Cari Mobil Keluarga Paling Irit? Intip Rekomendasi dari Wuling

5 October, 2026
clock-bold
6 menit membaca

Image Cari Mobil Keluarga Paling Irit? Intip Rekomendasi dari Wuling

Memilih mobil keluarga tidak hanya soal kapasitas penumpang dan kenyamanan kabin. Biaya yang dikeluarkan juga menjadi pertimbangan penting, terutama jika mobil digunakan setiap hari untuk mengantar keluarga, pergi bekerja, hingga melakukan perjalanan ke luar kota.

Teknologi elektrifikasi memberikan pilihan baru bagi pengguna yang ingin mempertimbangkan efisiensi penggunaan energi. Wuling menghadirkan Eksion dan Darion dalam pilihan Electric Vehicle (EV) serta Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), sehingga Keluarga Wuling dapat memilih teknologi sesuai kebutuhan mobilitasnya.

Lantas, berapa perkiraan biaya untuk mengisi daya hingga penuh dan seberapa jauh mobil dapat melaju? Simak simulasi berikut untuk mendapatkan gambarannya.

Key Summaries

  • Wuling Eksion EV memiliki baterai 69,2 kWh dan jarak tempuh hingga 530 km berdasarkan CLTC.
  • Wuling Darion EV memiliki baterai 69,2 kWh dan jarak tempuh hingga 540 km berdasarkan CLTC.
  • Eksion PHEV dan Darion PHEV menggunakan baterai 20,5 kWh dengan jarak tempuh listrik hingga 125 km berdasarkan CLTC.
  • Eksion PHEV memiliki total jarak tempuh lebih dari 1.000 km berdasarkan CLTC, sedangkan spesifikasi Darion PHEV pada halaman resmi Wuling mencantumkan jarak tempuh listrik hingga 125 km.
  • Simulasi biaya menggunakan tarif listrik Rp1.444,70/kWh dan asumsi harga bensin Rp15.000/liter sehingga hasilnya dapat berbeda dari penggunaan aktual.

Mobil Keluarga Paling Irit dari Wuling

Wuling memiliki pilihan mobil keluarga dengan teknologi EV dan PHEV melalui Eksion dan Darion. Keduanya menggunakan konfigurasi 7-seater dan menawarkan karakter penggunaan energi yang berbeda.

Untuk memberikan gambaran yang lebih mudah dipahami, biaya pengisian daya di bawah ini dihitung secara teoritis menggunakan rumus:

Biaya pengisian daya = kapasitas baterai × tarif listrik per kWh

Sebagai acuan, tarif listrik yang digunakan adalah Rp1.444,70/kWh untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi 1.300–2.200 VA. Perhitungan ini belum memasukkan kehilangan energi selama proses pengisian.

1. Wuling Eksion EV

Wuling Eksion EV menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 69,2 kWh dan memiliki jarak tempuh hingga 530 km berdasarkan CLTC. Dengan kapasitas tersebut, Eksion EV dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan mobil keluarga untuk perjalanan harian maupun perjalanan yang lebih jauh.

Jika menggunakan asumsi tarif listrik Rp1.444,70/kWh, berikut simulasi biaya pengisian baterainya adalah sebagai berikut:

69,2 kWh × Rp1.444,70 = sekitar Rp99.973

Jika biaya pengisian penuh tersebut dibagi dengan jarak tempuh, estimasi biaya energi secara teoritis berada di sekitar Rp189 per km.

Perhitungan Eksion EV
Kapasitas baterai 69,2 kWh
Jarak tempuh Hingga 530 km (CLTC)
Tarif listrik Rp1.444,70/kWh
Estimasi charge 0–100% ±Rp99.973
Estimasi biaya energi ±Rp189/km

Angka tersebut merupakan simulasi berdasarkan kapasitas baterai dan jarak tempuh pengujian. Penggunaan aktual dapat berbeda karena kondisi jalan, gaya berkendara, jumlah penumpang, penggunaan AC, dan faktor lainnya.

2. Wuling Eksion PHEV

Berbeda dari varian EV, Wuling Eksion PHEV mengombinasikan baterai 20,5 kWh dengan mesin dedicated hybrid 1.498 cc dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Eksion PHEV memiliki jarak tempuh listrik hingga 125 km dan total jarak tempuh lebih dari 1.000 km berdasarkan CLTC.

Untuk mengisi baterai hingga penuh, simulasi biayanya adalah:

20,5 kWh × Rp1.444,70 = sekitar Rp29.616

Eksion PHEV juga memiliki kapasitas tangki bahan bakar 52 liter. Jika digunakan asumsi harga bensin Rp15.000 per liter, biaya untuk mengisi tangki dari kosong hingga penuh menjadi:

52 liter × Rp15.000 = Rp780.000

Dengan demikian, simulasi biaya energi untuk kondisi baterai penuh + tangki penuh adalah:

Rp29.616 + Rp780.000 = sekitar Rp809.616

Namun, angka tersebut merupakan hasil pengujian sehingga jarak aktual dapat berbeda sesuai kondisi penggunaan.

Perhitungan Eksion PHEV
Kapasitas baterai 20,5 kWh
Jarak listrik Hingga 125 km (CLTC)
Kapasitas tangki 52 liter
Estimasi charge 0–100% ±Rp29.616
Asumsi harga bensin Rp15.000/liter
Estimasi isi tangki penuh Rp520.000
Total simulasi ±Rp549.616
Total jarak tempuh >1.000 km (CLTC)

Perlu diperhatikan, simulasi harga bensin di atas hanya digunakan sebagai contoh. Harga aktual dapat berbeda sesuai wilayah, periode pembelian, dan jenis bahan bakar yang digunakan.

3. Wuling Darion EV

Wuling Darion EV juga menggunakan baterai 69,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 540 km berdasarkan CLTC. Dengan konfigurasi 7 penumpang, kendaraan ini dapat mendukung kebutuhan mobilitas bersama sekaligus menawarkan pilihan penggerak listrik.

Dengan asumsi tarif listrik Rp1.444,70/kWh, biaya pengisian baterai dari 0 hingga 100% secara teoritis adalah:

69,2 kWh × Rp1.444,70 = sekitar Rp99.973

Jika biaya tersebut dibandingkan dengan jarak tempuh hingga 540 km, estimasi biaya energi berada di sekitar Rp185 per km.

Perhitungan Darion EV
Kapasitas baterai 69,2 kWh
Jarak tempuh Hingga 540 km (CLTC)
Tarif listrik Rp1.444,70/kWh
Estimasi charge 0–100% ±Rp99.973
Estimasi biaya energi ±Rp185/km

Dengan demikian, biaya pengisian daya Darion EV secara teoritis berada di bawah Rp100 ribu untuk satu kali pengisian penuh berdasarkan asumsi tarif listrik yang digunakan. Biaya aktual tetap dapat berbeda karena proses pengisian tidak selalu sama dengan perhitungan teoritis.

4. Wuling Darion PHEV

Bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas antara tenaga listrik dan mesin, Wuling Darion PHEV menggunakan baterai LFP berkapasitas 20,5 kWh. Wuling mencantumkan jarak tempuh listrik hingga 125 km berdasarkan CLTC serta kapasitas tangki bahan bakar sebesar 52 liter.

Dengan tarif listrik Rp1.444,70/kWh, biaya pengisian baterai secara teoritis adalah:

20,5 kWh × Rp1.444,70 = sekitar Rp29.616

Kemudian, dengan asumsi harga bensin Rp15.000 per liter, biaya mengisi tangki 52 liter adalah:

52 liter × Rp15.000 = Rp780.000

Sehingga total biaya untuk kondisi baterai penuh dan tangki penuh menjadi sekitar:

Rp29.616 + Rp780.000 = Rp809.616

Perhitungan ini memberikan gambaran biaya energi yang perlu disiapkan untuk kondisi baterai dan tangki terisi penuh. Sementara itu, jarak tempuh aktual akan bergantung pada kondisi penggunaan kendaraan.

Perhitungan Darion PHEV
Kapasitas baterai 20,5 kWh
Jarak listrik Hingga 125 km (CLTC)
Kapasitas tangki 52 liter
Estimasi charge 0–100% ±Rp29.616
Asumsi harga bensin Rp15.000/liter
Estimasi isi tangki penuh Rp520.000
Total simulasi ±Rp549.616

Sebagai catatan, halaman resmi Wuling yang menjadi acuan mencantumkan jarak tempuh listrik hingga 125 km untuk Darion PHEV. Karena itu, artikel ini tidak menghitung total jarak tempuh gabungan Darion PHEV tanpa angka resmi yang mendukungnya.

Kesimpulan

Jika Anda sedang mencari mobil keluarga yang irit dari sisi penggunaan energi, pilihan EV dan PHEV dari Wuling dapat dipertimbangkan berdasarkan pola perjalanan. Eksion EV dan Darion EV menawarkan penggunaan tenaga listrik sepenuhnya, sedangkan Eksion PHEV dan Darion PHEV memberikan fleksibilitas dengan kombinasi tenaga listrik dan mesin.

Berdasarkan simulasi, pengisian penuh baterai Eksion EV dan Darion EV membutuhkan sekitar Rp99.973 dengan asumsi tarif listrik Rp1.444,70/kWh. Sementara itu, pengisian baterai penuh pada varian PHEV membutuhkan sekitar Rp29.616, sebelum memperhitungkan biaya bahan bakar.

Untuk Eksion PHEV, kombinasi baterai penuh dan tangki bahan bakar penuh dalam simulasi membutuhkan sekitar Rp549.616 dengan asumsi harga bensin Rp15.000/liter dan dapat mendukung total jarak tempuh lebih dari 1.000 km berdasarkan CLTC.

Jika Anda ingin melihat lebih detail mengenai spesifikasi dan pilihan varian, kunjungi halaman resmi Wuling Eksion dan Wuling Darion sebelum menentukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas Anda.

FAQ

1. Apakah mobil listrik lebih hemat untuk penggunaan sehari-hari?

Biaya energi mobil listrik dapat dihitung berdasarkan kapasitas baterai dan tarif listrik yang digunakan. Besarnya biaya aktual tetap dipengaruhi oleh pola penggunaan, kondisi jalan, gaya berkendara, dan kebutuhan pengisian daya.

2. Apa perbedaan mobil EV dan PHEV?

Mobil EV menggunakan tenaga listrik sepenuhnya dari baterai, sedangkan PHEV menggabungkan tenaga listrik dari baterai dengan mesin pembakaran. Perbedaan ini membuat kebutuhan pengisian energi dan cara penggunaannya juga berbeda.

3. Apakah mobil EV dan PHEV cocok untuk mobil keluarga?

EV maupun PHEV dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan mobil keluarga. Pemilihannya dapat disesuaikan dengan pola perjalanan, kebutuhan jarak tempuh, akses terhadap fasilitas pengisian daya, serta preferensi penggunaan tenaga listrik atau kombinasi listrik dan mesin.

Find Your Wuling

Find EV
Charging

Buying Consultation

Buying
Consultation

Test Drive

Test
Drive

Find A Dealer

Find A
Dealer

Find Your Wuling

Find EV
Charging

Buying Consultation

Buying
Consultation

Test Drive

Test
Drive

Find A Dealer

Find A
Dealer