Pahami Fungsi, Jenis dan Komponen Sasis Mobil | Wuling

Auto Tips

Sudah Paham Sasis Mobil? Ini Fungsi, Jenis dan Komponennya

21 Maret, 2022

Image Sudah Paham Sasis Mobil? Ini Fungsi, Jenis dan Komponennya

Apa Anda sudah mengetahui apa itu sasis mobil? Sasis merupakan bagian dari mobil yang sangat penting. Jika tidak ada sasis, mobil tidak bisa menopang semua berat yang ada di dalamnya. ini pastinya akan buruk untuk sebuah mobil. Sasis terdiri dari berbagai komponen dalam mobil yang sebenarnya sudah Anda kenali sejak lama.

Contohnya, seperti pegas dan transmisi. Kedua bagian tersebut, pastinya sudah diketahui oleh banyak orang dan sangat familiar. Bukan hanya kedua komponen tersebut saja, tetapi ada lagi komponen sasis lain yang sudah umum diketahui namun belum tahu bahwa komponen tersebut adalah bagian dari sasis. Kalau Anda masih penasaran akan apa itu sasis, yuk simak pemaparannya di bawah ini!

Apa Itu Sasis?

Apa Itu Sasis?

Sasis merupakan rangka mobil yang memiliki fungsi sebagai penopang bodi mobil mesin dan penumpangnya. Sasis ini biasanya terbuat dari besi atau baja dengan komposit tertentu. Di Indonesia, sasis yang sering digunakan adalah sasis monokok.

Jenis Sasis Mobil

Jenis Sasis Mobil

Berikut ini merupakan pembahasan jenis sasis mobil, yang berisi informasi tentang ladder frame, sasis monokok, sasis backbone, tubular space frame, hingga aluminium space frame.

Ladder Frame

Ladder Frame

Ladder frame merupakan sasis yang bentuknya seperti tangga. Terlepas dari bentuknya yang unik, sasis ini sangat cocok untuk digunakan sebagai dasar dudukan mesin mobil dan komponen lainnya. Sasis ini biasanya terbuat dari baja simetris dengan bentuk balok yang berada pada beberapa bagian tertentu. Bagian ini diperkuat dengan tambahan joint serta cross member. Sasis yang satu ini biasanya digunakan pada mobil SUV.

Sasis Monokok

Sasis Monokok

Sasis monokok merupakan sasis yang menyatu dengan bodi mobil. Bagian yang termasuk dengan sasis adalah bagian terluar bodi mobil yang gunanya untuk melindungi ruang kabin dari benturan. Sasis biasanya terbuat dari baja komposit yang diperkuat sehingga bisa menjadi kerangka bodi mobil. Material sasis memiliki syarat utama, yaitu materialnya harus kuat untuk bisa menopang beban kendaraan.

Sasis Backbone

Sasis Backbone

Sasis backbone merupakan sasis yang bentuknya mirip dengan tulang rangka utama tunggal. Posisinya akan melintang sepanjang bagian tengah mobil sehingga membuat bagian depan dan belakang mobil terhubung. Sasis backbone juga bisa disebut sebagai sasis tunggal. Sasis ini memiliki cukup banyak kekurangan, seperti harganya yang mahal.

Tubular Space Frame

Tubular Space Frame

Tubular space frame merupakan sasis yang berbentuk pipa baja supaya bisa langsung membentuk mobil sesuai dengan konstruksi. Kekuatan dari sasis yang satu ini akan tergantung dari kualitas serta mutu sambungan las pada sasis tersebut. Sasis ini dianggap sebagai sasis terbaik, dari ketahanannya. Keunggulan ini mengakibatkan sasis yang satu ini sering digunakan pada mobil balap.

Aluminium Space Frame

Aluminium Space Frame

Aluminium space frame merupakan sasis yang mirip dengan monokok tetapi menggunakan aluminium. Sedangkan, sasis monokok biasanya menggunakan lembaran plat baja. Sasis ini memiliki berat yang lebih ringan jika dibandingkan dengan monokok.

Fungsi Sasis Mobil

Fungsi Sasis Mobil

Sasis memiliki fungsi untuk menopang beban kendaraan mesin dan transmisi serta komponen dan penumpang yang ada di dalam mobil. Fungsi lainnya adalah untuk mempertahankan bentuk mobil supaya tetap kaku dan tidak berubah bentuk saat digunakan. Inilah kenapa material yang digunakan harus kuat supaya bisa menahan seluruh beban mobil.

Komponen Sasis Mobil

Komponen Sasis Mobil

Berikut ini adalah pembahasan tentang komponen-komponen sasis mobil yang terbagi dalam 12 bagian.

Kopling

Kopling

Komponen pertama pada sasis mobil yang dibahas adalah kopling. Adapun kopling berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan putaran mesin menuju transmisi dengan lembut. Kopling berguna saat anda sedang menjalankan mobil atau sedang berada dalam keadaan macet.

Kopling dapat membuat proses perpindahan gigi menjadi lebih halus. Kopling terdiri dari dua logam yang berputar dengan RPM, yaitu flywheel dan pressure plate serta kampas kopling yang berada di antara kedua bagian ini.

Ketika pressure plate menekan ke arah flywheel, maka kampas kopling akan terjepit dan putaran mesin akan terhubung ke transmisi. Namun, pada sistem kopling otomatis, kopling akan bekerja sesuai dengan gaya tekan fluida. Gaya ini akan terus membesar semakin bertambahnya putaran mesin sehingga tidak dibutuhkan pengoperasian kopling secara manual.

Transmisi

Transmisi

Transmisi merupakan komponen sasis mobil yang berfungsi untuk memanipulasi output mesin. Bagian ini sangat berguna saat mobil sedang berada dalam kondisi yang membutuhkan torsi besar atau berada dalam kondisi ketika mobil harus mengeluarkan kecepatan yang tinggi.

Transmisi mobil dapat membantu melakukan kegiatan-kegiatan tersebut dengan cara mengatur rasio perpindahan antar roda gigi. Posisi 1 memiliki perbandingan roda gigi yang cukup besar sehingga putaran output transmisi akan lebih kecil dibandingkan dengan input transmisinya. Namun posisi satu memiliki torsi yang sangat besar.

Setelah masuk gigi 2 atau gigi lainnya, perbandingan gigi akan semakin kecil dan hal ini akan membuat tingkat percepatan output semakin besar tetapi torsi maksimal nya akan semakin turun.

Transmisi memiliki torsi yang terbalik dengan RPM mesin. Sama dengan kopling, transmisi juga ada versi otomatisnya. Versi yang satu ini bisa menyesuaikan perbandingan gigi sesuai dengan kecepatan kendaraan sehingga pengemudi hanya perlu berfokus untuk mengemudi mobil saja.

Universal Joint

Universal Joint

Komponen yang berada di antara transmisi dan axle belakang mobil pastinya memiliki ketinggian yang tidak sejajar karena letak axle yang berada di bawah suspensi sedangkan transmisi berada pada bodi mobil. Hal ini membuat mobil membutuhkan komponen tambahan supaya propeller bisa berfungsi tanpa mengalami gangguan.

Universal joint merupakan komponen pada sasis mobil yang fungsinya untuk menghubungkan momen puntir dari arah dan sudut manapun. Biasanya terdapat dua buah bagian ini yang letaknya berada pada belakang transmisi dan depan gardan.

Gardan

Gardan

Gardan merupakan komponen sasis mobil yang fungsinya untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan. Hal ini harus dibedakan supaya saat mobil belok ke arah kiri maka jarak yang ditempuh oleh roda kiri dan kanan bisa disesuaikan. Jika tidak dibedakan, maka bisa terjadi selip pada salah satu roda dan menimbulkan keausan.

Rear Axle

Rear Axle

Komponen ini memiliki bentuk poros batang yang akan menghubungkan gardan dengan poros roda. Pada ujung poros, akan dipasangkan wheel bearing sebagai bantalan poros terhadap bodi mobil. Ada dua macam axle yang digunakan pada mobil, yaitu rigid axle dan independent axle.

Pada rigid axle, saat salah satu roda terkena efek suspensi maka roda satunya lagi akan terpengaruh. Sedangkan, pada independent axle terdapat flexible joint yang dipasangkan pada kedua ujung poros axle sehingga roda kiri dan kanan bisa terbebas saat salah satunya terkena efek suspensi.

 

PegasPegas

Pegas juga merupakan bagian dari sistem suspensi. Pegas fungsinya adalah untuk meredam getaran jalan serta memberikan keempukan saat mobil melewati jalan berlubang. Pegas biasanya terbuat dari baja lentur dengan desain ulir.

Bagian ini memiliki daya redam yang baik sehingga sering dipakai pada mobil untuk sistem suspensi independen. Ada juga model leaf spring yang merupakan baja lentur seperti lembaran. Model yang satu ini memiliki kekuatan lebih baik dari pada pegas ulir sehingga lebih banyak digunakan untuk mobil dengan bobot yang berat.

4.8. Shock Absorber 1000x569

Shock Absorber

Shock absorber atau shockbreaker berbeda dengan pegas. Shock absorber ini tidak memiliki daya tahan terhadap tekanan yang datang. Namun, komponen ini dapat menyerap goncangan yang muncul saat pegas bekerja.

Hal ini terjadi saat mobil melewati jalan berlubang dan tekanan yang muncul ditahan oleh pegas. Namun, karena sifat pegas yang lentur dan bobot kendaraan terlalu berat maka guncangan bisa terlalu besar. Disinilah peran dari shock absorber supaya tidak terjadi guncangan pada sistem suspensi. Shock absorber akan menahan gaya guncang lewat mekanisme cairan.

Stabilizer Bar

Stabilizer Bar

Bagian yang satu ini hanya terdapat pada sistem suspensi bebas atau independen. Stabilizer digunakan supaya roda kiri dan kanan tidak terlalu jauh marginnya. Hal ini karena sistem suspensi independen bisa menghasilkan efek rolling yang besar karena ada salah satu roda yang tidak bisa menahan.

Stabilizer berguna supaya roda satunya lagi bisa menahan saat salah satu roda mengalami guncangan. Komponen ini disusun dari dua komponen, yaitu swing bar dan link stabilizer. Swing bar adalah poros yang menghubungkan sistem suspensi kiri dan suspensi kanan. Sedangkan link stabilizer, merupakan penghubung ujung swing bar dengan shock absorber.

Sistem Steering

Sistem Steering

Sistem steering juga merupakan bagian dari sasis yang fungsinya untuk meringankan gaya mengemudi dan juga mengendalikan arah roda depan. Sistem ini dibuat sebagai pembantu supaya saat pengemudi memutar roda kemudi bisa menjadi lebih ringan.

Ada dua macam power steering, yaitu tipe hidrolik dan tipe elektrik. Tipe hidrolik akan menggunakan gaya tekan hidrolik yang didapatkan dari pompa steering supaya bisa mendorong rack steer. Sementara tipe elektrik akan menggunakan motor yang akan langsung menggerakkan rack steer.

4.11.Sistem Pengereman 1000x569

Sistem Pengereman

Sistem pengereman merupakan sistem yang berfungsi untuk mengurangi kecepatan dari mobil secara signifikan. Cara kerja dari sistem ini adalah dengan menggunakan gaya gesek supaya energi putar roda bisa berubah menjadi energi panas. Pada sistem ini, ada dua buah material  yang terbentuk dari bahan besi dan asbes yang akan bergesekan.

Hal ini akan membantu untuk mengurangi laju putaran roda mobil. Ada dua sistem rem yang biasa dipakai pada mobil, yaitu sistem rem tromol dan rem cakram. Rem tromol dikenal sebagai rem yang cukup baik tetapi kurang responsif sedangkan rem cakram lebih responsif.

Roda dan Ban

Roda dan Ban

Komponen terakhir yang bisa Anda temukan pada sasis mobil adalah roda dan ban. Komponen ini biasanya berada pada ujung powertrain yang fungsinya adalah untuk mengubah energi putar yang berasal dari powertrain untuk digunakan sebagai tenaga dari kendaraan.

Sedangkan, ban memiliki fungsi untuk menyerap getaran kecil yang ada pada jalanan dan membuat gesekan dengan jalanan supaya roda tidak slip. Ban memiliki beberapa tipe seperti tipe keras medium dan halus. Bahan yang halus biasanya memiliki struktur yang lunak sehingga lebih cepat harus tetapi memiliki grip yang cukup baik.

Itulah beberapa informasi yang dapat kami sajikan terkait dengan sasis mobil. Sasis mobil merupakan komponen yang kurang terkenal dikalangan orang yang tidak tertarik dengan komponen mobil. Namun, sebenarnya kebanyakan dari komponen yang Anda ketahui merupakan bagian dari sasis.

Komponen-komponen tersebut membuat sasis menjadi bagian cukup penting dan harus dirawat dengan baik serta diperbaiki jika sudah keropos. Kalau Anda sedang mencari mobil, pastinya ingin mencari mobil dengan sasis terbaik. Hal ini bisa Anda temukan pada New Confero S yang merupakan mobil dengan sasis yang optimal karena sistem Rear Wheel Drive (RWD) sebagai penggerak roda belakang. Sistem RWD akan bekerja optimal ketika mobil menghadapi medan berat atau sedang bermanuver.

Banner Cortez CT Mobil Keluarga Terbaik