Pahami Hal Ini Sebelum Memulai Belajar Menyetir Mobil

Belajar menyetir untuk pertama kali bisa jadi momen menegangkan bagi sebagian orang. Tak heran banyak yang merasa gugup ketika duduk tepat di balik kemudi setir. Padahal, jika dijalani dengan perasaan tenang belajar menyetir adalah hal yang menyenangkan.

Supaya proses belajar menyetir untuk pertama kalinya lancar, Anda dapat bisa mengikuti deretan tips berikut.

Carilah pengajar yang sudah ahli

Supaya tak salah-salah dalam mempelajari seluk beluk menyetir, sebaiknya Anda bisa mencari pengajar yang ahli. Tentunya mereka lebih memahami tentang teknik berkendara. Atau jika Anda merasa grogi saat harus belajar dengan orang yang tak dikenal, bisa minta diajari oleh orang terdekat yang juga paham dan tak asal-asalan dalam mengendarai mobil.

Atur tempat duduk senyaman mungkin

Sebelum menyalakan mesin mobil, pastikan Anda sudah duduk dengan nyaman dan mengatur semua posisi kaca spion agar terjangkau dari pandangan Anda. Atur tempat duduk sesuai tinggi agar bagian depan dan samping terjangkau oleh mata. Dengan merasa nyaman, Anda dapat mengurangi rasa gugup.

Setelah itu, pelajari satu persatu bagian yang ada di dalam mobil beserta fungsinya. Mulai dari tiga pedal di bawah, hingga fitur-fitur yang ada di dalam. Ini demi menghindari terjadinya kesalahan yang berpotensi mengakibatkan hal fatal. Karena bukan tidak mungkin saat Anda dalam kondisi panik, bisa salah dalam mengoperasikan fitur yang ada di mobil.

Tetap fokus

Saat berada di balik kemudi setir Anda mungkin akan kewalahan dengan pengguna jalan lain yang seliweran. Tetap waspada dan hati-hati agar semua bisa tetap aman ketika berada di jalan. Jangan lupa untuk menyalakan lampu sein ketika berbelok. Terus fokus pusatkan pandangan ke depan dan jangan berpikir macam-macam.

Hindari segala gangguan

Ketika belajar menyetir pertama kali, sebaiknya Anda tak mengajak siapapun selain si pengajar itu sendiri. Tak perlu mengajak adik, teman, atau kerabat lain dengan tujuan mengurangi gugup. Hal ini dapat membuat Anda terganggu. Sebisa mungkin matikan radio, tutup jendela, dan juga hindari menggunakan ponsel. Dengan meminimalisir suara yang masuk ke dalam mobil, Anda tetap bisa fokus pandangan ke depan.

Cari jalan yang biasa dilalui

Carilah jalan yang biasa Anda lalui ketika belajar mobil agar bisa membuat lebih percaya diri saat menyetir. Hindari juga jalanan yang ramai dan memiliki banyak tikungan untuk mengurangi rasa gugup. Anda juga belum perlu untuk memacu mobil di jalan bebas hambatan yang cenderung minim dilalui sepeda motor.

Berlatih sesering mungkin

Agar cepat mahir dalam berkendara, Anda sebaiknya rajin berlatih sembari mengingat-ngingat fungsi fitur yang ada di dalam mobil. Tapi jangan lupa agar tetap aman minta pendampingan dari orang yang sudah mahir berkendara. Agar ketika terjadi kesalahan dapat diantisipasi dengan cepat.

Tips Nyaman Beristirahat dalam Mobil Saat Perjalanan Jauh

Melakukan perjalanan jauh dengan mobil, pengendara harus beberapa kali berhenti untuk beristirahat. Ini penting dilakukan demi menjaga stamina si pengendara agar kembali bugar untuk meneruskan perjalanan. Jika memungkinkan, dapat beristirahat di tempat yang layak seperti penginapan. Namun apabila keadaannya mendesak, pilihannya adalah beristirahat di dalam mobil untuk kembali mengumpulkan tenaga.

Memang tak ada larangan untuk tidur di dalam mobil. Tetapi, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut agar tetap aman dan nyaman apabila harus beristirahat, terutama tidur sebentar, di mobil saat melakukan perjalanan jauh.

Persiapkan barang bawaan untuk beristirahat di balam mobil

Apabila telah mengetahui akan melakukan perjalanan jauh, sebaiknya sudah mempersiapkan barang bawaan yang dapat membuat Anda nyaman saat beristirahat di dalam mobil. Bisa membawa kasur tipis, selimut, bantal atau bisa membekali diri dengan sleeping bag agar lebih ringkas. Simpan barang-barang tersebut di dalam bagasi, jangan di atap mobil. Hal tersebut dapat menghindari Anda keluar mobil jika cuaca buruk.

Pilih lokasi yang aman

Pilih lokasi yang aman untuk memarkir kendaraan Anda ketika beristirahat. Anda bisa berhenti di rest area yang memang sudah tersedia di beberapa ruas jalan, atau kalau memang tak ada rest area pilih lokasi yang jauh dari macet dan juga tempat keluar-masuk toko. Perhatikan juga rambu-rambu lalu lintas di sekitar, jangan berhenti di tempat yang dilarang agar Anda tak ditilang ketika terbangun. Cari juga tempat yang cukup cahaya penerangan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Matikan mesin mobil

Jangan lupa untuk mencabut kunci mobil saat Anda memutuskan tidur di dalam mobil dan simpan di tempat yang mudah dijangkau. Kunci semua pintu untuk mencegah hal yang tak diinginkan seperti pencurian. Buka sedikit jendela agar terjadi pertukaran udara dan menghindari Anda kepanasan dan kekurangan udara segar saat terbangun.

Pilih posisi tidur yang aman

Dalam posisi berhenti, Anda bisa bebas untuk menentukan posisi tidur senyaman mungkin. Jangan sampai tertidur dengan posisi tidak nyaman dan ketika terbangun seluruh badan menjadi pegal. Anda bisa menentukan posisi tidur sesuai dengan jenis mobil yang digunakan. Karena tak semua mobil memiliki ruang kabin luas sehingga Anda harus mengatur strategi agar bisa tidur dengan lelap untuk memulihkan stamina.

Saat melakukan perjalanan jauh, memang sebaiknya Anda memilih mobil dengan kabin lega disertai dengan interior yang nyaman. Sensasi demikian  bisa Anda rasakan ketika mengendarai Wuling Confero S. Mobil ini dapat memberikan kenyamanan saat dikendarai maupun ketika Anda beristirahat di dalamnya. Selain kabin yang luas, kabin Wuling Confero S memmiliki A/C Controller With Electromotion with Dual Blower, dasbor bergaya elegan dengan sistem hiburan berupa layar sentuh berukuran 8 inci yang sudah kompatibel dengan koneksi USB, Bluetooth, dan smartphone.

Hal lain yang membuat Wuling Confero S tampil lebih elegan adalah adanya Inner Door Handle with Chrome, tuas transmisi dengan tampilan mewah, ornamen krom di kemudi setir, dan warna interior black piano. Inilah yang bisa membuat Anda nyaman beristirahat di dalam kabin Confero S.

Bagaimana Mengatasi Mobil Terendam Banjir?

Memasuki musim penghujan, genangan air dan banjir tak dapat dihindari. Tak cuma merendam rumah, air banjir pun turut menjadikan mobil sebagai korban. Air yang merendam mobil tak jarang membuat mogok hingga konslet, sehingga mobil tak lagi dapat berfungsi dengan optimal. Lantas jika sudah begini, apa yang harus dilakukan pemilik mobil?

Jangan menyalakan mobil

Apabila mobil Anda terendam banjir cukup tinggi jangan langsung menyalakannya. Apalagi jika mobil terendam dalam waktu yang cukup lama. Air banjir, terlebih yang berlumpur, berpotensi merusak beberapa komponen mesin mobil dan lainnya.

Cabut aki

Setelah kondisi mobil kering, Anda bisa mencabut akinya. Mencabut aki akan mencegah korsleting ketika Anda melakukan pengecekan lainnya dalam mobil.

Buka seluruh jendela

Jika memungkinkan, buka seluruh jendela mobil Anda. Namun bila seluruh jendela sudah mengusung sistem elektrik, maka buka pintu mobil saja.

Perhatikan ketinggian air

Anda bisa mengecek ketinggian air yang merendam mobil. Ini biasanya terlihat dari eksterior dimana ada air membekas. Jangan coba-coba untuk menstarter mobil bila terendam air yang cukup tinggi. Karena apabila masih ada air yang terjebak di dalam bisa langsung merusak mesin dan katup-katup lain, sehingga menimbulkan permasalahan yang lebih besar. Anda lebih baik memanggil jasa towing untuk membawanya ke bengkel.

Cek oli mesin

Bersihkan dipstick dan cek kekentalan oli Anda. Bilamana ada air menetes saat Anda mengangkat dipstick, bisa jadi oli sudah bercampur dengan air. Apabila Anda menyalakan mesin, nantinya air akan bercampur dengan oli. Apabila keadaan sudah memungkinkan, sebaiknya langsung mengganti oli dan filter oli untuk membersihkan seluruh air yang tersisa. Anda juga bisa sekaligus membersihkan lumpur yang menempel.

Cek bensin 

Sedot beberapa mililiter bensin pada mobil. Perhatikan apakah ada air yang tercampur dengan bensin. Apabila ada, kuras semua bahan bakar dalam mobil baru kemudian mengisinya lagi sedari awal.

Cek penyaring udara

Adanya air di dalam mobil dapat dicek dengan melihat saringan udara. Pada mobil-mobil modern, asupan udara biasanya lebih rendah, sehingga air lebih mudah masuk ke saringan hingga mesin. Jika saringan basah, ini artinya ada air yang sudah terjebak di dalamnya dan masuk ke dalam mesin.

Filter udara sebenarnya bisa dibersihkan sendiri. Namun jika salah pengerjaannya, yang ada kerusakan malah makin parah. Ingat, jika Anda tak terlalu paham bisa membawa mobil ke bengkel agar saringan udara bisa dibersihkan atau kalau perlu diganti dengan baik.

Lakukan pengecekan pada cairan lain dan sistem elektrik mobil

Banyak cairan yang terdapat di dalam mobil seperti minyak rem, pendingin, dan lainnya. Jangan lupa juga untuk mengeceknya bila mobil Anda terendam banjir. Tak lupa juga untuk mengecek sistem elektrik pada mobil. Bila sistem elektrik mobil terendam banjir, sudah saatnya untuk menggantinya. Apabila Anda merasa kurang paham akan pengecekan tersebut, ada baiknya untuk meminta bantuan mekanik bengkel.

Biasanya para pabrikan juga cepat tanggap untuk menangani mobil-mobil yang terkena dampak banjir. Seperti Wuling yang siaga akan banjir yang melanda kawasan Jabodetabek dengan menawarkan program Wuling Siaga Banjir untuk para konsumen Wuling yang mobilnya terkena banjir, mendapatkan layanan towing gratis, diskon 50% spare parts tertentu, diskon 50% jasa perbaikan. Untuk lebih detailnya, baca program ini selengkapnya di link https://wuling.id/news/wuling-siaga-banjir.

Kenali Beragam Jenis Kaca Atap Mobil

Ada berbagai jenis atap yang terpasang pada mobil. Umumnya saat ini ada tiga jenis atap yang umum terpasang pada mobil yaitu sunroof, moonroof, dan juga panoramic roof. Sunroof bahkan sering disebut-sebut sebagai moonroof. Padahal ketiganya berbeda dari sisi penggunaan dan juga manfaatnya. Apa saja ya perbedaannya?

Sunroof

Mobil yang atapnya menggunakan sunroof, dapat dibuka dan ditutup dengan menggunakan sistem elektrik. Mobil beratap sunroof memungkinkan cahaya, udara segar, atau keduanya masuk ke dalam kabin mobil. Atau untuk lebih mudah menggambarkannya ada jendela di atap mobil.

Biasanya sunroof mengusung dua jenis panel yakni terbuat dari logam padat yang sama dengan eksterior langit-langit mobil dan dapat ditarik dengan tangan untuk membuka panel kaca. Di atasnya terdapat kaca yang berwarna dapat dimiringkan ke belakang sehingga memungkinkan udara dari luar masuk ke dalam kabin.

Moonroof

Sementara moonroof, sebenarnya merupakan salah satu jenis dari sunroof. Hanya saja material dan kegunaannya berbeda. Moonroof dibuat agar si pemilik mobil dapat menikmati pemandangan di malam hari di atap tanpa harus keluar mobil ataupun membuka atap mobil.

Moonroof mengusung panel kaca berwarna sehingga memungkinkan cahaya dan udara masuk tanpa harus menggeser visor-nya. Tapi di jaman sekarang, moonroof juga dibekali pelapis logam untuk menghalau cahaya matahari masuk langsung ke dalam kabin terutama di siang hari.

Biasanya atap moonroof terbuka sedikit agar udara dan cahaya bisa masuk tak selebar sunroof. Namun ada juga beberapa pabrikan yang sekarang membuat moonroof dapat terbuka lebar layaknya sunroof.

Kemudian sistem kerja moonroof dan sunroof juga sedikit berbeda. Atap sunroof akan dibuka keluar ketika diaktifkan, sementara moonroof kaca bakal terbuka ke belakang masuk ke dalam atap mobil. Hingga saat ini tak ada standar tertentu untuk membedakan antara atap sunroof dan moonroof. Sebagai informasi, pada tahun 80-an atap sunroof hanya berlapiskan logam yang tidak memiliki kaca.

Panoramic Roof

Kemudian beberapa tahun terakhir muncul lagi atap mobil bernama panoramic roof yang biasanya tersemat di mobil-mobil mewah. Semakin ke sini, panoramic roof semakin populer terpasang SUV berlabel premium.

Jenis kaca atap mobil ini umumnya mirip dengan moonroof yang memiliki panel kaca besar membentang di atap, tepat di atas penumpang depan hingga penumpang di baris kedua. Atap panoramic ini bisa terbuka lebih lebar dibandingkan moonroof pada umumnya. Panoramic roof juga memiliki kerai pelapis agar kabin tetap dingin ketika lapisan kacanya ditutup, tapi pemandangan di langit tetap terlihat.

Panoramic roof ini menawarkan tampilan berbeda pada interior mobil sehingga menjadi lebih mewah. Bisa dilihat interior Wuling Almaz yang sudah mengusung fitur canggih ini yang membuatnya tampil elegan dan berkelas. Belum lagi Anda bisa melihat pemandangan di siang maupun malam hari tanpa perlu membuka atap mobil.

‘Wuling Siaga Banjir’ Siap Layani konsumen Di Wilayah Jabodetabek

Berikan kemudahan serta pelayanan untuk pelanggan Wuling yang terdampak bencana banjir

Cikarang, 7 Januari 2020 – Wuling Motors (Wuling) memulai layanan program customer care ‘Wuling Siaga Banjir’. Layanan purna jual ini berlaku bagi pelanggan yang kendaraannya terkena bencana banjir di Jabodetabek pada awal tahun ini. Bekerja sama dengan mitra diler PT Arista Jaya Lestari, PT Prima Wahana Automobil, dan PT Maju Global Motor, Wuling menyiagakan 20 diler di area Jabodetabek untuk melayani konsumen Wuling yang terdampak banjir dengan menyediakan towing gratis hingga potongan harga khusus perbaikan dan suku cadang.

“Program Wuling Siaga Banjir ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada setiap konsumen yang terdampak banjir di wilayah Jabodetabek. Didorong dengan semangat ‘Drive For A Better Life’, kami memberikan kemudahan bagi pelanggan yang kendaraannya terkena banjir untuk mendapat layanan servis dengan biaya yang terjangkau,” ujar Taufik S. Arief selaku Aftersales Director Wuling Motors.

Dengan dukungan 20 jaringan diler resmi yang tersebar di Jabodetabek, Wuling menyediakan layanan towing gratis bagi pelanggan yang kendaraannya membutuhkan transportasi untuk mendapatkan penanganan. Selain itu, Wuling turut memberikan potongan harga 50% untuk suku cadang tertentu sampai maksimal Rp3.000.000 per unit dan mendapatkan diskon 50% biaya jasa perbaikan kendaraannya dalam program ini dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Adapun 20 jaringan diler Wuling yang turut serta dalam ‘Wuling Siaga Banjir’ terdiri dari Wuling Arista Kalimalang,Wuling Arista P. Jayakarta, Wuling Arista Cengkareng, Wuling Arista Bogor, Wuling Arista Cikarang, Wuling Arista Pluit, Wuling Arista Garuda, Wuling Arista Kelapa Gading, Wuling Arista Bekasi Siliwangi, Wuling Arista Gading Serpong, Wuling Arista Depok, Wuling Arista Cikokol, Wuling Prima Fatmawati,  Wuling Prima Tomang, Wuling Prima Cibubur, Wuling Prima Daan Mogot, Wuling Prima Cikupa, Wuling Maju Motor Pondok Gede, Wuling Maju Motor Karawaci, dan Wuling Maju Motor Ciputat.

“Program Wuling Siaga Banjir ini berlaku hingga Maret 2020 untuk memberikan kenyamanan lebih kepada konsumen yang terkena dampak banjir. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini, pelanggan dapat menghubungi Wuling Customer Assistance di nomor 0800-100-5050,” tambah Taufik.

 

###

 

Tentang Wuling Motors

PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) resmi berdiri di Indonesia pada Juli 2017. Komitmen jangka panjang perusahaan ditunjukkan melalui peresmian pabrik dan Supplier Park seluas 60 hektar di Cikarang, Jawa Barat. Produk pertama dari Wuling Motors, seri Confero yang diluncurkan pada Agustus 2017, telah mendapat penghargaan ICOTY 2017 di kategori small MPV, ICOTY 2018 kategori Best Value for Money oleh Majalah Mobilmotor, serta Rookie Of The Year versi OTOMOTIF AWARD 2018. Kemudian, Cortez yang didebut Februari 2018 meraih predikat Best Medium MPV di ICOTY 2018 oleh Majalah Mobilmotor, dan Best Total Cost Ownership Medium MPV pada Gridoto Award 2019. Cortez CT juga memenangkan gelar Best of Medium MPV Gasoline versi OTOMOTIF AWARD 2019 dan Best Medium MPV di Gridoto Award 2019. Wuling Motors juga menghadirkan produk Light Commercial Vehicle (LCV) pertamanya melalui Formo yang diperkenalkan di November 2018. Produk ke-empat Wuling, Smart Technology SUV, Almaz, diluncurkan pada Februari 2019 dan telah meraih beragam penghargaan. Mulai dari Apresiasi Inovasi 2019 kategori Teknologi oleh Koran Sindo dan Sindonews.com, Carvaganza Editors’ Choice Award 2019, FORWOT Car Of The Year 2019, serta predikat Car of The Year dan Best Medium SUV versi Gridoto Award 2019. Wuling Motors berkomitmen untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Program Customer Care “Wuling Siaga Banjir”

Memasuki awal tahun 2020 sejumlah wilayah di kawasan Jabodetabek tertimpa musibah banjir. Parahnya, banjir kali ini tak hanya merendam rumah-rumah warga, tetapi sejumlah kendaraan baik mobil maupun sepeda motor turut menjadi korban lantaran tak sempat di evakuasi.

Tapi bagi Anda yang memiliki mobil Wuling tak perlu khawatir. Untuk memanjakan konsumen di musim penghujan, khususnya mereka yang terkena bencana banjir, Wuling mengadakan program Wuling Siaga Banjir yang berlaku selama 1 Januari hingga 31 Maret 2020.

Konsumen bisa memanfaatkan layanan berupa:

  1. Gratis Biaya Towing
  2. Diskon 50% Spare Parts Tertentu
  3. Diskon 50% Jasa Perbaikan

 

*Syarat & Ketentuan

 Call Center

0800-100-5050

Bagaimana Sistem AVH Bekerja Pada Cortez CT?

Fitur Automatic Vehicle Holding (AVH) semakin umum ditemukan di mobil-mobil jaman sekarang. Fitur ini memang didesain untuk memudahkan pengendara apalagi ketika macet. Sebagai gambarannya, Anda dapat mengistirahatkan kaki dari pedal rem dan gas ketika mobil melintas di kemacetan yang singkat seperti menunggu lampu merah atau berhenti di tanjakan. Dengan mengaktifkan fitur ini, maka si pengendara tak perlu repot mengegas dan mengerem tanpa khawatir mobil melaju atau mundur sendiri.

Bagaimana cara kerjanya? 

Tentunya ini sangat bermanfaat karena Anda tak perlu menarik rem tangan ketika mobil sedang berhenti sejenak. Tapi jangan khawatir, mobil tidak akan berjalan sendiri apabila pedal rem dan gasnya tidak diinjak usai mengaktifkannya.

Mengaktifkannya pun mudah. Setelah memastikan tombol Automatic Vehicle Holding aktif, pengendara bisa menginjak pedal rem cukup dalam. Nantinya sistem akan membaca dan kemudian mengunci rem hingga terdapat penanda di layar MID Anda bahwa fitur Automatic Vehicle Holding sudah aktif.

Pun saat merilisnya agar mobil bisa melaju kembali. Pengendara tinggal menginjak pedal gas hingga sistem di mobil membaca, kemudian mobil akan kembali melaju. Namun perlu diingat, fitur ini biasanya aktif ketika pintu mobil dalam posisi tertutup rapat. Usai menutup mobil, jangan lupa kencangkan sabuk pengaman. Kemudian Anda baru bisa mengaktifkan fitur Automatic Vehicle Holding.

Saat sabuk pengaman dikendurkan atau pintu dibuka tetapi Automatic Vehicle Hold dalam posisi aktif, atau sudah aktif lebih dari lima menit maka fitur pengereman lain yakni Electronic Parking Brake akan turut aktif. Perlu juga dicatat bahwa fitur ini akan bekerja ketika tuas transmisi mobil berada dalam posisi ‘D’ alias Drive atau ‘R’ yaitu Reverse. Ketika Anda memindahkan gigi ke posisi ’N’ atau Netral tapi Automatic Vehicle Holding dalam posisi aktif, pompa motor ABS akan merilis tekanan dan mobil bisa berjalan sendiri.

Seperti disebutkan sebelumnya, adanya fitur Automatic Vehicle Holding pada mobil akan memudahkan bagi pengendara. Apalagi untuk pengendara pemula yang masih gugup saat harus berhenti menunggu lampu lalu lintas juga saat berada di tanjakan. Kemudian, Automatic Vehicle Holding juga dapat mencegah mobil berjalan dengan sendirinya.

Memudahkan, bukan? Nah fitur canggih ini dapat ditemui di MPV dengan mesin turbo 1500 cc dan transmisi CVT yaitu Wuling Cortez CT. Fitur Automatic Vehicle Holding melengkapi deretan fitur keamanan yang ada di dalam Wuling Cortez CT seperti Rear Parking Camera, Front and Rear Parking Sensor, Hill Hold Control, Dual SRS Front and Side Airbags, ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brake Distribution), BA (Brake Assist), ESC (Electronic Stability Control), Immobilizer, Isofix, dan Electronic Parking Brake (EPB).

Pastikan Anda Menyetir dengan Aman di Malam Hari

Berkendara di malam hari bukanlah pekerjaan mudah. Minimnya penerangan di malam hari menjadikan berkendara di malam hari cukup memberikantantangan tersendiri bagi si pengemudi. Deretan tips berikut dapat membantu Anda agar berkendara di malam hari lebih aman. Simak, ya!

Menyalakan lampu depan

Ini mungkin umum dilakukan oleh pengendara. Menyalakan lampu ketika berkendara di malam hari merupakan suatu keharusan. Lampu depan yang terus menyala dapat menambah visibilitas Anda ketika berkendara, sehingga Anda bisa lebih waspada dengan keadaan sekitar.

Biasanya kecelakaan yang terjadi di malam hari disebabkan oleh lengahnya pengendara dengan keadaan sekitar karena gelap. Menyalakan lampu dapat mencegah hal ini terjadi. Jika memang dibutuhkan, Anda juga bisa menyalakan lampu jauh untuk menambah visibilitas ketika berkendara. Namun jangan memakainya terus menerus di malam hari ya, karena bisa membuat pengendara yang berasal dari lawan arah terganggu karena cahaya silaunya.

Jaga jarak dengan kendaraan depan

Hindari berkendara secara agresif di malam hari seperti membuntuti kendaraan di depan dengan jarak yang terlalu dekat. Menjaga jarak itu sangat penting agar kita bisa bereaksi dengan cepat ketika terjadi sesuatu dengan pengendara yang ada di depan. Visibilitas Anda dalam melihat lubang di jalan dan segala hambatan lainnya lebih jelas ketika terdapat jarak dengan pengendara di depan. Dengan demikian kecelakaan dapat terhindar.

Selain itu, menjaga jarak juga penting agar pengendara di depan tak gugup karena merasa dibuntuti oleh Anda. Bukan tidak mungkin jika si pengendara depan merasa gugup, ia bisa salah mengambil keputusan dan kecelakaan pun tak terhindarkan.

Tetap waspada dengan keadaan sekitar

Awasi setiap pergerakan yang ada di sekitar Anda. Rajin-rajin mengecek kaca spion di samping dan juga di tengah. Pastikan kaca spion dalam kondisi bersih sehingga pandangan Anda tidak terganggu.

Dengan cara ini, Anda bisa lebih waspada dengan keadaan di sekitar jalan seperti pesepeda, pejalan kaki, hewan melintas, dan hal lainnya. Terkadang banyak hewan yang luput tak terlihat di mata ketika malam hari dan membuat si pengendara gugup dan berusaha menghindarinya. Menghindar secara tiba-tiba tersebut justru berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Pastikan semua komponen mobil berfungsi baik

Sebelum melakukan perjalanan di malam hari, sebaiknya terlebih dahulu mengecek kondisi komponen mobil secara menyeluruh. Pastikan semuanya berfungsi dengan baik terutama lampu depan, demi memberikan visibilitas yang maksimal di malam hari.

Kondisi tubuh prima

Saat berkendara di malam hari biasanya stamina tubuh mulai berkurang. Kondisi ini tentu berbahaya bagi si pengendara meskipun Anda telah terbiasa melintas di jalan tersebut. Menyetir dalam kondisi gelap juga dapat menambah kelelahan Anda dan membuat Anda mengantuk.

Bukan rahasia lagi kalau mengantuk sering menjadi penyebab kecelakaan. Untuk mencegah hal tersebut, ada baiknya Anda beristirahat terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan. Ini tentu akan meminimalisir terjadinya kecelakaan. Dan juga jangan mengambil risiko dengan berkendara dalam kondisi kelelahan.

Tak perlu ngebut-ngebut

Biasanya saat berkendara di malam hari, kondisi jalanan cenderung lebih lengang. Hal ini juga yang membuat pengendara memilih untuk berkendara di malam hari agar lebih cepat sampai di tujuan.

Jalanan yang lengang seringkali membuat pengendara tancap gas dan memacu mobil dengan kecepatan di atas rata-rata. Padahal saat berkendara di malam hari, Anda disarankan untuk memacu kendaraan lebih lambat agar memberikan kesempatan untuk bereaksi lebih cepat ketika terjadi sesuatu.

Berkendara di malam hari memang menjadi sebuah tantangan. Namun jika mobil dilengkapi dengan fitur canggih tentu akan semakin memudahkan si pengendara agar perjalanan lebih aman dan nyaman. Seperti ketika Anda mengendarai Wuling Almaz. Sebagai kendaraan Drive Unlimited Way yang memiliki segudang fitur canggih seperti Full Surrounded 360 Camera dan Voice Command Halo Wuling, menyetir di malam hari pasti terasa lebih aman.

Fitur Full Surrounded 360 Camera dapat membantu pengendara untuk melihat sekitar terlebih saat memarkir kendaraan. Tak perlu keluar dari mobil, keadaan di sekitar mobil dapat terlihat melalui kamera tersebut. Di samping itu, adanya Voice Command Halo Wuling juga bisa menjaga pengendara agar mata pengendara fokus ke depan ketika ingin mengakses sesuatu seperti mengubah volume suara, mengatur jendela atau mengganti frekuensi radio di fitur ini.

Pahami Cara Kerja Electric Parking Brake

Seiring dengan perkembangan teknologi, fitur-fitur di dalam mobil pun semakin canggih. Semakin canggihnya fitur tentu memudahkan para pengemudi ketika berkendara. Misalnya saat kita bicara soal rem tangan pada mobil.

Kebanyakan mobil-mobil jaman dulu dibekali rem tangan dengan tuas yang harus ditarik ke atas untuk mengaktifkannya. Namun semakin ke sini, tuas rem tangan justru sudah mulai ditinggalkan. Para pabrikan memilih untuk menggunakan rem tangan elektronik atau Electronic Parking Brake (EPB) sebagai gantinya.

Secara tampilan, Electronic Parking Brake memang lebih modern dan simpel. Tak ada lagi tuas yang harus ditarik untuk mengaktifkan rem tangan, melainkan hanya menekan tombol.

Rem tangan tradisional bekerja dengan cara sederhana, yaitu menarik tuas ke atas, maka akan ada dua kabel yang juga tertarik ke rem belakang. Dengan memberikan tekanan kepada kabel-kabel tersebut, bantalan rem menempel pada cakram untuk menahan roda belakang tetap di tempatnya.

Sedangkan rem tangan elektronik tentu lebih modern karena keseluruhan sistemnya sudah elektrik. Dengan hanya menekan tombol EPB, motor listrik pada setiap kaliper rem akan menekan bantalan ke dalam cakram.

Sederhananya, saat pedal rem ditekan sensor pada brake, pedal akan mengirimkan sinyal untuk menunjukan jika rem dalam kondisi aktif. Saat Anda akan menjalankan mobil kembali pun hanya tinggal menekan tombol EPB yang sedang aktif agar roda tak lagi terkunci.

Mobil yang telah mengusung fitur EPB pun memiliki sejumlah keuntungan. Seperti saat parkir tak memerlukan usaha berlebih untuk mengunci roda agar mobil tidak berjalan. Hanya tinggal menekan tombol maka rem tangan akan aktif dengan sendirinya. Ada juga yang melengkapi fitur rem tangan elektronik ini dengan Auto-Hold Parking Brake.

Fitur yang satu ini merupakan sensor untuk menangkap ketika mobil berhenti dan pengendara menginjak rem. Fitur ini cukup berguna ketika berada di jalanan menanjak. Anda tinggal menekan tombol untuk mengaktifkannya dan mencegah mobil mundur dengan sendirinya. Untuk kembali menjalankan mobil, maka Anda cukup menginjak pedal gas.

Kedua fitur tersebut juga membuat interior mobil tampil lebih elegan dan kekinian. Konsol tengah pun semakin luas karena absennya tuas rem. Ruang kabin akan terasa lebih luas dan konsol tengah bisa dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan lainnya.

Biasanya rem tangan elektronik ini identik dengan mobil-mobil premium dengan banderol harga miliaran. Tapi di era modern sekarang, mobil MPV dengan harga terjangkau dan masuk kelas menengah seperti Wuling Cortez CT pun sudah dibekali fitur canggih tersebut. Fitur inilah yang membawa kenyamanan pengguna Cortez CT ketika mengendarainya di berbagai kondisi jalanan.

Bahkan Cortez CT juga disematkan fitur Automatic Vehicle Holding sebagai fitur keselematan lainnya yang berguna jika mobil berada di tanjakan. Membuat rem aktif saat mobil tidak bergerak dan non aktif jika pedal gas diinjak.

Wuling Motors Berpartisipasi dalam Big Bang Jakarta 2019

Siapkan satu unit seri Confero S bagi pengunjung yang beruntung pada Touch The Car Challenge

Jakarta, 22 Desember 2019Pameran cuci gudang pertama dan terbesar di Indonesia, Big Bang Jakarta resmi dibuka kemarin (21/12). Wuling Motors (Wuling) turut ambil bagian dalam mendukung gelaran tahunan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2017 lalu. Khusus untuk kompetisi Touch The Car pada tahun ini, 1 (satu) unit Confero S ACT disediakan bagi pengunjung yang berhasil memenangkan tantangan yang telah dipersiapkan. Selain itu, booth Wuling mengambil lokasi di koridor Gedung Pusat Niaga JIEXPO, lengkap dengan lini produk andalannya dan beragam promo menarik selama pameran. Pengunjung juga dapat mencoba secara langsung berkendara dengan unit test drive yang telah disediakan.

Menyambut libur panjang akhir tahun, Wuling turut serta dalam pameran tahunan Big Bang Jakarta 2019 untuk memberikan kebahagiaan menyambut tahun baru bagi para konsumen. Beragam promo dan penawaran istimewa kami siapkan bagi pengunjung booth Wuling selama gelaran ini,” ujar Ricky Christian selaku Regional Sales Manager Wuling Motors.

Wuling bekerja sama dengan Expoindo mengadakan Touch The Car Challenge di ajang Big Bang Jakarta tahun ini dengan menyediakan 1 unit Wuling Confero S ACT sebagai objek mobil pada challenge ini. Peserta harus menyentuh unit MPV Wuling tersebut selama 12 hari pameran berlangsung yang tentunya diiringi dengan berbagai tantangan yang berbeda setiap harinya. Pemenang yang berhasil memenuhi tantangan tersebut berhak membawa pulang hadiah utama mobil Wuling seri Confero S ini.

Selain Touch The Car Challenge, Wuling juga membuka booth yang berlokasi di koridor Gedung Pusat Niaga JIEXPO Kemayoran. Satu unit display Smart Technology SUV, Wuling Almaz dengan inovasi Wuling Indonesian Command (WIND) ditampilkan selama pameran berlangsung. Beragam promo juga disediakan untuk konsumen mulai dari DP menarik hingga cicilan ringan untuk transaksi yang dilakukan selama periode kegiatan berlangsung.

Bagi setiap pengunjung yang ingin merasakan sensasi berkendara dengan lini produk Wuling, tersedia unit test drive yang terdiri dari Cortez CT ‘The New Advanced MPV’ serta Smart Technology SUV, Almaz ‘Drive Unlimited Way’ di area yang sudah disiapkan. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa berkesempatan memenangkan lini produk Wuling melalui program nasional Drive & Win periode kedua dengan mendaftar terlebih dahulu di laman driveandwin.wuling.id sebelum melakukan test drive pada pameran ini.

Mari datang ke booth Wuling di Big Bang Jakarta 2019, nikmati promo menarik yang kami tawarkan selama periode pameran dan raih kesempatan memenangkan lini produk dari Wuling Motors,” ajak Ricky.

###

Tentang Wuling Motors

PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) resmi berdiri di Indonesia pada Juli 2017. Komitmen jangka panjang perusahaan ditunjukkan melalui peresmian pabrik dan Supplier Park seluas 60 hektar di Cikarang, Jawa Barat. Produk pertama dari Wuling Motors, seri Confero yang diluncurkan pada Agustus 2017, telah mendapat penghargaan ICOTY 2017 di kategori small MPV, ICOTY 2018 kategori Best Value for Money oleh Majalah Mobilmotor, serta Rookie Of The Year versi OTOMOTIF AWARD 2018. Kemudian, Cortez yang didebut Februari 2018 meraih predikat Best Medium MPV di ICOTY 2018 oleh Majalah Mobilmotor, dan Best Total Cost Ownership Medium MPV pada Gridoto Award 2019. Cortez CT juga memenangkan gelar Best of Medium MPV Gasoline versi OTOMOTIF AWARD 2019 dan Best Medium MPV di Gridoto Award 2019. Wuling Motors juga menghadirkan produk Light Commercial Vehicle (LCV) pertamanya melalui Formo yang diperkenalkan di November 2018. Produk ke-empat Wuling, Smart Technology SUV, Almaz, diluncurkan pada Februari 2019 dan telah meraih beragam penghargaan. Mulai dari Apresiasi Inovasi 2019 kategori Teknologi oleh Koran Sindo dan Sindonews.com, Carvaganza Editors’ Choice Award 2019, FORWOT Car Of The Year 2019, serta predikat Car of The Year dan Best Medium SUV versi Gridoto Award 2019. Wuling Motors berkomitmen untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.