Lifestyle

Rute Ganjil Genap

20 Agustus, 2018

Image Rute Ganjil Genap

Masih banyak yang belum sepenuhnya menyadari mengenai peraturan ganjil genap, walaupun peraturan ini sudah diuji coba sejak 27 Juli 2016 menggantikan peraturan 3 in 1 yang dirasa kurang efektif. Dan pada kenyataannya, hingga awal Agustus 2018 lalu, peraturan ganjil genap ini sudah diperluas area penerapannya, dan membuat orang yang belum sempat beradaptasi menjadi semakin merasa menemui teka teki.

Pemerintah tentunya memiliki tujuan baik mengenai penerapan peraturan ini, yaitu agar jalanan ibukota menjadi lebih mudah dilalui dengan harapan kemacetan yang dapat diurai, karena mengurangi jumlah mobil yang melalui jalan-jalan yang ‘dijagai’ peraturan ini. Yuk, kita pelajari area mana saja yang sudah dilengkapi dengan peraturan ini:

Aturan Awal

Pada awalnya, hanya area Bundaran Patung Kuda Bank Indonesia, Sarinah, Hotel Indonesia, Imam Bonjol, Senayan, CSW, Gatot Subroto, dan Mampang yang diwajibkan peraturan pelat mobil ganjil genap antara jam 07.00—10.00 dan 16.00—20.00. Namun, seiring evaluasi kepolisian yang mengatur lalu lintas dan juga melalui persetujuan pemerintah kota sekitar, maka dirasa perlu untuk memperluas area pengawasan system ganjil genap ini, agar kemacetan menjadi lebih terurai.

Pintu Tol

Satu lagi upaya yang diberlakukan adalah menambahkan 5 pintu tol ke dalam penerapan peraturan ganjil genap ini, yaitu Pintu Tol Bekasi Barat 1, Pintu Tol Bekasi Barat 2, Pintu Tol Bekasi Timur, Pintu Tol Tambun, dan Pintu Tol Pondok Gede. Dikarenakan padatnya area-area tol ini, sehingga pengguna jalannya diharapkan dapat mengatur waktu yang lebih ideal untuk melalui jalur tol ini agar tidak menumpuk di satu waktu yang bersamaan.

Asian Games 2018

Namun ada satu fakta menarik, demi lancarnya perhelatan Asian Games (18 Agustus – 2 September 2018), maka peraturan ganjil genap ini sepenuhnya diaktifkan dari jam 06.00—21.00 dengan perluasan di area-area sebagai berikut:

  1. Jalan Merdeka Barat
  2. Jalan MH. Thamrin
  3. Jalan Jenderal Sudirman
  4. Jalan Sisingamangaraja
  5. Jalan Jenderal Gatot Subroto (Simpang Kuningan – Simpang Slipi)
  6. Jalan Jenderal S Parman (Simpang Slipi – Simpang Tomang)
  7. Jalan MT Haryono (Simpang UKI – Simpang Pancoran – Simpang Kuningan)
  8. Jalan HR Rasuna Said
  9. Jalan Jenderal DI Panjaitan (Simpang Pemuda – Simpang Kalimalang – Simpang UKI)
  10. Jalan Jenderal Ahmad Yani (Simpang Perintis – simpang pemuda)
  11. Jalan Benyamin Sueb (Simpang Benyamin Sueb – Kupingan Ancol)
  12. Jalan Metro Pondok Indah (Simpang Kartini – Bundaran Metro Pondok Indah – Simpang Pondok Indah – Simpang Bungur – Simpang Gandaria City – Simpang Kebayoran Lama)
  13. Jalan RA Kartini

Untuk jalur alternatif, polisi telah menyiapkan rute alternatif bagi pengendara yang menghindari kawasan ganjil genap. Seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri, jalur alternatif itu yakni:

  1. Jalan PerintisKemerdekaan-Jalan Suprapto-Jalan Salemba Raya-Jalan Matraman, dan seterusnya.
  2. Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Saharjo-Jalan Casablanca-Jalan KH Mas Mansyur, dan seterusnya.
  3. Jalan RE Martadinata-Jalan DanauSunter Barat-Jalan HBR Motik-Jalan GunungSahari, dan seterusnya.
  4. Jalan Kwitang-Jalan GunungSahari, dan seterusnya.
  5. Jalan RA Kartini-Jalan Ciputat Raya.
  6. Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika (arahutara) atau Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika-Jalan Raya Kalibata-Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Casablanca, dan seterusnya (arahbarat).
  7. Jl. S Parman – Jl. Tomang Raya – Jl. Suryo Pranoto/Jl. Cideng – dan seterusnya
  8. Jl. Warung Jati Barat – Jalan Pejaten Raya – Jl. Pasar Minggu – Jl.Soepomo – Jl. Saharjo, dan seterusnya

Bijaklah untuk mengatur waktu dan rencanakan perjalanan anda sebelumnya. Semoga kini aktivitas anda tetap lancar dan aman, mari dukung dan sukseskan Asian Games 2018. Salam, Drive for A Better Life!