Wuling Seri Confero Raih Gelar Rookie of The Year di OTOMOTIF Award 2018

Low MPV Wuling Motors menjadi pendatang baru terbaik di Indonesia versi Tabloid Otomotif.

Jakarta, 29 Maret 2018 – Wuling seri Confero meraih penghargaan kategori Rookie of The Year dalam ajang penghargaan bergengsi OTOMOTIF Award 2018 yang diselenggarakan oleh Tabloid OTOMOTIF pada hari Rabu (28/3) di Shangri-La Hotel, Jakarta Pusat. Pada acara yang bertajuk ‘The Right Choice’ ini, produk MPV pertama Wuling memperoleh gelar ‘Rookie of The Year’ berdasarkan penilaian oleh tim
redaksi Tabloid OTOMOTIF periode Mei 2017 sampai dengan Maret 2018.

Pengujian mobil dijalankan dengan metode khusus dan memiliki beberapa faktor penilaian. Mulai dari desain, fitur, performa, pengendalian hingga harga. “Kami sangat mengapresiasi atas terpilihnya Wuling Confero sebagai Rookie of The Year dalam OTOMOTIF Award 2018. Prestasi ini tentunya memacu kami untuk terus meningkatkan dan memberikan layanan serta membawa produk terbaik bagi pelanggan Indonesia, sesuai dengan semangat Wuling Motors, yaitu Drive For A Better Life,” jelas Dian Asmahani, Brand Manager Wuling Motors.

Seri Confero merupakan MPV pertama yang diluncurkan Wuling Motors untuk pasar Indonesia pada 2 Agustus 2017 lalu. Dengan kabin yang memiliki ruang kepala dan kaki yang lapang, produk yang mengusung tagline ‘The Real Spacious Family MPV’ ini dirancang bagi konsumen yang tidak hanya menginginkan kenyamanan berkendara layaknya rumah, namun juga mobil yang bergaya sporty. Hal tersebut tampak dari Day Running Light (DRL), Projector Lamp, two-tone velg, side-body molding, bumper depan dan belakang yang stylish, serta berbagai fitur pendukung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Berbicara perihal sistem mekanisnya, seri Confero dibekali dengan mesin berkonfigurasi 4-silinder yang berkapasitas 1.500 cc serta didukung oleh pola transmisi manual 5-percepatan. Kemampuannya yakni memproduksi tenaga maksimal 107 HP di 5.800 rpm dan menyajikan torsi 142 Nm pada rentang 3.800 rpm sampai 4.400 rpm.

Untuk pilihan warna MPV pertama Wuling ini dipasarkan dalam lima pilihan warna, yaitu Sand BrownPristine White, Carnelian Red, Starry Black, dan Dazzling Silver. Selain itu, Confero S juga ditawarkan dengan pilihan 8-bangku atau 7-bangku (Captain Seat), yang hanya ditawarkan oleh Wuling pada segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) di Tanah Air.

Mengenai layanan purna jual dari seri Confero, Wuling Motors menyiapkan perlindungan garansi yang terdiri dari garansi umum selama 3 tahun atau 100.000 kilometer serta garansi komponen utama mesin dan transmisi 5 tahun atau 100.000 kilometer dengan syarat dan ketentuan berlaku. Disamping itu, turut juga didukung oleh Wuling Mobile Service (WMS), Wuling Customer Assistance sampai Wuling Insurance.

Wuling Resmikan Diler Pertama di Kota Palembang

Dealer dengan konsep 3S untuk melayani pelanggan Wuling di Sumatera Selatan 

Palembang22 Maret 2018 – Wuling Motors (Wuling) kembali memperluas jaringan pelayanannya melalui peresmian diler Maju Motor Palembang pada 21 Maret 2018 kemarin.  Pusat pelayanan terpadu yang berada dibawah naungan PT Maju Global Motor ini, mengusung konsep terpadu 3S (sales, service, sparepart) dan merupakan outlet pertama Wuling untuk wilayah Sumatera Selatan.  

“Kondisi pasar otomotif di Palembang yang terus tumbuh positif, termasuk juga kelas MPV yang selalu diminati. Menjadi salah satu hal yang mendorong kami dalam menghadirkan outlet resmi Wuling di Sumatera Selatan. Disamping menawarkan layanan yang lengkap, diler kami turut didukung dengan sumber daya yang kompeten dalam memberikan layanan optimal kepada pelanggan,” terang Alvin Kennedy selaku Presiden Direktur PT Maju Global Motor. 

Diler Wuling Maju Motor Palembang menempati lahan 3.365 m2 dengan luas bangunan 665 m2 yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta RT 036 RW 10, Demang Lebar Daun Ilir Barat 1 Palembang. Adapun infrastruktur tersebut terbagi menjadi beberapa area yakni ruang pamer (showroom) berukuran 365 m2 yang mampu memajang 6 unit mobil, ruang tunggu yang nyaman dengan koneksi Wi-Fi dan area service 212 m2 yang dilengkapi oleh 4 car stall. Tidak ketinggalan ruang penyimpanan suku cadang yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen di Palembang dan sekitarnya.

Selain fasilitas tersebut, outlet ini turut didukung oleh 2 orang sales counter, 12 orang sales person di sisi penjualan dan di area purna jual dibantu oleh 2 orang mekanik, 1 orang service advisor dan 1 orang part counter. Mengenai jam operasional, Wuling Maju Motor Palembang siap memberikan layanan mulai pukul 08.00 pagi hingga 17.00 sore di hari Senin sampai Jumat, lalu pada hari Sabtu tutup lebih awal yakni 15.00.  

“Ini merupakan salah satu strategi kami dalam mendekatkan diri kepada pelanggan dan merealisasikan semangat Drive For A Better Life. Bersama dengan  PT Maju Global Motor sebagai mitra kami di Sumatera Selatan, kami berharap layanan diler Wuling Maju Motor Palembang dapat dinikmati oleh pelanggan Wuling di kota Palembang dan sekitarnya,” jelas Dian Asmahani, Brand Manager Wuling Motors. 

Dengan peresmian Wuling Maju Motor Palembang ini turut menunjukkan langkah serius Wuling untuk terus memperbesar jumlah jaringan hingga menyentuh angka 80 diler di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2018. Dengan demikian selain menawarkan pilihan produk mobil yang berkualitas dan value for money, konsumen dapat merasakan layanan purna jual Wuling Motors yang terjangkau serta dapat diandalkan. 

Merawat Wiper Mobil

Bilah penyeka, atau yang biasa kita kenal dengan istilah Inggrisnya, yaitu wiper blade ternyata adalah salah satu aset penting di mobil kita yang harus selalu terawat jika kita ingin perjalanan terus terasa nyaman. Bilahnya yang terbuat dari bahan karet berfungsi untuk membersihkan kaca depan dari debu, air, dan kotoran yang mungkin menempel sepanjang perjalanan. Fitur ini akan sangat sering dipakai dan bermanfaat biasanya di kala hujan. Namun yang bahaya adalah saat musim panas di mana dia menjadi lebih rentan menjadi kering, getas atau rapuh, dan akhirnya pecah-pecah.

Di kala musim panas atau di bawah terik matahari langsung, materi yang terbuat dari bahan karet sangat mudah mengeras. Nah kali ini Wuling mau kasih kiat-kiat penting untuk merawat bilah penyeka kaca Keluarga Wuling agar tidak cepat usang & rusak.

Umur bilah penyeka

Umumnya bilah penyeka mobil Anda punya masa fungsional sekitar 6 hingga 12 bulan. Selain batas umur kewajaran pemakaian, pada rentang waktu tersebut kerusakan juga sangat mungkin terjadi, beberapa di antaranya yang menjadi indikator bilah penyeka Anda sudah mulai usang adalah dari suaranya yang mulai berderit, membekas di permukaan kaca saat digunakan, lapisannya mulai pecah, melompat saat bergerak (tidak bergerak halus dari kanan ke kiri).

Faktor yang bisa merusak

Ada beberapa faktor yang memungkinkan bilah penyeka mobil kita rusak, beberapa di antaranya sinar dan panas matahari, air yang tidak bersabun, pasir dan debu, kandungan kimia dan garam pada air hujan, zat kimia seperti minyak dari wax bodi mobil contohnya.

Cara perawatan

  • Yang pasti Keluarga Wuling perlu lakukan adalah menginspeksi paling tidak tiga bulan sekali. Pastikan permukaan bilah penyeka masih mulus dan lentur.
  • Kemudian, Anda harus lumayan rajin menyeka lapisannya menggunakan kertas tisu yang agak basah misalnya saat mengisi bensin atau sesaat setelah memarkir mobil, gunanya untuk membersihkan lapisannya dari debu atau mungkin minyak yang menempel.
  • Poles bilah karetnya dengan cairan pelindung bahan karet secara rutin. Usahakan juga untuk selalu menggunakan cairan khusus wiper dan tidak air biasa, agar lapisan karet pada bilah penyeka dapat mudah bergerak.
  • Terakhir, saat memarkir mobil, khususnya di lokasi yang panas dan terik, selalu angkat bilahnya agar tidak menempel ke kaca dan membuatnya mudah panas.

 

Pastikan kualitas

Saat Anda hendak mengganti bilah penyeka dengan yang baru, pastikan untuk mencari yang berkualitas dan tidak sekadar murah. Carilah yang berbahan silikon karet agar umurnya lebih panjang dan juga tidak mudah merusak lapisan kaca depan mobil Anda. Selalu rawat Wuling Anda secara berkala agar fisiknya tetap prima.

http://www.asapmobil.com/cara-merawat-karet-wiper-mobil-yang-baik/ 

http://www.silblade.com/How-to-Properly-Maintain-Your-Windshield-Wiper-Blades_b_7.html 

https://www.rainx.com/tips-information/wiper-blade-maintenance-tips/ 

Discover the New Choice Sensation: Cortez Menyebrangi Timur Jawa

Jumat, 2 Maret 2018 kemarin, Cortez bersama sejumlah rekan wartawan resmi menempuh total 328 kilo meter perjalanan dari titik awal dealer Wuling Motors di Semarang di Jalan Sudirman hingga titik akhir di dealer Jalan Mayjen Bambang Soegeng, Magelang. Jalur sempit, menanjak, penuh dengan belokan memberikan Cortez kesempatan emas untuk membuktikan performanya—di samping juga jalan lurus sepanjang tol Semarang—Bawen yang memberikan Cortez kesempatan penting untuk melaju cepat dalam keadaan tetap stabil dan tidak limbung.

Keseruan itu kini kami lanjutkan dengan menyebrangi wilayah timur pulau Jawa yang eksotis. Jalur yang kami lalui di perjalanan kedua bersama Cortez kali ini sudah kami pilihkan agar setiap peserta test drive kali ini juga mengalami ragam tantangan dan sensasi yang baru dalam mengendarai medium MPV baru dari Wuling Motors. Segala pertanyaan konsumen mengenai transmisi 6 percepatan manual, i-AMT, sistem roda penggerak depan, serta berbagai fitur keselamatan seperti AVH, HHC, ABS, EBD, dan lainnya dibuktikan oleh pengalaman pribadi masing-masing jurnalis pada rangkaian perjalanan dari tengah hingga timur pulau Jawa ini.

Di kesempatan ini kami turut mengundang para jurnalis yang sudah sangat akrab dengan perjalanan Wuling Motors di Indonesia sejak 2015 silam. Perjalanan yang dimulai dari terminal 3 bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 7 Maret 2018 ini mempertemukan teman-teman jurnalis dari berbagai media di Indonesia. Penerbangan pukul 8.20 pagi itu telah mengantarkan seluruh rombongan Wuling dan jurnalis dengan selamat di Malang. Pada kunjungan pertama, yaitu dealer Malang, peserta perjalanan penuh sensasi bersama Cortez ini mendapatkan informasi penting tentang keseriusan Wuling Motors dalam membangun jaringan penjualan demi terpenuhinya permintaan konsumen di Indonesia akan kendaraan bermutu, serta kebutuhan akan layanan purna jual seperti perawatan dan suku cadang untuk mendukung keberlangsungan kenyamanan penggunaan kendaraan dari Wuling Motors.

Kenyamanan perjalanan belum lengkap tanpa pemenuhan persyaratan keamanan sebelum berkendara. Maka itu, kami turut mengundang tim dari SDCI (Safety & Defensive Driving Training) untuk menginformasikan beberapa arahan penting dalam berkendara. Sejak hari pertama hingga ketiga, seluruh peserta mendapatkan informasi bermanfaat mengenai berkendara secara aman dari cara duduk yang benar, etika berkendara di jalanan, serta fitur-fitur penting pada Cortez untuk mendukung performa yang memuaskan selama berkendara.

Dari lokasi dealer kami pun beranjak menuju sebuah restoran asri untuk menikmati makan siang agar tenaga bisa terisi penuh menuju titik kedua, yaitu Teras Plataran Bromo. Salah satu fitur yang dijajal pertama kali adalah sensor dan layar head unit yang terhubung ke kamera di belakang saat memarkir mobil, “Canggih!” ungkap salah seorang wartawan yang memarkirkan Corteznya. Setelah menikmati waktu kudapan dan mengisi energi, rombongan pun melaju menuju area di Bromo yang kami sebut Pasir Berbisik—mengadaptasi sebuah film nasional, diperankan oleh Dian Sastrowardoyo yang sempat sensasional di tahun 2001. Fitur keselamatan, electronic stability control (ESC) menjadi andalan saat membelah jalur berpasir ini sehingga Cortez tetap stabil melaju dan tidak oleng. Rangkaian Cortez pun berhenti beberapa saat untuk mencari spot berfoto yang bagus agar Cortez dan para pengemudinya terlihat fotogenik, walaupun sayangnya saat itu sudah menjelang malam, sehingga pencahayaan kurang baik untuk berfoto.

Perjalanan hari pertama sejauh 92,37 km pun berhasil dilewati oleh setiap peserta dan diakhiri saat tiba di Jiwa Jawa untuk beristirahat malam itu. Keesokan paginya, sesi dimulai oleh Pak Sony dari SDCI untuk memberikan arahan mengenai berkemudi yang aman sebelum melaju ke destinasi selanjutnya. Dalam perjalanan ini, para jurnalis disarankan untuk menggunakan mode transmisi manual dengan gigi rendah agar aman ketika berjalan di medan yang menurun. Pemandangan indah dan cuaca yang cerah dapat dinikmati lebih puas dengan adanya fitur electric sun roof yang membuat perjalanan semakin menyenangkan. Setelah menempuh perjalanan selama 2,5 jam, peserta pun tiba di restoran untuk makan siang agar kembali bertenaga untuk tujuan selanjutnya, yaitu Taman Dayu Golf untuk menikmati kudapan sore serta bermain mini golf bersama. Perjalanan ini menjadi terasa sangat akrab dan menyenangkan karena semua yang hadir sangat menikmati rangkaian perjalanannya dan senyum lebar yang terlihat di setiap wajah. Perjalanan yang dinanti pun tiba; menjajal kecepatan maksimal.

Setelah sebelumnya mengetes transmisi manual, akhirnya para jurnalis bisa memainkan transmisi i-AMT untuk menembus jalur tol menuju Surabaya. Kehadiran fitur moda sport menghasilkan tenaga yang memungkinkan Cortez berlari hingga kecepatan 170 km/jam. Dukungan independent rear suspension sangat terasa dalam perjalanan ini, sehingga jurnalis yang duduk di baris ketiga pun mengaku tetap merasa nyaman ketika mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Selain itu, suara dalam kabin pun tetap redam, sehingga kenyamanan ekstra pun bisa dialami saat menyetir. Setibanya di Surabaya para jurnalis menikmati makan malam di Domicile Kitchen and Lounge, serta meraih beragam hadiah dalam acara Appreciation Night. Senyuman di wajah mereka pun semakin lebar malam ini dan begitupun bagi kami di Wuling.

Menutup malam kedua, kami semua memasukki kamar masing-masing di Fairfield Marriott Hotel. Perjalanan ekstra melelahkan sepanjang 204,5 km ini terbayarkan dengan ungkapan kepuasan teman-teman jurnalis; untuk mobil 200 jutaan rasanya hampir sama dengan MPV premium. Tenaga, torsi, dan traction control di luar dugaan bekerja dengan sangat baik. Kepuasan inilah yang menjadi harapan kami, agar Cortez menjadi benar-benar sebuah pilihan baru yang memuaskan konsumen Indonesia.

Hari ketiga dimulai dengan kembali mengunjungi dealer Wuling yang terletak di Jl. HR. Muhammad. Mirip sesi test drive di Jawa Tengah, kini rekan jurnalispun kami berikan sertifikat dari SDCI yang menyatakan kelihaian mereka dalam berkendara dan mematuhi saran serta arahan berkendara yang aman. Dilanjutkan dengan mengelilingi seisi dealer, para jurnalis pun semakin teryakinkan dengan kesungguhan Wuling Motors dalam berkarya di Indonesia, oleh Indonesia, dan untuk Indonesia. Penghujung kebersamaan kini sudah di depan mata saat kami semua menaiki pesawat menuju ibukota dari bandara Juanda. Semoga apa yang kami suguhkan untuk Indonesia menjadi suatu karya yang berkenan demi Indonesia yang lebih baik. Drive for a Better Life!

Kejayaan Mobil Listrik

Apakah Keluarga Wuling masih ingat dengan pelajaran kimia dan biologi semasa sekolah dulu? Saat itu kita pernah belajar mengenai sumber daya alam yang dapat terbarukan dan yang tidak dapat dibarukan. Minyak bumi yang berasal dari fosil purba adalah salah satu yang tidak dapat dibarukan dikarenakan membutuhkan waktu jutaan tahun untuk mengubah fosil tersebut menjadi minyak bumi dan kemudian untuk diolah menjadi bahan bakar yang selama ini kita kenal dengan nama bensin.

Lantas, apa sih yang kini sedang dikembangkan oleh para ilmuwan dan para producen mobil dunia untuk mengatasi dan menghindari ketergantungan atas minyak bumi ini? Beberapa di antaranya adalah pengembangan tenaga surya, tenaga angin, dan juga tenaga listrik. Khususnya untuk produk mobil, kini sudah mulai dikembangkan mobil bertenaga listrik atau bahkan hibrida (kombinasi antara pasokan tenaga bahan bakar minyak dan listrik).

Kehadiran mobil listrik ternyata bukan hanya kemarin sore. Keberadaannya pertama kali dijadikan kenyataan oleh Robert Davidson, seorang ahli kimia yang mencoba membuat mobil listriknya di tahun 1837. P1 adalah mobil listrik besutan Porche yang pertama kali diperkenalkan tahun 1898. Namun, faktor harga dan kecepatan, serta keterbatasan masa hidup mesin dengan tenaga baterai, dan juga mulai mudahnya tersedia bahan bakar minyak menyebabkan pertumbuhan mobil listrik terhenti selama hampir 200 tahun kemudian.

Kini mulai banyak produsen mobil yang menoleh ke manfaat listrik bagi kendaraan roda empat. Masalah lingkungan menjadi faktor utama alasan pengembangan teknologi ini. Keuntungan penggunaan mobil listrik adalah berkurangnya polusi udara akibat zat karbon monoksida yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar minyak pada mesin mobil. Teknologi ini juga sempat dikembangkan General Motors, sebagai salah satu teknologi yang berada di balik manufaktur Wuling.

Mobil listrik revolusionernya yang dikembangkan antara tahun 1996 hingga akhirnya harus terhenti di tahun 2001 karena alasan mahalnya biaya produksi. Mobil bernama EV1 ini sangat keren untuk mobil listrik di masanya karena mampu berakselerasi dari kecepatan 0 hingga 80 km per jam hanya dalam 7 detik saja! Namun sayang, kini mobil tersebut hanya bisa dilihat di Smithsonian Museum of American History.

Maju ke 2018, kini sudah banyak produsen mobil yang mengembangkan mobil listriknya; sebut saja Toyota dengan Priusnya, Nissan Leaf, Honda, Chevrolet, BMW, bahkan perusahaan start-up paling trendi yaitu Tesla Motors. Tesla mengembangkan mobil listriknya di 2006, dengan adanya bantuan pinjaman dana dari pemerintah Amerika sebesar $465 juta untuk biaya riset dan pengembangan.

Wuling Motors pun juga sudah memasarkan mobil listriknya di Tiongkok yang dinamai Baojun E100 bulan Juli, 2017. Saat diluncurkan ada 5.000 orang yang mendaftar untuk memperebutkan 200 produksi perdananya. Kelebihan dari seri ini adalah kemampuannya untuk menempuh 155 km hanya dengan sekali isi baterai (pengisian selama 7.5 jam). Keluarga Wuling yang mungkin juga sudah tak sabar ingin mengendarai dan memiliki mobil listrik nampaknya harus bersabar. Karena kendala utama bukanlah di teknologi mobilnya, namun pada infrastrukturnya; misalnya stasiun pengisian baterai mobil yang tentunya harus tersedia di banyak lokasi layaknya stasiun pompa bensin. Belum lagi mengenai urusan perpajakan yang mungkin akan jauh lebih mahal dibandingkan mobil berbahan bensin. Kira-kira kapan ya Wuling mau memperkenalkan mobil listrik E100nya ke Keluarga Wuling di Indonesia? Tunggu ya tanggal mainnya.

 

Image Source: https://www.cnet.com/roadshow/pictures/baojun-e100-electric-car-proves-beauty-is-in-the-eye-of-the-beholder/

http://media.gm.com/media/cn/en/gm/news.detail.html/content/Pages/news/cn/en/2017/July/0721_SAIC-GM-Wuling-Launches-Baojun-E100.html 

https://en.wikipedia.org/wiki/General_Motors_EV1 

https://energy.gov/articles/history-electric-car 

23 Media Otomotif Sukses Menempuh Jarak 303.2 KM Bersama Wuling Cortez

Sensasi berkendara baru dari The New Choice of MPV Wuling Motors 

Surabaya 9 Maret 2018 – Menyelesaikan rangkaian acara ‘Discover The New Choice .Sensation’ tahap ke2 ini, Wuling Cortez berhasil menempuh jarak sejauh 303.2 kilometer. Perhelatan yang dimulai dari 79 Maret 2018di Jawa Timur ini diadakan untuk memberikan gambaran bagi awak media otomtif akan sensasi berkendara jarak jauh bersama The New Choice of MPV.

Fase ke 2 rangkaian acara ini menjajal rute Malang  Bromo  Surabaya yang dibuka dengan flag off ceremony di Wuling Perdana Malang dan dilanjutkan ke Padang Pasir Bromo melalui jalan pedesaan dengan panorama pegunungan Bromo serta jalur padang pasir di Kawasan Gunung Bromo. Menutup hari pertama, peserta ditantang untuk melewati jalanan menanjak dan menurun dengan kondisi sore menjelang malam.

Keesokan harinya, selain merasakan kelengkapan fitur Cortezrombongan diajak untuk melakukan aktifitas seru di Kaliandra dan di Taman Dayu Golf Club di Pasuruan. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan melintasi kontur jalan tol dalam kota. Perjalanan pada hari kedua ditutup dengan tibanya rangkaian unit Cortez yang dikemudikan awak media di Surabaya. 

Pada hari ketiga, perjalanan test-drive diakhiri dengan melakukan kunjungan ke dealer Wuling HR Muhammad SurabayaKondisi rute yang dilaluinya memiliki suasana jalur perkotaan. Tercatat jarak tempuh yang berhasil direkam selama kegiatan tiga hari ini yakni 303.2 kilometer. 

“Rangkaian acara ‘Discover The New Choice Sensation’ ini, merupakan salah satu upaya kami untuk menjawab rasa penasaran akan sensasi berkendara dari medium MPV Wuling MotorsMelalui 2 tahap acara yang kami adakan, telah membuktikan bahwa Wuling Cortez sukses melalui kedua rute yang penuh variasi tanpa mengalami kendala. Dengan demikian, pelanggan tidak perlu lagi takut untuk memilih pilihan baru, The New Choice of MPV,” kata Dian Asmahani selaku Brand Manager Wuling Motors. 

Adapun varian Cortez yang ikut serta dalam ajang test-drive ini terdiri dari 6 unit tipe tertinggi Cortez yakni varian L Lux+ yang didampingi dengan 1 unit Wuling Mobile Service. Perihal spesifikasinya, medium MPV Wuling ini didukung mesin berkapasitas 1.800 cc bertenaga 129 HP pada 5.600 rpm dan mampu menghasilkan torsi maksimum sebesar 174 Nm pada rentang 3.600 sampai 4.600 rpm yang dipadukan transmisi intelligent Automated Mechanical Transimission (i-AMT).  

Mengenai fiturnya, Wuling Cortez diakomodasi dengan fitur keselamatan yang lengkap dan penunjang kenyamanan berkendara yang kompetitif di kelasnya. Mulai dari Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Automatic Vehicle Holding (AVH), Hill Hold Control (HHC), Electric Parking Brake (EPB), hingga Electronic Stability Control (ESC). Selain itu, dilengkapi pula dengan Advanced 8” Entertainment System, Convenient Electric Front Seat Adjuster dan Classy Electric Sunroof. 

Wuling Cortez Menjelajah Jawa Timur Bersama Rekan Media Otomotif

The New Choice of MPV akan menempuh rute yang seru dari Malang hingga ke Surabaya  

Malang, 7 Maret , 2018 – Setelah sukses menjelajah rute Semarang-Solo-Magelang, kini Wuling Cortez, The New Choice of MPV akan menjelajah Jawa Timur bersama rekan media otomotif. Kegiatan test-drive yang merupakan lanjutan acara bertajuk ‘Discover The New Choice Sensation’ dimulai pada hari ini hingga tanggal 9 Maret 2018 mendatang. Adapun sebanyak 23 media otomotif dengan 6 unit Wuling Cortez tipe tertinggi dan 1 unit Wuling Mobile Service (WMS) turut berpartisipasi.

“Sesudah perjalanan di Jawa Tengah, kini kami melanjutkan rangkaian acara test-drive Wuling Cortez di Jawa Timur. Pilihan rute yang dipilih kali ini juga tidak kalah seru dan tentunya dapat menyajikan pengalaman berbeda akan fitur dan kelebihan Cortez kepada rekan-rekan media otomotif. Selain itu, kami juga berharap aktifitas ini dapat memberikan kesempatan untuk mencoba sebagai pengemudi ataupun penumpang di Cortez,” jelas Dian Asmahani selaku Brand Manager Wuling Motors. 

Perjalanan yang menelusuri kota Malang – Bromo – Surabaya ini diawali dari flag off ceremony di dealer Wuling Malang yang beralamat di Jl. Letjen Sutoyo No. 6, Malang dan akan menginjak garis finish di dealer Wuling Surabaya HR Muhammad yang berlokasi di Jl. H.R. Muhammad No. 132, Surabaya. Menurut rencana, selama kegiatan yang berlangsung dalam 3 hari ini, rekan-rekan media juga akan mengunjungi beberapa titik menarik dan menjalani aktifitas yang seru sepanjang rute. 

Untuk varian Cortez yang digunakan pada kali ini merupakan Cortez 1.8 L Lux+ i-AMT. Medium MPV ini dibekali dengan mesin berkapasitas 1.800 cc yang sanggup memproduksi tenaga 129 hp pada putaran 5.600 rpm dan melontarkan torsi 174 Nm di rentang 3.600 rpm hingga 4.600 rpm. Performa tersebut didistribusikan ke roda depan dengan bantuan transmisi i-AMT (intelligent Automated Mechanical Transimission) yang juga didukung 2 mode berkendara yakni Eco (E) dan Sport (S).  

Perihal fitur yang dimiliki Wuling Cortez ini terdiri dari Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Automatic Vehicle Holding (AVH), Hill Hold Control (HHC), Electric Parking Brake (EPB), Electronic Stability Control (ESC), Front Parking Sensor, Rear Parking Camera, Dual SRS Airbag plus side airbag hingga Tire Pressure Monitoring System (TPMS). 

Kemudian untuk menunjang aspek kenyamanan saat berkendara, Cortez dilengkapi Classy Electric Sunroof, Convenient Electric Front Seat Adjuster, Modern Center Cluster dengan Auto AC, Exquisite Atmosphere Lamp, Advanced 8” Entertainment System dan koneksi USB untuk mengisi baterai gadget di setiap baris bangku. 

Mengenai harganya Wuling Cortez dipasarkan mulai dari Rp 218.000.000 hingga tipe tertinggi Rp 264.000.000 on the road Jakarta. The New Choice of MPV ini ditawarkan dalam lima pilihan warna yakni Burgundy RedStarry BlackDazzling SilverSand Brown dan Pristine White. 

Discover the New Choice Sensation: Mengeksplorasi Detail Cortez

Kurang dari setahun semenjak diluncurkannya Confero S dan peresmian pabrik di Cikarang, kami di Wuling Motors pun dengan percaya diri merilis produk kedua kami, yaitu Cortez. Sebagai pilihan baru dalam segmen medium MPV, kami ingin konsumen mengenal lebih dalam tentang performa dan fitur-fitur berkelas yang kami tawarkan. Mengusung mesin berkapasitas 1.800 cc serta pilihan transmisi terbaru, yaitu Intelligent Automated Mechanical Transmission (i-AMT), kami yakin bahwa Cortez mampu memberikan pengalaman berkendara yang lebih bertenaga untuk konsumen Indonesia.

Pada tanggal 28 Februari 2018, kami mengajak sejumlah rekan jurnalis untuk menjajal kemampuan Cortez, the New Choice of MPV, tidak hanya di jalan mendatar perkotaan, namun juga mengarungi beragam liku aspal serta menanjak ke dataran tinggi di wilayah Jawa Tengah. Perjalanan yang dimulai dari titik awal di Semarang dan berakhir di Magelang ini tidak hanya diisi oleh hal teknis seputar berkendara, namun juga beberapa kegiatan budaya dan menelusuri indahnya alam Indonesia.

#CortezGoestoCentralJava bertema Discover the New Choice Sensation with Wuling Cortez ini merupakan pengalaman yang benar-benar berkesan. Selepas kunjungan di dealer Semarang Sudirman, 5 mobil Cortez pun berjalan beriringan mengarungi lintasan tol Semarang—Bawen yang berkelok; di sini para jurnalis menjajal cepatnya akselerasi Cortez hingga 140 km/jam tanpa merasa melayang dan sangat stabil. Kenyamanan fitur i-AMT serta peralihan dari mode eco ke sport pun jadi andalan selama menempuh jalan tol yang elok ini. Keluar dari tol, perjalanan pun dilanjutkan menuju Panorama Umbul Sidomukti. Ragam tantangan seperti jalan menyempit, menanjak, serta berliku pun sukses dilalui oleh para jurnalis yang secara bergantian mengendarai Cortez untuk sama-sama merasakan sensasi berkendara dengan Cortez yang memiliki bodi cukup besar dan kokoh ini. Setibanya di Panorama Umbul Sidomukti, semua undangan disuguhkan pemandangan pegunungan yang indah serta segarnya udara yang dingin di kota Semarang ini.

Sebelum memulai setiap rangkaian perjalanan, tim dari Safety dan Defensive Consultant Indonesia yang diwakili oleh bapak Sony Susmana selalu memberikan panduan yang benar dalam berkendara; dari posisi duduk yang nyaman serta aman, pengaturan kecepatan laju, dan juga etika berkendara khususnya ketika harus berbagi jalan dengan pengendara lain sepanjang perjalanan. Menuruni Umbul Sidomukti, beberapa rekan jurnalis juga menjajal fitur sunroof yang memberikan mereka kesejukan udara serta membantu mereka dalam sesekali menjulurkan kameranya untuk mengambil gambar. Di saat pengemudi atau pun penumpang lupa memakai sabuk pengaman, fitur pengingat di layar MID pun berbunyi untuk mengingatkan agar sabuk terus terpasang sepanjang perjalanan—bahkan hingga baris ketiga. Leganya ruang kaki serta jarak kepala ke langit-langit di dalam kabin memberikan pengalaman yang ekstra nyaman saat harus berganti posisi dari pengemudi ke penumpang. Sementara bagi pengemudi fitur electric seat adjuster pun memberikan kenyamanan ekstra bagi pengemudi dan terangnya headlamp Cortez tidak hanya memberikan kesan elegan namun juga memberikan perasaan ekstra aman saat harus berkendara di malam hari. Tujuan akhir di Alila Hotel Solo mencetak jarak tempuh kemudi sejauh 144,9 km dari titik awal.

Para jurnalis pun kami ajak untuk menelusuri perjalanan penuh sensasi di hari kedua dengan mengunjungi Batik Omah Laweyan di Solo, melalui tanjakan berliku Irung Petruk di kawasan Boyolali, serta bermain jemparingan di wilayah Magelang. Setelah para rekan jurnalis menoreh karya seni batik di lembaran kainnya masing-masing, kami pun beranjak menuju perjalanan berikutnya ke lokasi makan siang di area selo Merapi yang harus kami lalui menyusuri tinggi serta likunya jalur Irung Petruk. Jalur ini tidak hanya indah, namun juga sejuk menyegarkan. Hujan yang sempat turun selama perjalanan pun bukanlah suatu kendala saat mereka mengalami sendiri kecanggihan auto wiper yang otomatis menyapu kaca depan dari rintik air hujan saat mobil dikemudikan. Transmisi manual sekali lagi menjadi pilihan yang tepat untuk menapaki tingginya dataran Boyolali ini. Beberapa rekan jurnalis sempat berkomentar bahwa roda penggerak depan bukan menjadi halangan dalam menyusuri jalur menanjak karena adanya fitur keselamatan seperti AVH (Auto Vehicle Holding) yang sangat membantu pengemudi karena tidak harus berkali-kali menginjak pedal rem di tengah kemacetan, HHC (Hill-Hold Control) yang membuat posisi mobil tetap stabil di tengah tanjakan, dan tentunya peralihan transmisi ke manual 6 percepatan yang menjadikan berkendara menggunakan Cortez menjadi sebuah pengalaman yang penuh sensasi tersendiri.

Tujuan selanjutnya, Balkondes di Magelang pun dapat dicapai dengan aman sentosa. Hidangan tradisional seperti wedang, tempe mendoan, serta air kelapa muda pun menjadi teman setia saat setiap peserta bergantian mengenakan baju daerah untuk menjajal jemparingan, yaitu sebuah olah raga memanah tradisional di tanah Jawa. Sungguh sensasi baru dalam perjalanan bersama Wuling Motors mengawali tahun 2018 ini. Selepas kegiatan memanah, tujuan akhir pun dimulai dengan hujan yang membasahi aspal yang kami lalui, namun adanya fitur keselematan seperti ESC (Electronic Stability Control) serta EBD (Electric Brakeforce Distribution) kembali memberikan pengemudi kepercayaan yang tinggi saat mengendarai Cortez menuju Plataran Heritage Borobudur, tempat kami bermalam hari ini. Total perjalanan di hari kedua sepanjang 91,6 km pun berakhir dengan kepuasan yang terlihat dari ekspresi dan testimoni para rekan jurnalis. Beberapa kepuasan yang sempat terujar adalah mantapnya suara klakson dan mewahnya ruang kabin dengan berbagai fitur yang tidak umum ditemukan pada medium MPV dengan harga yang sangat value for money. Ada masukan yang menurut kami cukup menarik, yaitu keinginan para jurnalis untuk melihat Cortez didandani menggunakan velg berukuran 17”—atau naik 1 ukuran dari model pabrikan, yaitu 16”.

Hari ketiga, 2 Maret 2018 pun menandai segera berakhirnya uji coba Cortez di medan Jawa Tengah ini. Sebelum kembali menuju bandara Adi Sumarmo di Solo, kami pun beriringan mengunjungi dealer Wuling Magelang untuk kembali menyaksikan bukti nyata komitmen Wuling Motors dalam memberikan kepastian bagi setiap konsumen Indonesia. Dealer Semarang dan Magelang yang merupakan dealer 3S (sales, service, and sparepart) ini selalu siap sedia dalam memberikan pelayanan lengkap dari penjualan, servis, serta ketersediaan suku cadang resmi untuk kebutuhan setiap pelanggan kami.

Sensasi dan kejutan yang kami hadirkan untuk para rekan jurnalis belum berakhir di sini. Karena fase kedua dari media test drive pun akan segera kami tempuh untuk kembali memberikan bukti nyata kualitas dan performa Cortez di segala medan untuk menjadi sebuah pilihan baru yang dapat diandalkan. Pantau terus aksi para jurnalis di #DiscoverTheNewChoiceSensation dan #CortezGoesEastJava untuk ikut merasakan serunya The New Choice of MPV. Salam Drive for a Better Life!

Sunroof – Tampil Berkelas ala Cortez

Jika sebelumnya fitur sunroof hanya bisa kita temui di seri mobil mewah, kini kemewahan itu bisa dimiliki dan dirasakan semua kalangan. Sunroof adalah sebuah panel kaca yang terletak di bagian atap mobil, persisnya ada di atas kursi depan. Mekanismenya ada yang bisa dibuka/digerakkan secara manual dan ada pula yang digerakkan oleh tenaga motor. Pada awalnya fitur sunroof diciptakan untuk memberikan kesejukan bagi penumpang mobil di tengah perjalanan, jadi sewaktu-waktu butuh angin segar tinggal dibuka saja.

Perusahaan mobil pertama yang membuat fitur ini adalah Nash Motor Company di tahun 1937, selanjutnya begitu banyak merek mobil lain yang menawarkan fitur ini dan kebanyakan adalah mobil yang cukup mewah seperti sedan atau limosine. Melompat 81 tahun kemudian, kini di 2018 Wuling Motors menawarkan fitur ini di seri terbarunya, yaitu Cortez, karena Wuling ingin menawarkan sebuah pilihan yang bisa dirasakan cukup mewah untuk penggemar MPV buatan Cikarang ini. Namun, jika kamu masih belum mengerti atau belum terbiasa dengan fungsi sunroof, silakan ikuti beberapa informasi menarik ini ya.

 

Fungsi Sunroof

Seperti yang sudah kita ketahui, sunroof bisa berguna sebagai fitur alternatif untuk sirkulasi udara. Di saat udara di dalam kabin terlalu pengap, dia bisa bermanfaat untuk membantu sirkulasi udara selain jendela pintu. Di tengah perjalanan, jika kita ingin mematikan AC dan ingin merasakan sejuknya angin alami, tombolnya tinggal dipencet maka sirkulasi udara akan lebih lancar dan angin segarpun bisa kita rasakan berhembus mengisi seluruh ruang kabin. Namun, tentunya kita juga perlu waspada dengan partikel pasir atau debu yang juga mungkin ikut masuk.

 

Perawatan Mobil dengan Sunroof

Saat kita perlu udara segar menggunakan sunroof, ketahuilah bahwa kita tidak perlu membukanya lebar-lebar. Perhatikan situasi sekitar; jika sedang di tengah kemacetan tentunya kita tidak ingin polusi dari asap knalpot di sekitar memasukki ruang kabin. Jika sedang di sekitar jalan berpasir atau pantai, kita bisa buka sedikit saja panel sunroofnya agar membatasi kemungkinan jumlah pasir atau debu yang masuk ke area kabin. Tidak hanya ke permukaan interior mobil, tetapi ancaman pasir ini juga mungkin saja akan mengganggu fungsi panelnya, karena ukuran pasir yang sangat kecil mampu menyumbat sambungan panel sunroof ini. Cara terbaik tentunya adalah dengan rajin mencuci mobil dan membersihkan sela-sela di area panel sunroof ini. Sambungan karet dan motor elektriknya juga harus rajin diawasi dan dirawat.

Yang menyenangkan dari sunroof yang disediakan di seri Cortez ini adalah penumpang tidak langsung kontak dengan sinar matahari, karena panel sunroofnya sudah dilengkapi dengan lapisan penutup yang bisa dibuka secara manual maupun menggunakan tombol otomatis. Untuk memastikan kamu mendapartkan seri Cortez yang sesuai dengan keinginanmu—baik dengan atau pun tanpa sunroof, segera kunjungi dealer terdekat di kotamu dan dapatkan informasi selengkap-lengkapnya sebelum memutuskan untuk membeli Cortez yang sesuai dengan pilihanmu. The new choice of MPV is finally here!

http://blog.autointhebox.com/3-top-functions-of-sunroof-and-how-to-maintain-it.html

http://mentalfloss.com/article/60012/moonroof-different-sunroof

 

 

20 Media Nasional Rasakan Sensasi Berkendara 254,6 KM Bersama Cortez

Magelang, 2 Maret 2018 – Wuling Cortez telah sukses menempuh jarak sejauh 254,6 kilometer yang dimulai dari 28 Februari hingga 2 Maret 2018 di Jawa Tengah dalam acara test-drive Discover The New Sensation. Kegiatan ini dihelat untuk menjawab rasa penasaran awak media nasional akan sensasi berkendara jarak jauh bersama The New Choice of MPV. Aktifitas berkendara dengan rute Semarang – Solo – Magelang ini dimulai dari flag off ceremony di Wuling Semarang Sudirman yang dilanjutkan ke Kawasan Wisata Umbul Sidomukti melalui jalan tol Semarang – Solo.

Menutup hari pertama, para peserta disambut dengan rute yang didominasi jalur

perkotaan dengan kondisi malam menuju Solo. Keesokan harinya, selain merasakan sensasi berkendara bersama Cortez, rombongan diajak membatik di Batik Omah Laweyan di Solo. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan melintasi kontur jalanan menanjak, menurun dan berliku-liku di daerah kaki Gunung Merbabu. Menariknya, peserta turut melintasi tikungan yang terkenal dengan panoramanya yakni tikungan Irung Petruk. Setelah puas bermain di jalanan menanjak tanpa hambatan, Wuling Cortez turut menikmati jalan menurun dan jalur pedesaan yang asri di daerah Magelang.

Pada hari ketiga, perjalanan ditutup dengan kunjungan ke dealer Wuling Magelang. Kondisi rute yang dilaluinya lebih didominasi dengan jalur lintas propinsi. Tercatat jarak tempuh yang berhasil direkam selama kegiatan tiga hari ini yakni 254,6 kilometer. “Kami berharap melalui acara ini dapat menjawab rasa penasaran akan kelimpahan fitur Cortez serta sensasi berkendara jarak jauhnya yang telah dinanti-nanti oleh rekan media nasional. Dengan rute yang bervariasi dan fitur yang dimilikinya, Cortez terbukti sukses melaluinya tanpa mengalami kendala, sehingga membuktikan kompetensi dari The New Choice of MPV,” kata Dian Asmahani selaku Brand Manager Wuling Motors.

Adapun varian Cortez yang ikut serta dalam ajang test-drive ini terdiri dari 5 unit tipe tertinggi Cortez yakni varian L Lux+ yang didampingi dengan 1 unit Wuling Mobile Service. Perihal spesifikasinya, medium MPV Wuling ini didukung mesin berkapasitas 1.800 cc bertenaga 129 HP pada 5.600 rpm dan mampu menghasilkan torsi maksimum sebesar 174 Nm pada rentang 3.600 sampai 4.600 rpm yang dipadukan transmisi intelligent Automated Mechanical Transimission (i-AMT).

Mengenai fiturnya, Wuling Cortez diakomodasi dengan fitur keselamatan yang lengkap dan penunjang kenyamanan berkendara yang kompetitif di kelasnya. Mulai dari Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Automatic Vehicle Holding (AVH), Hill Hold Control (HHC), Electric Parking Brake (EPB), hingga Electronic Stability Control (ESC). Selain itu, dilengkapi pula dengan Advanced 8” Entertainment System, Convenient Electric Front Seat Adjuster dan Classy Electric Sunroof.