Autotips

PENTINGNYA MENGGANTI OLI MESIN MOBIL

22 Desember, 2017

Image PENTINGNYA MENGGANTI OLI MESIN MOBIL

Pemilihan oli mesin yang tepat dan pemeliharaannya memiliki peranan penting untuk performa mobil. Pada saat mesin dihidupkan, oli disirkulasikan ke seluruh komponen mesin oleh pompa oli. Oli mesin menjadi satu bagian yang sangat penting untuk mendukung kerja mesin. Seiring dengan pemakaian, terjadi penurunan kualitas dan fungsinya, sehingga harus dilakukan penggantian secara periodik.

Oli mesin memiliki beberapa fungsi sebagai berikut :

  1. Sebagai pelumas
    Pada saat mesin dihidupkan, oli mesin disirkulasikan ke setiap komponen mesin oleh pompa oli. Oli melewati bagian-bagian yang bergerak, dan membentuk lapisan film untuk melumasi komponen tersebut. Dengan cara ini, komponen di mesin terjaga dari kerusakan dan keausan.
  2. Sebagai perapat
    Saat oli mesin bersirkulasi di dalam mesin, oli akan membentuk lapisan tipis. Lapisan ini akan merapatkan celah antara dua benda yang bergerak. Sebagai contoh, didalam mesin terdapat silinder dan ring piston sebagai bagian penghasil tenaga di mesin. Oli pada bagian ini akan merapatkan celah keduanya, sehingga kompesi maupun tenaga pembakaran tidak bocor. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan akan maksimal.
  3. Pembersih
    Ketika oli bersirkulasi di area mesin, oli yang sudah tersaring di filter oli melewati bagian-bagian mesin seperti dinding silinder, metal dan sebagainya. Ketika daerah tersebut terdapat kotoran, seperti sisa karbon pembakaran, maupun partikel logam akibat gesekan, maka oli bersih tersebut akan mendorong /membawa kotoran tersebut. Akibatnya bagian yang terdapat pertikel logam dan bagian sisa karbon akan bersih kembali. Untuk itulah, oli mesin perlu diganti secara berkala, karena kualitas oli akan menurun setelah tercampur dengan endapan karbon dan partikel logam.
  4. Penyerap panas
    Ketika mesin dihidupkan, terjadi proses pembakaran yang menghasilkan panas untuk diubah menjadi tenaga. Pada saat yang bersamaan, oli bersirkulasi pada bagain dalam mesin. Ketika oli mesin melewati bagian mesin dengan temperatur tinggi seperti piston, metal dan dinding silinder, maka panas komponen tersebut akan diserap. Hal ini dapat menjaga temperatur mesin dan mencegah keausan yang berlebihan pada bagian mesin.

Kualitas dari sebuah oli dapat turun seiring berjalannya waktu pemakaian. Untuk itu seharusnya oli mesin diganti secara periodik. Ada berbagai jenis oli yang berada di pasaran dan masing-masing memiliki kualitas yang berbeda-beda. Semakin baik kualitasnya maka semakin lama pula jangka waktu pemakaian oli mesin. Komponen yang biasanya paling sering rusak karena kualitas oli yang buruk adalah bantalan-bantalan (misal : bantalan poros engkol), piston, dinding silinder, dan lain sebagainya. Oli yang tepat bagi kendaraan Anda adalah oli yang dapat memberikan performa paling baik, keawetan mesin paling tinggi, serta harga yang paling masuk akal. Jangan sampai Anda membuang-buang uang untuk membeli oli berspesifikasi tinggi, namun sebenarnya performa mesin yang dihasilkan sama saja dengan oli dengan harga yang lebih terjangkau. Cara paling mudah dan aman adalah mengikuti petunjuk pabrik. Pabrikan mobil telah melakukan riset dan pengujian panjang untuk menentukan spesifikasi sebuah oli. Itu sebabnya genuine oil yang sudah dipilih atau dikeluarkan oleh pabrikan mobil itu akan cocok dengan berbagai kondisi di pengendaraan yang wajar.

Kebanyakan pabrik oli menyarankan olinya diganti secara periodik, ada yang menyarankan setiap 3000 km diganti, 5000 km diganti, dan ada yang 10.000 km baru diganti. Untuk lebih tepatnya bisa tanyakan pada ahlinya ketika Anda pergi ke bengkel. Berikut beberapa akibat terlambatnya mengganti oli mesin mobil :

  1. Pemakaian oli yang sudah lama akan menurunkan kualitas oli, sehingga kualitas dari peran oli sebagai pelumas komponen mesin juga akan berkurang. Sehingga peforma mesin akan turun, BBM lebih boros dan komponen-komponen mesin yang bergesekan akan lebih cepat aus, lebih lanjut lagi akan menyebapkan panas yang berlebihan (over heating) Hal ini akan membuat kepala silinder melengkung, dimana untuk memperbaikinya harus turun mesin dan di selep.
  2. Kondisi diperparah apabila telat ganti olinya sudah lama sekali, misal sudah telat 20.000 km. Dengan begitu biasanya oli juga akan berkurang, bahkan ada juga mobil yang kehabisan oli karena telat ganti oli. Sehingga harus turun mesin karena kerusakan pada bantalan poros engkolnya.

Jika tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada mobil Anda, lakukan hal-hal sebagai berikut :

  • Mulai dari sekarang, sering-sering lah memeriksa catatan servis ganti oli mobil Anda. Dan apabila sudah jatuh tempo untuk ganti oli, jangan menunda-nunda, langsung pergi ke bengkel dan ganti oli dengan kualitas oli yang terbaik.
  • Periksa jumlah atau kuantitas oli setiap bulan, jika kurang maka ditambah dengan oli yang baru sampai penuh (digaris F pada deep stick oil). Jangan lupa juga untuk mengganti saringan oli, biasanya bengkel merekomendasikan mengganti filter oli setiap 20.000 km.

http://www.otomotifinfo.com/fungsi-oli-mesin.html

http://www.bisaotomotif.com/2015/10/beberapa-akibat-sering-telat-ganti-oli.html

https://artikel-teknologi.com/memilih-oli-mesin-yang-tepat-untuk-mobil-anda/