Lifestyle

Pengukir Prestasi Otomotif Indonesia

14 Februari, 2018

Image Pengukir Prestasi Otomotif Indonesia

Menjelang diadakannya Asian Games 2018 di Indonesia, sebagai tuan rumah sudah banyak perbaikan dan persiapan yang dilakukan pemerintah sekaligus para atletnya. Semangat dan antusiasme yang tinggi juga terlihat dari para penggemar olahraga, terlebih mereka yang sempat menyaksikan test game dan beberapa pertandingan persahabatan. Dengan semangat yang sama, Wuling pun ingin mengajak para Keluarga Wuling untuk mengenali lebih jauh dunia balap mobil di Indonesia.

Menyadari maraknya pertandingan balap mobil di dunia, termasuk antusiasme pecinta otomotif di Indonesia, maka pemerintah saat itu ingin Indonesia turut menjadi negara yang patut diperhitungkan dalam segmen olahraga balapan. Di awal 1990 dibangunlah Sirkuit Sentul yang merupakan sirkuit resmi tempat diadakannya pertandingan kendaraan bermotor, baik itu mobil maupun motor. Masa kejayaannya saat itu adalah dengan diadakannya MotoGP di tahun 1996 dan 1997. Namun, sayangnya pihak penyelenggara F1 tidak sepakat bahwa sirkuit Sentul cukup memadai untuk melaksanakan balap mobil paling bergengsi itu, dikarenakan sudutnya yang dianggap terlalu pendek. Ukurannya pun dipangkas sekitar 40% dari desain awalnya, karena peruntukan awal pembangunan sirkuit ini adalah untuk kendaraan roda dua.

Meskipun ajang balap mobil belum menjadi ajang yang digandrungi di skala nasional, namun tidak mematahkan semangat pembalap-pembalap mobil nasional untuk tetap beraksi. Rifat Sungkar, Ananda Mikola, Moreno, dan Rio Haryanto adalah beberapa pebalap yang namanya sering didengungkan ketika membicarakan ajang balap mobil. Sebagai ‘anak bungsu’ dalam perlombaan balap mobil, namun Rio sudah berhasil mengharumkan nama Indonesia melalui berbagai pertandingan dan prestasi yang diukirnya.

Faktanya, pertandingan balap tidak hanya digemari lelaki saja, namun perempuan juga memiliki ketertarikan yang kurang lebih sama dengan munculnya nama Alexandra Asmasoebrata di kancah atlet balap mobil. Andra mengawali ketertarikannya di dunia otomotif berkat pengaruh sang ayah, yaitu Alex. Kiprahnya pun sudah menyentuh kategori internasional. Mirip dengan Alex Asmasoebrata, ada Chandra Gautama yang juga merupakan pebalap senior di Indonesia dan yang menginspirasi sang anak, Diandra Gautama, untuk turut mengukir prestasi di bidang balap mobil dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Kisah para atlet balap mobil ini sebetulnya hampir mirip satu sama lain. Rifat Sungkar pun mengawali ketertarikannya pada dunia otomotif atas pengaruh sang ayah, Helmy Sungkar, yang juga diturunkan dari kakeknya, S. Gondokoesoemo yang memulai kiprahnya di dunia otomotif nasional sebagai importir terbesar kendaraan Amerika di era ‘50an.

https://www.gridoto.com/read/01203409/kilas-balik-masa-kejayaan-sirkuit-sentul-coba-tebak-tahun-berapa?page=all#!%2F

http://fastnlow.net/sejarah-balap-indonesia-jatuh-bangun-sirkuit-sentul/

http://www.lensaterkini.web.id/2016/02/8-pembalap-indonesia-yang-harumkan-nama.html

http://dimaszon.blogspot.co.id/2012/11/5-pembalap-otomotif-indonesia.html

Image Source :
https://tirto.id/rifat-sungkar-raih-podium-ketiga-kejuaraan-ixor-2016-bysW