5 Tips Mengendarai Mobil Matic Agar Kendaraan Awet | Wuling

Auto Tips

5 Tips Mengendarai Mobil Matic Agar Kendaraan Awet

17 Oktober, 2020

Image 5 Tips Mengendarai Mobil Matic Agar Kendaraan Awet

Transmisi otomatis atau matic lebih populer dibandingkan mobil manual. Kepopuleran salah satunya karena pengoperasiannya yang cenderung mudah ketimbang manual. Namun apakah semua orang sudah tahu cara mengendarai mobil matic agar awet dan efisien.

Tidak seperti mobil manual, mobil matic hanya memiliki dua pedal, yakni rem dan gas, sehingga memudahkan para pemula. Namun yang terpenting untuk mengendarai matic adalah mengetahui dahulu fungsi perintah pada tuas transmisi mobil matic. Karena menggunakan transmisi sesuai dengan fungsinya bisa membuat mobil matic lebih awet, lho!

Menggunakan Transmisi Sesuai Kebutuhan

Menggunakan Transmisi Sesuai Kebutuhan

Biasanya pada tuas transmisi mobil matic tertulis ‘P’, ‘R’, ‘N’, dan ‘D’. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. ‘P’ artinya Park yang digunakan ketika berhenti dan memarkir mobil. Saat tuas diarahkan ke ‘P’ maka transmisi akan terkunci dan mencegah bisa berjalan dengan sendirinya.

Sementara ‘R’ adalah Reverse atau mundur. R ini memiliki peran yang sama dengan R pada mobil manual yakni digunakan ketika ingin mundur. Kemudian ‘N’, sama halnya dengan mobil manual, ‘N’ artinya Netral. Anda bisa mengaktifkannya ketika berhenti dalam waktu singkat.

Terakhir ada ‘D’ yang berarti Drive. Tuas transmisi inilah yang membuat mobil dapat berjalan. Banyak juga ditemui ‘D’ dengan pilihan gigi 1 atau 2. Biasanya ‘D1’ ataupun ‘D2’ digunakan saat Anda berkendara di jalanan menanjak atau menurun.

Baca juga: Mesin Turbo dan Transmisi Wuling Cortez CT

Memindahkan Tuas Transmisi Secara Perlahan

Memindah Tuas Transmisi Secara Perlahan

Supaya tetap bisa awet dan berumur panjang, hindari untuk memindahkan transmisi secara kasar. Misalnya begini, ketika Anda sedang dalam posisi ‘D’ jangan langsung memindahkannya ke posisi ‘N’ di saat mobil masih berjalan. Pastikan mobil berhenti penuh sebelum Anda memindahkan tuas transmisi, ini akan menghindarinya dari keausan.

Demikian pula saat Anda memarkir mobil mundur. Sebelum memundurkan mobil, harus memastikan posisinya benar-benar berhenti dan perpindahan tak dilakukan ketika mobil sedang berjalan.

Akselerasi Lembut dan Spontan

Akselerasi Lembut dan Spontan

Mengakselerasikan mobil dengan halus dan spontan tak hanya membuat mobil panjang umur, namun juga bisa menghemat pengeluaran bahan bakar. Di samping itu, Anda juga akan lebih merasa aman ketika berada di jalan.

Pastikan posisi duduk Anda sudah dalam posisi yang nyaman. Hindari kebiasaan mengegas dan mengerem secara cepat ketika berkendara di jalanan padat. Selain dapat membuat awet transmisi, hal ini mengurangi risiko kecelakaan.

Baca juga: Maksimalkan Produktivitas dengan Teknologi i-AMT

Melakukan Perawatan Berkala

Melakukan Perawatan Berkala

Bila cara berkendara sudah baik, jangan lupa untuk melakukan perawatan mobil secara berkala. Ini juga salah satu faktor yang berkontribusi terhadap keawetan mobil. Anda bisa membawa mobil ke bengkel sesuai dengan jadwal yang tertera di buku panduan. Rajin melakukan perawatan secara berkala juga bisa mencegah garansi pada mobil hangus.

Itulah 5 tips yang bisa membuat mobil matic Anda awet. Mobil matic memang unggul karena dua pedalnya tersebut, maka pengendara tak perlu repot menyeimbangkan kopling agar supaya tidak mati.

Sensasi berkendara mobil semi matic bisa Anda rasakan langsung ketika mengendarai Wuling Confero S ACT yang menggunakan transmisi e-clutch. Sistem transmisi ini adalah semi matic yang unik karena dilakukan tanpa menginjak kopling, namun dengan sistem hidrolik dan sensor.

Keluarga Wuling, pastikan cara mengendarai mobil matic tersebut diterapkan agar mobil kesayangan Anda tetap awet.

Banner Cortez CT Mobil Keluarga Terbaik