsung betapa nyaman dan leganya Wuling Confero S dengan melakukan test drive secara langsung.

Dengan melakukan test drive secara langsung, masyarakat Indonesia dapat mengetahui fitur-fitur apa saja yang ditawarkan oleh Wuling Confero S ini. Fitur-fitur seperti Tire Pressure Monitoring System (TPMS), dual airbag, anti-lock bracking system (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), charging port hingga baris ketiga, sabuk pengaman di semua kursi hingga pengaman ISOFIX semua tersedia di mobil Wuling Confero S.

Untuk Anda yang penasaran seperti apa Wuling Confero S beserta fitur-fitur terbaiknya, bisa segera datang ke Jakarta Fair dan kunjungi booth Wuling di Hall B1-01. Di sana Anda akan disambut tim Wuling Motor yang ramah dan siap memberikan informasi seputar Wuling Confero S. Untuk Anda yang penasaran seperti apa rasanya mengendarai Wuling Confero S, juga bisa melakukan test drive Wuling Confero S setiap weekend selama acara Jakarta Fair berlangsung.

Kami tunggu kedatangan Anda!

Wuling mengadakan Photo Competition dengan hadiah Xiaomi Yi Action Camera dan Samsung Galaxy V2 setiap minggunya

Wuling turut serta meramaikan acara Jakarta Fair dengan membuka booth di Hall B1-01 mulai 8 Juni hingga 16 Juli 2017. Di acara ini, pengunjung  dapat melihat dan merasakan secara langsung Wuling Confero S yang untuk pertama kalinya dipamerkan secara publik di acara Jakarta Fair ini.

Di acara ini pula, Wuling mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk mengikuti photo competition dengan tema #SelfieLegaConferoS yang berhadiah Xiaomi Yi Action Camera dan Samsung Galaxy V2 setiap minggunya. Pengunjung hanya perlu melakukan foto baik selfie maupun foto bersama keluarga besar dengan Wuling Confero S sebagai latar belakang sekreatif mungkin, menggunakan properti yang telah disediakan panitia.

Hingga saat ini telah banyak pengunjung yang sudah membuktikan betapa nyaman dan leganya Wuling Confero S, bahkan tak sedikit pula yang mengikuti Photo Competition #SelfieLegaConferoS ini dengan mengirim banyak foto dengan berbagai macam gaya.

Anda pun juga bisa berkesempatan memenangkan Xiaomi Yi Action Camera dan Samsung Galaxy V2 setiap minggunya dengan turut meramaikan Wuling Photo Competition #SelfieLegaConferoS. Ajak keluarga Anda untuk foto kreatif dengan berlatar belakang Confero S selama Jakarta Fair, lalu upload melalui Instagram dengan hashtag #CobaLeganyaConferoS #MendingWuling. Foto kreatif Anda kami tunggu hingga 16 Juli 2017.

Anda bisa cek mekanisme serta syarat dan ketentuan di sini http://wuling.id/jakartafair

Memilih Bahan Bakar Yang Sesuai Untuk Mobil Anda

Penggunaan bahan bakar untuk mobil harus sesuai dengan spesifikasi mesin. Rasio kompresi pada mesin akan menentukan bahan bakar jenis apa yang cocok untuk mesin tersebut. Jika anda menggunakan bahan bakar mesin (BBM) yang tidak sesuai dengan ketentuan yang dianjurkan dapat mengakibatkan boros bahan bakar dan menyebabkan bunyi ngelitik pada mesin.

Oktan adalah angka yang menunjukkan berapa besar tekanan maksimum yang bisa diberikan di dalam mesin sebelum bensin terbakar secara spontan. Di dalam mesin, campuran bensin dan udara (berbentuk gas) bisa terbakar sendiri secara spontan sebelum terkena percikan api dari busi. Jadi, semakin kecil angka oktannya, semakin lama bensin itu terbakar spontan. Pembakaran yang tidak spontan ini yang menimbulkan gejala ngelitik atau knocking di dalam mesin. Pembakaran tidak spontan ini sebisa mungkin dihindari dengan penggunaan angka oktan yang lebih tinggi. Memilih BBM yang baik untuk kendaraan kita adalah penggunaan angka oktan yang harus sesuai dengan tekanan kompresi kendaraan anda. Semakin tinggi rasio kompresi mesin, maka sebaiknya menggunakan BBM berangka oktan tinggi.

Apa itu rasio kompresi? Rasio kompresi adalah perbandingan antara volume silinder ketika piston berada di titik terendah dengan posisi piston pada titik paling atas. Semakin tinggi perbandingannya berarti udara yang terkompresi makin banyak, artinya bahan bakar yang terbakar bisa semakin banyak. Sebagai contoh, pada mobil bermesin 4-silinder, 2.0L, dengan setiap silinder berisi 500 cc. Saat piston di posisi bawah tiap silinder terisi penuh 500 cc gas dan udara, ketika piston berada di atas volumenya menjadi 50 cc. Hal itu menandakan rasio kompresinya 1:10.

Berikut beberapa contoh penggunaan BBM yang tepat sesuai dengan rasio kompresi masing-masing mobil :

  1. Oktan 87
    Di Amerika dan di beberapa negara lain dikenal dengan sebutan bensin standar. Di Indonesia beroktan 88, dikenal dengan nama bensin Premium. Cocok untuk kendaraan dengan rasio kompresi 7:1 hingga 9:1.
  2. Oktan 90
    Di Indonesia dikenal dengan nama Pertalite. Cocok untuk kendaraan dengan rasio kompresi 9:1 hingga 10:1.
  3. Oktan 92
    Di Indonesia dikenal dengan nama Pertamax (produksi Pertamina), Super (produksi Shell) dan Primax (produksi Petronas). Disarankan untuk kendaraan dengan rasio kompresi 10:1 hingga 11:1
  4. Oktan 95
    Di Indonesia dikenal dengan nama Pertamax Plus (produksi Pertamina), Super Extra (produsi Shell) dan Primax (produksi Petronas). Disarankan untuk kendaraan dengan rasio kompresi 11:1 hingga 12:1 . Saat ini Pertamax Plus sudah tidak diproduksi lagi dan digantikan dengan Pertamax Turbo (Oktan 98)
  5. Oktan 98
    Di Indonesia dikenal dengan nama Pertamax Turbo (produksi Pertamina). Disarankan untuk kendaraan dengan rasio kompresi diatas 12:1. Dengan nilai oktan 98, harga yang dipatok untuk Pertamax Turbo relatif terjangkau.

Akibat yang terjadi jika penggunaan BBM tidak sesuai dengan rasio kompresi kendaraan :

  • jika mesin dengan rasio kompresi tinggi menggunakan BBM dengan nilai oktan rendah, berdampak buruk terhadap mesin dan performanya.
  • Jika kendaraan dengan kompresi mesin yang rendah menggunakan BBM dengan nilai oktan tinggi, yang terjadi adalah “pemborosan”. Pemborosan karena bahan bakar tidak terbakar optimal, tenaga minimal dan polusi maksimal.  Bahan bakar dengan nilai oktan rendah lebih mudah menguap dan terbakar daripada yang bernilai oktan tinggi.
  • Mesin dengan rasio kompresi rendah, lebih baik menggunakan bensin dengan nilai oktan rendah. Jika memaksakan menggunakan bensin dengan nilai oktan tinggi, maka saat proses pembakaran, bahan bakar tersebut tidak terbakar dengan baik dan berakibat pada rendahnya tenaga yang dihasilkan (lost power). Dampak lain adalah tingginya polutan yang dihasilkan oleh gas buang kendaraan.
  • Jika rasio kompresi mesin tinggi menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan rendah, maka bahan bakar dalam ruang mesin akan terbakar sebelum waktunya (Pre-Ignition). Dampaknya, selain tenaga yang dihasilkan tidak maksimal dan emisi gas buangnya tinggi, juga dapat merusak komponen utama mesin.

Apabila penggunaan kadar oktan tidak sesuai dilakukan terus menerus maka dapat menyebabkan piston menjadi bolong karena mesin selalu menghadapi masalah knocking setiap kali mesin mobil bekerja atau bahkan saat mobil dipaksa berakselerasi untuk mendahului kendaraan lain. Apalagi jika sering digunakan untuk menempuh jarak jauh. https://www.otosia.com/berita/bahan-bakar-apa-yang-cocok-dengan-kendaraan-anda.html

Untuk mengetahui rasio kompresi, anda bisa cek di buku manual kendaran anda. Jangan memilih BBM hanya demi gengsi, pilihlah BBM yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan anda.

Peresmian Pabrik Wuling Motors, Produksi Massal Confero S Dimulai

3.000 tenaga kerja lokal akan terlibat dalam proses produksi

 

Cikarang, 11 Juli 2017 – Pabrik PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) memulai proses produksi massalnya hari ini untuk produk Confero S, produk pertama di bawah merek Wuling Motors untuk pasar Indonesia. Dengan keterlibatan sekitar 3.000 pekerja lokal di keseluruhan rantai industri hulu dan hilir, Confero S akan siap dan resmi diluncurkan pada kuartal ketiga 2017.

Wuling Motors memulai pembangunan pabrik dan Supplier Park-nya melalui acara peletakan batu pertama pada Agustus 2015. Total investasi proyek Wuling Motors di Indonesia mencapai USD700 juta. “Pembangunan pabrik pertama Wuling Motors di luar Tiongkok menunjukkan komitmen kuat dan jangka panjang kami untuk memasuki pasar Indonesia. Dengan total pekerja lokal sebanyak 3.000 orang yang terlibat di seluruh rantai industri hulu dan hilir, kami pun siap untuk berkontribusi menumbuhkan perekonomian Indonesia, khususnya di industri otomotif. Acara hari ini juga merefleksikan pencapaian penting kami untuk kehadiran merek Wuling Motors di Indonesia,” kata Presiden SGMW Motor Indonesia Xu Feiyun.

Selain menggunakan teknologi canggih dan peralatan berstandar internasional, pabrik Wuling Motors juga mengadaptasi teknologi global General Motors (GM) yaitu ‘Global Manufacturing System’ (GMS) yang digunakan di seluruh pabrikan GM di dunia, termasuk Wuling Motors untuk memastikan bahwa pabrik Wuling Motors memenuhi standar internasional. Sistem ini akan membantu Wuling Motors untuk mencapai efisiensi proses produksi dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Di samping itu, Wuling Motors juga membangun Supplier Park di area pabrik untuk mendukung proyek ini.

Wuling Motors saat ini telah membawa 15 pemasok komponen internasional ternama yang akan menempati Supplier Park dan juga telah bekerja sama dengan lebih dari 20 pemasok komponen lokal. Mitra pemasok Wuling Motors antara lain adalah Bosch, Continental, dan PT Gajah Tunggal Tbk. Para pemasok juga telah memulai kegiatan operasionalnya bersamaan dengan dimulainya proses produksi di pabrik Wuling Motors. “Sebagai bagian dari strategi lokalisasi, 56% dari komponen MPV pertama Wuling Motors akan berasal dari supplier lokal. Kami juga berencana untuk terus meningkatkan jumlah komponen lokal produk kami di masa depan. Selain itu, kami juga akan terus meningkatkan jumlah pemasok komponen lokal untuk bergabung bersama kami di Supplier Park,” tambah Xu Feiyun.

Komitmen Wuling Motors tidak hanya mengenai pembangunan pabrik. “Merupakan tujuan kami sejak awal untuk turut mengembangkan sumber daya manusia Indonesia diantaranya melalui program beasiswa. Sebanyak 130 siswa telah diberangkatkan ke Tiongkok untuk melanjutkan studi mereka dan nantinya mereka juga akan mendapat kesempatan untuk bekerja dan memiliki karir yang menjanjikan bersama Wuling Motors,” kata Xu Feiyun.

Xu Feiyun juga menambahkan, “Dengan dimulainya proses produksi massal ini, berarti kami akan meluncurkan produk pertama kami untuk Indonesia dalam waktu dekat. Kami sangat bersemangat untuk mempersembahkan Confero S untuk masyarakat Indonesia pada bulan Agustus mendatang. Produk kami merupakan hasil dari penelitian intensif dan dikembangkan berdasarkan pemahaman kami akan kebutuhan masyarakat Indonesia. Confero S juga diciptakan dengan semangat untuk membawa pelanggan mencapai impian mereka untuk hidup yang lebih baik. Confero S hadir bagi pelanggan Indonesia dengan semangat Drive For A Better Life.”

Wuling Motors saat ini tengah membangun jaringan penjualan dan layanan di seluruh penjuru Tanah Air. Sebanyak 50 titik penjualan dan layanan akan siap untuk melayani pelanggan di 2017. Selain itu, skema finansial yang menarik juga sedang disiapkan melalui kerja sama dengan beberapa institusi keuangan besar di Indonesia karena Wuling Motors memahami bahwa dukungan keuangan merupakan faktor penting yang mempengaruhi keputusan pelanggan.

 

 

 

Pabrik Wuling Motors Gunakan ‘Global Manufacturing System’

Sistem berstandar internasional untuk ciptakan mobil berkualitas tinggi

 

Cikarang, 11 Juli 2017 – PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) di Cikarang, Jawa Barat hari ini meresmikan pabrik dan memulai proses produksi massalnya. Pabrik ini akan memproduksi Wuling Confero dan Confero S yang dijadwalkan peluncurannya bulan Agustus mendatang di Tanah Air. Pabrik Wuling Motors mengaplikasikan General Motors ‘Global Manufacturing System’ (GMS) dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 120.000 unit untuk menyediakan pilihan baru bagi masyarakat.

‘Global Manufacturing System’ (GMS) digunakan oleh pabrikan GM (General Motors) di seluruh dunia, termasuk SGMW di Indonesia, untuk memastikan pabrik Wuling Motors memenuhi standar internasional. “Teknologi GMS menekankan pentingnya keterlibatan individu, pencapaian kualitas terbaik dalam setiap proses, serta mendorong antusiasme karyawan dalam membuat perubahan dan penyempurnaan. Dengan demikian, kami akan dapat mencapai efisiensi proses produksi dan menciptakan produk berkualitas,” kata Xu Feiyun, Presiden PT SGMW Motor Indonesia.

Pabrik Wuling Motors memiliki empat fasilitas produksi yang dilengkapi dengan peralatan berstandar global dan teknologi canggih untuk memastikan kualitas produksi dan produk akhir. Fasilitas tersebut adalah Press Shop, kawasan untuk memproduksi komponen logam atau yang dikenal dengan proses stamping, Body Shop yang dirancang untuk menyatukan seluruh komponen logam dengan proses welding. Kemudian ada Paint Shop untuk mengecat seluruh bodi mobil yang memenuhi syarat dengan teknologi cat terdepan, dan terakhir, General Assembly yang dirancang untuk merakit seluruh komponen mobil,yang dilengkapi dengan sistem untuk mendeteksi kualitas produk.

Proses Stamping pabrik Wuling Motors menggunakan teknologi canggih dengan press line yang telah sepenuhnya otomatis. Selain itu, teknologi tersebut juga memiliki panel samping besar yang dapat memproses bodi luar mobil dalam satu tekanan. Fasilitas Press Shop ini juga dilengkapi dengan lini produksi akurat dengan sistem robotik yang digunakan untuk memindahkan komponen bodi luar ke press line secara otomatis dengan kapasitas maksimum dapat mencapai 14 komponen per menit.

Untuk menyatukan komponen-komponen digunakan proses Welding. Fasilitas ini dilengkapi dengan FANUC robotics welding untuk mendapatkan akurasi dan kualitas Welding yang konsisten. Peralatan Welding menggunakan OBARA Welding Equipments, yang teruji sebagai Welding Equipment terdepan. Untuk menjamin akurasi hasil Welding yang dilakukan pada bodi mobil, digunakanlah proses pengukuran 3-dimensi dengan menggunakan Coordinate Measuring Machine (CMM).

Proses selanjutnya adalah Painting (pengecatan) yang dilakukan di Paint Shop. Fasilitas ‘tertutup’ ini didesain agar terbebas dari kontaminasi dengan udara luar dan dilengkapi dengan pengatur suhu dan kelembaban seuai dengan standar proses pengecatan bodi mobil. Proses pengecatan itu sendiri mengaplikasi proses 3C1B (3-coat 1-bake) atau 3 lapisan sekaligus dengan satu kali proses ‘curing’ (pengeringan).

Proses perakitan yang terakhir adalah General Assembly. Pada proses ini didukung dengan aplikasi pelapisan kaca dengan Robotik dan didukung dengan sistem pengisian liquida (cairan rem, radiator dan refrigeran) secara otomatis, agar didapatkan akurasi yang tepat dan waktu yang lebih cepat. Dalam proses ‘pengencangan’ digunakan Atlas Copco, yang teruji handal dalam setiap proses pengencangan, torsi dan pengecangan secara elektrik kontrol. Pada bagian akhir perakitan pengujian setiap mobil digunakanlah BEP (Burke E Porter) DVT atau Dynamic Vehicle Test, untuk memastikan setiap komponen terpasang berfungsi dan mobil-pun laik untuk dikendarai.

Untuk menunjang proses produksi dengan efisien dan tepat waktu dalam distribusi komponen, dilengkapi pula dengan sistem distribusi SPS (Set Part System) yang bertujuan mengurangi kesalahan dalam pemasangan komponen dan menjamin ketepatan komponen dalam pemasangan.

“Kami memahami bahwa masyarakat Indonesia menginginkan produk berkualitas tinggi yang juga didukung oleh layanan purna jual, ketersediaan komponen serta skema dukungan finansial. Karena itulah, selain menggunakan GMS untuk memastikan produk kami memiliki kualitas tinggi, kami juga menyiapkan 50 jaringan penjualan berstandar 3S (Sales, Service, Spare part) di seluruh Indonesia sepanjang 2017. Kami percaya produk kami akan diterima dengan baik oleh masyarakat karena Confero S merupakan hasil dari penelitian intensif kami dengan mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat Indonesia,” tambah Xu Feiyun.