Lifestyle

Naik Unicorn di Masa Kini

25 April, 2018

Image Naik Unicorn di Masa Kini

Di masa lalu, kita perlu merencanakan berjam-jam sebelum pergi agar perusahaan taksi punya cukup waktu untuk mengirim salah satu sopir mereka untuk menjemput kita. Itu adalah masa di saat kita tidak memiliki kemewahan memiliki supir pribadi. Mengendarai mobil atau motor sendiri di jalanan yang sibuk di kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Surabaya, Medan, dan banyak lagi lainnya, adalah kebalikan dari ide kemewahan. Tetapi, tampaknya, masalah itu tidak hanya eksklusif di lingkungan Indonesia saja, tetapi juga masalah lalu lintas di negara lain seperti Singapura, Malaysia, bahkan hingga jauh di Amerika.

Di Amerika Serikat, Travis Kalanick dan Garrett Camp melihat peluang untuk membuat proses memanggil kendaraan menggunakan aplikasi smartphone berdasarkan pengalaman buruk mereka karena tidak berhasil mendapat taksi saat berada di Paris. Ketika kepemilikan mobil terlalu mahal dan seseorang hanya dapat mengandalkan layanan taksi, saat itulah permintaan besar menjadi perhatian. Lalu mereka menciptakan aplikasi Uber pada Maret 2009 dan mulai mempekerjakan pemilik mobil untuk mengalihfungsikan mobil pribadi mereka menjadi layanan penjemputan publik, namun serasa milik pribadi. Kebutuhan dan pengalaman serupa mendorong pikiran cemerlang lainnya untuk menciptakan aplikasi serupa tetapi dengan layanan khusus.

Indonesia contohnya; jalan yang sempit menuju pusat kota dan area kerja saat jam sibuk menyebabkan orang-orang stres, jadi langkah yang berbeda adalah membuat aplikasi panggil ojek. Sementara Uber hanya menyediakan layanan menyewa mobil, Gojek melihat kesempatan untuk memanfaatkan kelebihan pasokan ojek di jalanan Jakarta. Sepeda motor adalah alternatif yang cocok karena hanya mereka yang bisa melewati gang-gang sempit dan menyaingi kecepatan mobil selama tertahan di kemacetan lalu lintas. Kerennya, akhirnya mereka muncul dengan layanan yang lebih dari sekadar transportasi ojek-mobil, makanan, pijat, dan layanan bersih-bersih adalah beberapa di antaranya yang mereka tawarkan melalui aplikasi ini.

Perusahaan yang diprakarsai oleh Nadiem Makarim pada tahun 2011 ini menerima beberapa reaksi negatif dari ojek dan supir taksi konvensional. Namun, banyak cinta juga diterima oleh perusahaan digital ini, yang menghasilkan penilaian lebih dari US $ 1,2 miliar per 2017-pencapaian yang tidak mudah diperoleh oleh perusahaan seumur jagung, apalagi dari negara dengan pasar yang baru berkembang seperti Indonesia. Perusahaan ini kemudian dianugerahi gelar unicorn atas pencapaian valuasi pasar yang tinggi dan dianggap ajaib. Kesuksesan juga dapat dirasakan oleh para pengemudi yang bergabung dengan layanan ini, karena sekarang orang dapat memperoleh penghasilan tambahan dengan menjadi pengemudi online.

Keberuntungan baik ini tidak hanya membawa dampak positif bagi perusahaan saja, tetapi juga Indonesia sebagai sebuah negara. Ada banyak nilai positif yang juga dilihat oleh Wuling ketika mengamati pasar ini, yang membuat kami yakin bahwa produk kami yang sepadan-dengan-harganya ini akan membawa kombinasi positif ke pasar yang monoton saat ini. Dengan harga yang sangat kompetitif, tidak ada alasan bagi orang untuk tidak memiliki Confero atau Cortez dan menggunakannya baik untuk pribadi atau sebagai sumber pendapatan lain.

Menjunjung nilai di perusahaan kami, drive for a better life, kami berharap kehadiran kami juga membantu semua orang mencapai potensi penuh mereka saat menggunakan mobil kami. Kami telah mengurus jaringan penjualan kami, layanan servis dan skema garansi yang andal, pasokan suku cadang yang umumnya seharga 20% lebih terjangkau daripada merek lain, sehingga satu-satunya hal yang perlu Anda risaukan adalah bagaimana meningkatkan kualitas hidup Anda dan mengendarai mobil kami dengan penuh percaya diri. Anda bahkan mungkin menganggapnya seperti menunggangi seekor unicorn-duduklahdengan sangat nyaman dan penuh tekad untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

https://tirto.id/go-jek-unicorn-pertama-indonesia-yang-siap-mendunia-bxrl

https://id.techinasia.com/kilas-balik-ojek-online-2015

https://www.uber.com/en-ID/our-story/