YANG HARUS DILAKUKAN SUPAYA MOBIL TIDAK MENGALAMI OVERHEAT - Wuling Motors

Autotips

YANG HARUS DILAKUKAN SUPAYA MOBIL TIDAK MENGALAMI OVERHEAT

22 Desember, 2017

Image YANG HARUS DILAKUKAN SUPAYA MOBIL TIDAK MENGALAMI OVERHEAT

Pernahkah Anda mengalami mobil mogok di jalan akibat overheat? Pasti merasa panik dan bingung. Biasanya ini terjadi ketika jalanan macet, dan cuaca panas. Mogoknya mobil Anda membuat jalanan makin macet. Menjadi sangat repot karena mobil yang berada di tengah macetnya lalu lintas harus dibawa ke tepi jalan terlebih dahulu, dan butuh bantuan orang lain untuk mendorongnya hinga ke tepi jalan.

Musim panas yang diikuti suhu meninggi pada siang hari, plus macet parah bisa jadi pemicu mesin mobil mendadak panas. Padahal kedua faktor tersebut bukan penyebab utama mesin mobil overheat. Karena dalam kondisi mobil yang fit, suhu panas dan macet yang parah tidak akan menyebabkan mesin mobil overheat. Penyebab terjadinya mesin mobil yang overheat adalah sebagai berikut :

  1. Sirkulasi air radiator kurang lancar
    Sirkulasi air radiator yang kurang lancar biasanya disebabkan oleh karat akibat kadar air bereaksi dengan blok mesin. Kotoran tersebut menempel di kisi-kisi radiator mengakibatkan sirkulasi air menjadi tidak sempurna.
  2. Cairan berkurang
    Salah satu manfaat selalu memeriksa kondisi air sebelum bepergian adalah untuk mengetahui volume air, masih cukup atau berkurang. Jika berkurang cukup banyak (sebotol air mineral 600 ml atau lebih) menandakan adanya kebocoran. Bisa berasal dari selang yang sudah getas, sambungan selang, atau seal dan pegas tutup radiator yang sudah tidak berfungsi baik.
  3. Motor kipas lemah
    Ketika putaran kipas yang bekerja untuk mendinginkan radiator melemah, maka proses pendinginan pun menurun. Biasanya hal ini teridentifikasi ketika ngebut, temperatur naik, namun ketika pelan suhu cenderung aman. Bisa juga dari kipas tambahan (bagi yang menggunakan), untuk mencari tahu cukup dengan menyalakan AC. Jika ada kerusakan maka kipas tidak akan berputar atau temperatur lambat laun naik.
  4. Kadar oktan
    Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang tidak sesuai, biasanya dengan nilai oktan yang lebih rendah, hal ini bisa mengakibatkan mobil knocking (ngelitik). Jika terus dibiarkan maka kecenderungannya mesin akan panas.
  5. Penanggulangan darurat
    Mesin mobil mengalami gejala overheat biasanya diawali dengan munculnya ngelitik yang berlebih pada mesin. Bagi yang menggunakan indikator jarum biasanya akan memperlihatkan peningkatan suhu. Sementara yang memakai gambar, mesin akan langsung mati ketika overheat.

Untuk mencegah terjadinya overheat pada mesin mobil Anda, lakukan beberapa hal berikut :

  1. Memeriksa kondisi radiator dan kebocoran sistem pendingin
    Bagian yang harus diperiksa adalah upper tank dan lower tank terutama yang terbuat dari bahan plastik. Karena letaknya yang berdekatan langsung dengan mesin yang panas membuat upper tank sering mengalami retak dan mengakibatkan bocornya air radiator.
  2. Memeriksa kondisi tutup radiator
    Pada tutup radiator terdapat karet, yang jika sudah mulai mengeras akan mengakibatkan air pendingin mesin keluar radiator tidak melalui tabung reservoir.  
  3. Menggunakan radiator coolant
    Air radiator yang tidak diberi radiator coolant biasanya akan berwarna kuning, yang disebabkan oleh reaksi antara air yang dipanaskan dan logam. Larutan logam yang timbul seringkali menjadi kerak dan menyumbat saluran radiator.
  4. Memeriksa kondisi slang radiator dan klem slang radiator
    Slang radiator harus diganti jika slang sudah mulai mengeras dan tidak lentur lagi ketika ditekan.
  5. Memeriksa hembusan/kecepatan kipas angin radiator dan kebersihan permukaan radiator
    Kotoran berupa debu atau daun-daun yang terselip akan membuat kerja kipas angin radiator untuk membuang panas radiator menjadi tidak optimal. Jangan lupa untuk mengecek performa kipas angin radiator, masih berfungsi dengan layak atau tidak.
  6. Memeriksa ketinggian oli melalui oli stick
    Fungsi oli mesin selain melumasi mesin-mesin yang bergesekan adalah juga untuk mendinginkan mesin. Pastikan kondisi oli mesin sesuai dengan yang seharusnya.
  7. Memeriksa kondisi v-belt yang memutar water pump
    Jika v-belt sudah nampak retak-retak, segeralah untuk menggantinya. Kondisi yang demikian rawan sekali untuk putus.

Jika Anda mengalami mobil mogok akibat overheat, cobalah untuk bersikap tenang dan tidak panik. Yang harus diingat adalah, hindari untuk memaksa menghidupkan mesin kembali. Biasanya setelah dianggap cukup dingin, Anda akan mencoba menghidupkan mesin. Sebaiknya hal ini tidak dilakukan, karena saat temperatur dingin, pemuaian mungkin berkurang. Tetapi, komponen tidak akan kembali persis ke bentuk semula. Benturan antar logam akan berlangsung berulang-ulang. Nah, itulah yang pada akhirnya membuat kerusakan lebih parah. Biaya perbaikan pun pasti lebih besar. Jika perlu gunakan mobil derek untuk membawa mobil Anda ke bengkel langganan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

http://otomotif.kompas.com/read/2014/10/01/1600006/Waspadai.Penyebab.Utama.Mesin.Mobil.Panas

https://otomotrip.com/tips-mobil-agar-mesin-tidak-cepat-panas-atau-overheating.html

 

Quick Help