Bagaimana Independent Suspension Membuat Anda Nyaman Menyetir?

Suspensi merupakan komponen di dalam mobil yang berfungsi sebagai peredam kejut saat kendaraan melintas di permukaan jalan yang tak fata. Suspensi berperan sebagai penghubung antara roda dan bodi kendaraan serta mentransfer semua kekuatan dan torsi antara roda juga bodi.

Kalau berbicara suspensi, biasanya sering dikaitkan dengan kenyamanan saat Anda berkendara. Pastinya Anda sering mendengar kalau mobil dengan suspensi empuk bisa memberikan kenyamanan lebih kepada pengendara.

Terdapat dua jenis suspensi kendaraan yakni dependen (rigid) dan independen. Namun yang umum digunakan pada kendaraan penumpang zaman sekarang adalah independen atau independent suspension. Sedangkan dependen lebih banyak tersemat pada kendaraan niaga alias mobil komersial.

Dengan independent suspension antara roda yang berada dalam satu poros dapat tetap berperan tanpa mempengaruhi satu sama lain. Gambaran mudahnya begini, jika mobil melewati suatu tanggul atau permukaan yang tidak rata di salah satu sisi maka hanya sisi itu saja yang merasakannya.

Misalnya, tanggul terdapat di bagian sebelah kiri, maka roda kiri saja yang naik dan merasakan sedikit lonjakan tidak dengan ban kanan. Sehingga mereka yang berada di dalam kabin mobil sebelah kiri saja yang akan merasakan lonjakannya.

independent suspension memiliki konstruksi yang lebih rumit karena terdiri dari banyak komponen. Dengan independent suspension, pusat gravitasi akan cenderung lebih ke tengah.

Mobil yang telah mengusung sistem independen ini disebut-sebut memiliki handling yang lebih baik. Kemampuan meredam guncangan yang bisa dilakukan independent suspension juga mumpuni sehingga para pengendara dan penumpang di dalam mobil bisa lebih nyaman. Tak hanya itu, independent suspension juga membuat radius putar mobil bisa lebih pendek.

Oleh sebab itu, independent suspension banyak dipilih oleh pabrikan untuk disematkan pada mobil-mobil penumpang jenis MPV, SUV, hingga mobil sport sekalipun. Ini dilakukan demi memberi kenyamanan sepanjang pengendara melakukan perjalanan.

Kenyaman dari independent suspension juga bisa Anda rasakan ketika mengendarai Wuling Cortez CT. Mobil keluarga dari Wuling ini menawarkan kenyamanan lewat independent suspension di roda belakang. Tentunya tak hanya pengendara, penumpang pun bisa turut merasakan nyamannya duduk di kursi belakang Wuling Cortez CT ini.

Kenyamanan yang ditawarkan Wuling Cortez CT tak hanya lewat independent suspension, namun ada juga fitur Engine Start/Stop Button, Comfortable Tilt Steering, Modern Center Cluster Design with Auto AC, Convenient Electric Front Seat Adjuster, Classy Electric Sunroof, Seat Belt Height Adjuster, Outer Mirror and Power Window Controller, Exquisite Atmosphere Lamp, serta First Row USB Power Outlet untuk membuat perjalanan Anda semakin menyenangkan.

Suspensi merupakan komponen di dalam mobil yang berfungsi sebagai peredam kejut saat kendaraan melintas di permukaan jalan yang tak fata. Suspensi berperan sebagai penghubung antara roda dan bodi kendaraan serta mentransfer semua kekuatan dan torsi antara roda juga bodi.

Kalau berbicara suspensi, biasanya sering dikaitkan dengan kenyamanan saat Anda berkendara. Pastinya Anda sering mendengar kalau mobil dengan suspensi empuk bisa memberikan kenyamanan lebih kepada pengendara.

Terdapat dua jenis suspensi kendaraan yakni dependen (rigid) dan independen. Namun yang umum digunakan pada kendaraan penumpang zaman sekarang adalah independen atau independent suspension. Sedangkan dependen lebih banyak tersemat pada kendaraan niaga alias mobil komersial.

Dengan independent suspension antara roda yang berada dalam satu poros dapat tetap berperan tanpa mempengaruhi satu sama lain. Gambaran mudahnya begini, jika mobil melewati suatu tanggul atau permukaan yang tidak rata di salah satu sisi maka hanya sisi itu saja yang merasakannya.

Misalnya, tanggul terdapat di bagian sebelah kiri, maka roda kiri saja yang naik dan merasakan sedikit lonjakan tidak dengan ban kanan. Sehingga mereka yang berada di dalam kabin mobil sebelah kiri saja yang akan merasakan lonjakannya.

independent suspension memiliki konstruksi yang lebih rumit karena terdiri dari banyak komponen. Dengan independent suspension, pusat gravitasi akan cenderung lebih ke tengah.

Mobil yang telah mengusung sistem independen ini disebut-sebut memiliki handling yang lebih baik. Kemampuan meredam guncangan yang bisa dilakukan independent suspension juga mumpuni sehingga para pengendara dan penumpang di dalam mobil bisa lebih nyaman. Tak hanya itu, independent suspension juga membuat radius putar mobil bisa lebih pendek.

Oleh sebab itu, independent suspension banyak dipilih oleh pabrikan untuk disematkan pada mobil-mobil penumpang jenis MPV, SUV, hingga mobil sport sekalipun. Ini dilakukan demi memberi kenyamanan sepanjang pengendara melakukan perjalanan.

Kenyaman dari independent suspension juga bisa Anda rasakan ketika mengendarai Wuling Cortez CT. Mobil keluarga dari Wuling ini menawarkan kenyamanan lewat independent suspension di roda belakang. Tentunya tak hanya pengendara, penumpang pun bisa turut merasakan nyamannya duduk di kursi belakang Wuling Cortez CT ini.

Kenyamanan yang ditawarkan Wuling Cortez CT tak hanya lewat independent suspension, namun ada juga fitur Engine Start/Stop Button, Comfortable Tilt Steering, Modern Center Cluster Design with Auto AC, Convenient Electric Front Seat Adjuster, Classy Electric Sunroof, Seat Belt Height Adjuster, Outer Mirror and Power Window Controller, Exquisite Atmosphere Lamp, serta First Row USB Power Outlet untuk membuat perjalanan Anda semakin menyenangkan.

Bagaimana Sistem AVH Bekerja Pada Cortez CT?

Fitur Automatic Vehicle Holding (AVH) semakin umum ditemukan di mobil-mobil jaman sekarang. Fitur ini memang didesain untuk memudahkan pengendara apalagi ketika macet. Sebagai gambarannya, Anda dapat mengistirahatkan kaki dari pedal rem dan gas ketika mobil melintas di kemacetan yang singkat seperti menunggu lampu merah atau berhenti di tanjakan. Dengan mengaktifkan fitur ini, maka si pengendara tak perlu repot mengegas dan mengerem tanpa khawatir mobil melaju atau mundur sendiri.

Bagaimana cara kerjanya? 

Tentunya ini sangat bermanfaat karena Anda tak perlu menarik rem tangan ketika mobil sedang berhenti sejenak. Tapi jangan khawatir, mobil tidak akan berjalan sendiri apabila pedal rem dan gasnya tidak diinjak usai mengaktifkannya.

Mengaktifkannya pun mudah. Setelah memastikan tombol Automatic Vehicle Holding aktif, pengendara bisa menginjak pedal rem cukup dalam. Nantinya sistem akan membaca dan kemudian mengunci rem hingga terdapat penanda di layar MID Anda bahwa fitur Automatic Vehicle Holding sudah aktif.

Pun saat merilisnya agar mobil bisa melaju kembali. Pengendara tinggal menginjak pedal gas hingga sistem di mobil membaca, kemudian mobil akan kembali melaju. Namun perlu diingat, fitur ini biasanya aktif ketika pintu mobil dalam posisi tertutup rapat. Usai menutup mobil, jangan lupa kencangkan sabuk pengaman. Kemudian Anda baru bisa mengaktifkan fitur Automatic Vehicle Holding.

Saat sabuk pengaman dikendurkan atau pintu dibuka tetapi Automatic Vehicle Hold dalam posisi aktif, atau sudah aktif lebih dari lima menit maka fitur pengereman lain yakni Electronic Parking Brake akan turut aktif. Perlu juga dicatat bahwa fitur ini akan bekerja ketika tuas transmisi mobil berada dalam posisi ‘D’ alias Drive atau ‘R’ yaitu Reverse. Ketika Anda memindahkan gigi ke posisi ’N’ atau Netral tapi Automatic Vehicle Holding dalam posisi aktif, pompa motor ABS akan merilis tekanan dan mobil bisa berjalan sendiri.

Seperti disebutkan sebelumnya, adanya fitur Automatic Vehicle Holding pada mobil akan memudahkan bagi pengendara. Apalagi untuk pengendara pemula yang masih gugup saat harus berhenti menunggu lampu lalu lintas juga saat berada di tanjakan. Kemudian, Automatic Vehicle Holding juga dapat mencegah mobil berjalan dengan sendirinya.

Memudahkan, bukan? Nah fitur canggih ini dapat ditemui di MPV dengan mesin turbo 1500 cc dan transmisi CVT yaitu Wuling Cortez CT. Fitur Automatic Vehicle Holding melengkapi deretan fitur keamanan yang ada di dalam Wuling Cortez CT seperti Rear Parking Camera, Front and Rear Parking Sensor, Hill Hold Control, Dual SRS Front and Side Airbags, ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brake Distribution), BA (Brake Assist), ESC (Electronic Stability Control), Immobilizer, Isofix, dan Electronic Parking Brake (EPB).

Pahami Cara Kerja Electric Parking Brake

Seiring dengan perkembangan teknologi, fitur-fitur di dalam mobil pun semakin canggih. Semakin canggihnya fitur tentu memudahkan para pengemudi ketika berkendara. Misalnya saat kita bicara soal rem tangan pada mobil.

Kebanyakan mobil-mobil jaman dulu dibekali rem tangan dengan tuas yang harus ditarik ke atas untuk mengaktifkannya. Namun semakin ke sini, tuas rem tangan justru sudah mulai ditinggalkan. Para pabrikan memilih untuk menggunakan rem tangan elektronik atau Electronic Parking Brake (EPB) sebagai gantinya.

Secara tampilan, Electronic Parking Brake memang lebih modern dan simpel. Tak ada lagi tuas yang harus ditarik untuk mengaktifkan rem tangan, melainkan hanya menekan tombol.

Rem tangan tradisional bekerja dengan cara sederhana, yaitu menarik tuas ke atas, maka akan ada dua kabel yang juga tertarik ke rem belakang. Dengan memberikan tekanan kepada kabel-kabel tersebut, bantalan rem menempel pada cakram untuk menahan roda belakang tetap di tempatnya.

Sedangkan rem tangan elektronik tentu lebih modern karena keseluruhan sistemnya sudah elektrik. Dengan hanya menekan tombol EPB, motor listrik pada setiap kaliper rem akan menekan bantalan ke dalam cakram.

Sederhananya, saat pedal rem ditekan sensor pada brake, pedal akan mengirimkan sinyal untuk menunjukan jika rem dalam kondisi aktif. Saat Anda akan menjalankan mobil kembali pun hanya tinggal menekan tombol EPB yang sedang aktif agar roda tak lagi terkunci.

Mobil yang telah mengusung fitur EPB pun memiliki sejumlah keuntungan. Seperti saat parkir tak memerlukan usaha berlebih untuk mengunci roda agar mobil tidak berjalan. Hanya tinggal menekan tombol maka rem tangan akan aktif dengan sendirinya. Ada juga yang melengkapi fitur rem tangan elektronik ini dengan Auto-Hold Parking Brake.

Fitur yang satu ini merupakan sensor untuk menangkap ketika mobil berhenti dan pengendara menginjak rem. Fitur ini cukup berguna ketika berada di jalanan menanjak. Anda tinggal menekan tombol untuk mengaktifkannya dan mencegah mobil mundur dengan sendirinya. Untuk kembali menjalankan mobil, maka Anda cukup menginjak pedal gas.

Kedua fitur tersebut juga membuat interior mobil tampil lebih elegan dan kekinian. Konsol tengah pun semakin luas karena absennya tuas rem. Ruang kabin akan terasa lebih luas dan konsol tengah bisa dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan lainnya.

Biasanya rem tangan elektronik ini identik dengan mobil-mobil premium dengan banderol harga miliaran. Tapi di era modern sekarang, mobil MPV dengan harga terjangkau dan masuk kelas menengah seperti Wuling Cortez CT pun sudah dibekali fitur canggih tersebut. Fitur inilah yang membawa kenyamanan pengguna Cortez CT ketika mengendarainya di berbagai kondisi jalanan.

Bahkan Cortez CT juga disematkan fitur Automatic Vehicle Holding sebagai fitur keselematan lainnya yang berguna jika mobil berada di tanjakan. Membuat rem aktif saat mobil tidak bergerak dan non aktif jika pedal gas diinjak.

Kenapa Anda Harus Servis Mobil Secara Rutin?

Melakukan servis secara rutin merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pemilik mobil. Servis mobil secara rutin memang tak menjamin mobil bebas dari kerusakan, namun setidaknya hal itu bisa mengurangi intensitas komponen-komponen yang rusak.

Selain itu ada beberapa alasan Anda harus rajin membawa mobil ke bengkel untuk melakukan servis, berikut penjelasannya.

Memastikan keselamatan di jalan

Alasan utama melakukan servis mobil secara rutin adalah demi keselamatan Anda, keluarga, dan siapapun yang naik di dalam mobil tersebut.

Saat terjadi kecelakaan tak jarang diakibatkan oleh mobil yang juga tak rutin melakukan servis. Sistem pengereman, kurangnya oli mesin, karet wiper kaca yang sudah rusak, mungkin terdengar sepele. Padahal hal-hal kecil tersebut mungkin saja menjadi penyebab utama kecelakaan yang serius.

Dengan melakukan servis mobil secara rutin, Anda dapat mengetahui bahwa ada yang tak beres pada mobil dan bisa segera diperbaiki.

Mencegah malfungsi komponen mobil dan biaya tak terduga

Saat melakukan perjalanan jauh, Anda mungkin pernah melihat ada mobil yang harus berhenti di pinggir jalan karena mengalami kerusakan. Pastinya Anda tak ingin hal itu terjadi pada Anda bukan? Untuk mencegahnya, melakukan servis secara rutin lah jawabannya.

Anda juga bisa menghindari biaya di luar perkiraan seperti menyewa towing karena harus membawa mobil mogok di pinggir jalan ke bengkel dan juga harus mengeluarkan uang ekstra karena naik kendaraan lain. Malfungsi komponen mobil juga bisa dicegah karena melakukan servis secara rutin. Para mekanik akan menemukan penyebabnya dan memperbaiki sebelum sesuatu hal yang lebih parah pada mobil bisa terjadi.

Meningkatkan performa mobil

Rutin servisi dapat menjaga performa mobil agar kondisi seperti barun. Mobil yang rutin dirawat akan lebih responsif, halus ketika dikendarai, dan juga nyaman untuk pengendara.

Memastikan efisiensi bahan bakar

Setiap mobil memiliki standar efisiensi bahan bakarnya sendiri. Namun yang sering terjadi, para pengendara mengeluhkan mobilnya boros bensin tidak sesuai dengan klaim pabrikan. Salah satu penyebabnya adalah karena mobil jarang diservis secara rutin.

Akibatnya, Anda harus mengeluarkan biaya ekstra ketika mengisi bensin. Padahal, dengan melakukan servis rutin, seluruh komponen mobil dapat bekerja dengan baik dan berpengaruh terhadap pengisian bahan bakar yang lebih hemat.

Memperpanjang umur mobil

Perawatan berkala dapat mencegah malfungsi komponen mobil, meningkatkan performa, meningkatkan efisiensi bahan bakar, dan juga membuat mobil lebih panjang umur. Servis rutin ini juga memastikan kondisi kendaraan Anda sangat baik. Kondisi mobil yang baik juga turut berpengaruh terhadap seberapa panjang usia mobil tersebut.

Mengurangi polusi

Setiap berkendara, mobil berbahan bakar konvensional akan mengeluarkan gas karbondioksida dan karbonmonoksida. Salah satu cara untuk mengurangi gas karbon tersebut adalah melakukan servis rutin, kok bisa? Ini karena mobil yang tak diservis secara rutin bisa berpotensi menghasilkan emisi gas buang yang kadar karbonnya lebih besar. Sementara dengan melakukan servis, Anda bisa semua komponennya baik sehingga tak berdampak pada emisi gas buang yang buruk.

Apa Perbedaan ABS, EBD, ESC, dan BA Pada Mobil?

Anda mungkin sering mendengar istilah ABS, EBD, BA, hingga ESC ketika bicara tentang fitur keselamatan di dalam mobil. Keempat fitur tersebut sering dikaitkan dengan keamanan ketika seseorang berkendara. Tapi tahukah Anda arti sesungguhnya dari keempat istilah tersebut?

ABS

Tiga diantara fitur tersebut yakni ABS, EBD, dan BA berkaitan dengan sistem pengereman di mobil. Dimulai dari ABS yang merupakan singkatan dari Anti-lock Braking System. Sesuai dengan namanya, ABS mencegah roda mobil terkunci saat mobil mengerem secara mendadak di situasi tertentu.

Mudahnya, mobil yang telah dibekali ABS masih dapat menghindar ketika mengerem secara mendadak. Sedangkan mobil tanpa ABS, pada saat Anda mengerem secara mendadak roda mobil akan terkunci sehingga tabrakan pun tak terhindarkan. ABS terdiri dari tiga komponen utama yakni sensor kecepatan di masing-masing roda, katup dari hidrolik yang mengarah ke setiap pompa rem untuk mengembalikan tekanan rem hidrolik dikontrol oleh komputer, dan juga modul kontrol.

EBD 

Selain ABS, ada juga EBD yang merupakan Electronic Brakeforce Distribution. EBD bertanggung jawab mendistribusikan daya pengereman ke seluruh roda mobil. Sistem EBD masih berhubungan dengan ABS. EBD menggunakan ABS untuk menyesuaikan pengereman di semua roda tergantung kebutuhannya.

EBD secara otomatis akan menyesuaikan pengereman di setiap roda dan memastikan as roda depan dan belakang tak terkunci. Dengan EBD, pengereman rdi bagian belakang lebih optimal tergantung dengan bobot kendaraan itu sendiri. EBD juga dapat menambah traksi kendaraan saat berada di jalan.

EBD terdiri dari beberapa komponen yakni sensor kecepatan roda, sensor bobot kendaraan, brake force modulators, dan Electronic Control Unit (ECU).

BA

Braking Assist dikenal juga dengan Emergency Braking Assist ini berfungsi saat pengendara berhenti di situasi darurat. Sistem rem akan bekerja lebih cepat ketika melakukan pengereman mendadak apabila sudah dilengkapi dengan fitur Brake Asssist.

Sistem ini bekerja berkat sensor ECU yang akan mendeteksi pengereman darurat yang dilakukan pengendara. Misalnya saat pengendara menginjak pedal rem cukup dalam, ECU akan membaca bahwa mobil dalam keadaan darurat sehingga daya pengereman akan ditingkatkan. Brake Assist tersedia di mobil yang telah dilengkapi oleh ABS.

ESC

ESC atau Electronic Stability Control merupakan fitur yang memungkinkan mobil stabil dalam mencegah kecelakaan. Dengan ESC, sensor di roda bisa mendeteksi selip dan juga pengereman. Nantinya jika ada hal yang tak sesuai terdeteksi pada sensor tersebut maka ESC akan kembali menyesuaikan.

Misalnya, sudut kemudi tiba-tiba berubah atau ban terdeteksi kehilangan traksi ketika berbelok maka ESC akan kembali menstabilkan mobil.

Keempat sistem pengereman tersebut disebut-sebut dapat menambah keamanan di mobil dan juga mencegah kecelakaan. Bagi Anda yang mengendarai Wuling Cortez, beruntung sekali karena MPV ini telah mengusung tiga dari keempat sistem pengereman tersebut lho. Yakni ABS, EBD, BA. Sudah pasti Anda akan merasa aman selama di perjalanan meski berada dalam kondisi darurat sekalipun. Menyetir lebih mantap ketika melalui perjalanan berbelok atau terjal dan rusak yang membuat Anda harus mengerem tiba-tiba.

Fitur WIND yang Membuat Berkendara Bersama Almaz Semakin Seru!

Fitur Voice Command alias perintah suara semakin umum ditemukan pada jenis mobil zaman sekarang. Fitur ini biasanya tersemat untuk memudahkan si pengendara ketika berada di jalanan.

Wuling menghadirkan fitur Voice Command Berbahasa Indonesia yang disebut WIND (Wuling Indonesian Command) pada SUV perdananya Almaz. Fitur WIND pada Almaz memudahkan pengendara untuk memerintahkan mobil hanya dengan suara.  Perintah apa saja yang bisa ditangkap oleh WIND?

Pengaturan jendela

Dengan fitur WIND, Anda bisa membuka dan menutup jendela hanya dengan mengatakan “Halo Wuling, Buka Jendela!” tak lama jendela akan terbuka dengan sendirinya. Tak hanya membuka, menutup jendela pun bisa dilakukan dengan perintah serupa melalui suara.

Ini tentunya akan membantu pengendara untuk tetap fokus mengarahkan pandangan mata ke depan dan tidak repot mencari tombol pembuka dan penutup jendela. Apalagi saat akan memasuki gerbang tol, fitur WIND akan sangat membantu.

Pengaturan Sunroof

Fitur WIND tak hanya membantu untuk membuka dan menutup jendela. Bahkan untuk membuka dan menutup sunroof sekalipun bisa dilakukannya. Anda tak perlu repot menekan tombol pembuka sunroof, hanya tinggal mengucap ‘Halo Wuling, Buka Sunroof,’ dan “Halo Wuling, Tutup Sunroof” maka Sunroof akan terbuka dan tertutup secara otomatis.

Selain itu, Anda juga bisa memerintahkan “Buka Sunroof Sampai Setengah”, dan “Buka Sunroof Sedikit” dan “Tutup Sunroof Sedikit”.

Pengaturan AC

Anda merasa kepanasan saat berada di dalam mobil? Fitur WIND bisa membantu untuk mendinginkannya. WIND akan mengerti jika Anda mengatakan “Halo Wuling, saya merasa kepanasan,” atau “Saya Kedinginan”. Tak lama, mobil merespon dengan menurunkan atau menaikkan suhu AC. Begitu pula jika merasa kedinginan atau kepanasan, WIND bisa membantu menaikkan suhu AC dengan bermodalkan suara saja.

Anda juga dapat mengatur suhu AC tertentu sesuai dengan keinginan, menaik-turunkan kecepatan kipas, membuka-tutup sirkulasi udara, hingga mengaktifkan defroster kaca depan lewat WIND.

Selain itu, Anda bisa mengatur suhu dengan berkata “Atur Suhu hingga 23 derajat” misalnya. Atau memerintahkan mengaktifkan ventilasi kaki, mengencangkan atau mengecilkan angin, hingga memerintahkan mengaktifkan sirkulasi dalam.

Mengetahui jam tanpa harus  cek dasbor

Agar mata pengendara tetap fokus ke depan, WIND juga bisa memberikan informasi dasar seperti informasi tanggal dan jam, sehingga tidak mengganggu fokus Anda. Seperti bertanya “Jam berapa hari ini” atau bertanya “tanggal berapa hari ini” bahkan fitur ini bisa memberi tahu tanggal esok dan lusa.

Melakukan panggilan telepon

Panggilan telepon pun bisa dilakukan dengan mudah melalui fitur WIND. Anda tak perlu repot mengambil ponsel dan mencari nama yang akan ditelepon ketika mengendarai Almaz. Cukup menyambungkan koneksi ponsel ke fitur tersebut, Anda sudah bisa menyebutkan nama seseorang yang akan ditelepon, kemudian fitur WIND langsung menghubungkannya. Contohnya menghubungi orang bernama Budi (nama sesuai dengan di kontak ponsel) maka yang Anda katakan fitur WIND adalah “Halo Wuling, Hubungi Budi,” tak lama akan tersambung.

Selain menyebutkan nama, juga dapat menyebutkan nomor satu persatu jika kontaknya belum terdaftar. Atau meminta WIND untuk membuka history call alias sejarah panggilan untuk lebih memudahkan.

Mengoperasikan sistem hiburan

Ada rasa bosan mendengarkan satu stasiun radio ketika sedang berkendara dan ingin menggantinya. Tanpa WIND penggantian stasiun radio bisa dilakukan secara manual tapi bisa dibilang itu membahayakan.  Dengan WIND, mata Anda tetap fokus ke depan dan mengatakan “Halo Wuling, Setel ke 102 FM,” maka stasiun radio akan terganti dengan sendirinya. Atau permintaan seperti “Saluran berikutnya” dan “Saluran sebelumnya” pun bisa. Menaik-turunkan frekuensi hingga menyalakan dan mematikan radio juga bisa dilakukan dengan WIND.

Apabila ingin mengubah dari radio ke media lain, WIND juga dapat melakukannya. Cukup katakan “Halo Wuling, ganti ke USB,” maka WIND bisa melakukannya untuk Anda. Pun demikian dengan menyalakan musik dari Bluetooth dan juga AUX hingga memilih satu lagu yang ingin didengarkan hanya cukup mengucap judul lagunya. Volume pun bisa diatur dengan mudah lewat WIND.

Mengatur volume suara

WIND bahkan membantu Anda untuk mengatur volume suara seperti, “Besarkan suara”, “Kecilkan suara” atau mematikan dan menyalakan volume bisa dilakukan. Perintah seperti mengatur volume ke maksimum dan minimum juga bisa disesuaikan langsung oleh WIND.

Membuka fitur-fitur lain

Tak perlu repot menekan tombol di dasbor untuk mencari tahu tekanan ban. Informasi tekanan ban pun bisa dilakukan dengan perintah suara di WIND. Perlu dicatat, WIND memiliki beberapa perintah khusus yang bisa dilakukan tanpa harus terlebih dahulu menyebut “Halo Wuling” seperti “Hidupkan AC“’, “Buka Jendela“, “Besarkan Suara”, selain hal-hal tadi perintah instan juga bisa dilakukan untuk mematikan dan menyalakan sirkulasi udara, buka-tutup sunroof, memutar dan menghentikan lagu, memilih lagu selanjutnya, juga memilih stasiun radio sebelumnya dan berikutnya.

Fitur Cortez CT yang Bikin Ibu Nyaman Menggunakannya

Banyak mobil zaman sekarang telah dibekali fitur-fitur canggih di dalamnya. Fitur itu juga turut dipertimbangkan oleh seseorang sebelum membeli mobil. Tak cuma kaum pria yang mempertimbangkan fitur-fitur di dalam mobil. Kalangan ibu pun mulai konsen memerhatikan bagian fitur di dalam mobil untuk menyesuaikan dengan kebutuhannya sehari-hari.

Apalagi kaum ibu aktif yang memiliki segudang kegiatan. Tentunya tak asal-asalan dalam menentukan mobil dengan fitur yang pas di dalamnya, mereka cukup teliti dalam menentukan fitur yang pas demi menunjang kegiatan sehari-hari. Nah, buat para ibu yang tengah mencari mobil dengan fitur nyaman saat menggunakannya, Wuling punya pilihan nih lewat Cortez CT.

Mobil keluarga andalan Wuling ini mempunyai deretan fitur yang membuat para ibu nyaman dalam menemani kegiatannya sehari-hari. Fitur-fitur tersebut antara lain Isofix, Sistem navigasi, Rear Parking Camera, dan juga Follow-me-home Headlamp.

Isofix

Fitur Isofix yang tersemat di dalam Wuling Cortez CT memudahkan kaum ibu ketika harus membawa si kecil bepergian. Dengan adanya fitur Isofix, ibu tak perlu lagi repot melilitkan sabuk pengaman ke kursi bayi, cukup mengaitkan besi dari kursi bayi ke jok mobil. Fitur Isofix merupakan standar sistem internasional yang memungkinkan pemasangan kursi anak di jok mobil lebih mudah dan aman. Tentu ini sangat membantu mengurangi kekhawatiran akan anak terjatuh saat duduk di kursi bayi saat ibu sedang menyetir sendirian.

Navigasi Cortez

Fitur navigasi yang ada tersemat dalam Wuling Cortez CT membantu ibu saat sedang berkendara. Apalagi untuk ibu yang tak menguasai jalan dan harus terburu-buru mengantar serta menjemput si kecil, fitur navigasi dengan mudah membantunya mencapai tempat tujuan tanpa khawatir nyasar di jalan. Fitur navigasi yang ada dalam Wuling Cortez CT ini tersemat dalam layar sistem hiburan berukuran 8 inchi. Layar berukuran besar tersebut juga dapat membuat ibu lebih jelas dalam melihat petunjuk alamat.

Rear Parking Camera

Saat sedang terburu-buru mengantar anak, terkadang parkir seadanya hingga tak sesuai dengan garis yang telah ditentukan. Nah, supaya hal semacam ini tak terjadi Wuling Cortez CT membekali mobil dengan fitur Rear Parking Camera alias kamera parkir belakang. Gambar dari kamera parkir belakang yang muncul pada layar di tengah dasbor memudahkan ibu parkir sesuai dengan aturan dan garis yang telah ditentukan.

Follow-me-home Headlamp

Terakhir, adalah fitur Follow-me-home Headlamp pada Cortez CT tipe 1.5 L. Fitur ini tergolong baru untuk jenis mobil yang dijual di Indonesia. Fungsinya cukup membantu kaum ibu saat berada di tempat gelap atau pada. Ketika sampai di tempat tujuan namun kondisinya gelap, ibu tak perlu khawatir karena adanya fitur ini. Saat mesin mobil dimatikan, lampu depan tetap menyala untuk membantu ibu membuka pagar dan pintu rumah dalam waktu 5 menit. Jadi, tak perlu takut kegelapan serta kesulitan membuka pintu meski mesin mobil dalam kondisi mati.

Nah, itulah fitur-fitur yang membuat ibu aman dan nyaman ketika mengendarai Wuling Cortez CT. Tidak perlu diragukan lagi kenyamanan mobil MPV ini, bukan? Kalau begitu, untuk para ibu super saatnya miliki Wuling Cortez CT dengan mengikuti promo Super Mom, yuk! Karena setiap pembelian mobil ini ada penawaran promo dengan hadiah menarik. Cek detailnya di https://wuling.id/promo-super-mom.

5 Cara Menyetir Aman di Jalan Berlubang dan Rusak

Tak semua jalan yang dilalui memiliki permukaan yang mulus. Ketika sedang dalam perjalanan, tak jarang ditemui jalanan berlubang dengan kondisi yang ringan hingga cukup parah sekalipun sehingga pengendara harus ekstra hati-hati. Belum lagi ketika memasuki musim hujan, jalanan tersebut malah membuat genangan tersendiri yang tidak terlihat kedalamannya.

Sering melintas di jalanan rusak dan berlubang juga dapat memberikan dampak buruk terhadap kondisi mobil. Nah berikut, ada 5 tips yang bisa diikuti oleh Keluarga Wuling agar tetap aman melintas di jalanan berlubang dan rusak.

 Jaga Jarak dengan kendaraan depan

Usahakan menjaga jarak dengan kendaraan yang berada di depan Anda. Jangan terlalu berdempet agar Anda bisa melihat lubang yang ada di depan jalan. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah mengantisipasinya. Selain itu, menjaga jarak dengan kendaraan depan juga dapat mengurangi dampak akan bebatuan yang terpental dari kendaraan depan. Anda juga dapat mengerem secara halus ketika melihat lubang di depan dan tak membahayakan kendaraan di belakang.

Pandangan tetap ke depan dan fokus 

Sangat penting untuk menjaga visibilitas Anda ke depan. Pandangi juga kondisi sekitar secara sekilas sehingga jalan berlubang dapat dihindari. Jangan alihkan fokus Anda ketika berkendara. Hiraukan segala hal yang dapat mengganggu konsentrasi Anda ketika berkendara. Kehilangan fokus saat berkendara bisa membuat Anda tak menyadari ada lubang di depan jalan. Posisi tangan menyerupai arah jam 9 dan 3 pada kemudi setir. Hal ini merupakan posisi terbaik pada kemudi setir karena dapat mengontrol mobil dengan baik pada posisi tangan ini.

Jangan asal bermanuver

Demi menghindari lubang, ada beberapa pengendara yang langsung bermanuver dengan membelokkan kendaraannya. Manuver untuk menghindari lubang memang sah-sah saja dilakukan, tapi ada baiknya Anda untuk memastikan kondisi jalan di sekitar sepi sehingga tak membahayakan pengguna jalan lain. Bayangkan jika Anda asal bermanuver hanya untuk menghindari lubang tanpa menghiraukan pengendara lain, bukan tak mungkin sesuatu yang fatal bisa terjadi. Daripada asal bermanuver, sebaiknya pelankan laju kendaraan dan tetap melewati jalanan rusak dan berlubang tersebut.

Jangan Ngebut-ngebut

Tidak perlu untuk mengemudikan mobil dalam kecepatan tinggi. Kemudikanlah kendaraan Anda sesuai dengan kecepatan yang dianjurkan di ruas jalan tersebut. Mengemudikan kendaraan dengan pelan juga membuat Anda mendapat kesempatan untuk menghindari lubang dan jalanan rusak. Menghantam lubang saat kendaraan dikemudikan dalam kecepatan tinggi juga dapat memberikan dampak buruk pada suspensi Anda.

Hati-hati pada genangan air

Memasuki musim hujan, biasanya banyak terdapat genangan di jalanan. Genangan-genangan air ini patut diwaspadai karena bisa saja itu merupakan jalanan berlubang. Kita tak dapat mengetahui dengan pasti kedalaman dari lubang tersebut karena tertutup oleh genangan air. Jika memungkinkan, genangan air sebaiknya dihindari. Namun jika kondisinya tak memungkinkan, Anda bisa memelankan laju kendaraan agar dapat mengantisipasi untuk menghindari pengereman secara mendadak.

Pengereman mendadak sering terjadi ketika si pengendara tak waspada saat melintas di jalanan rusak dan berlubang. Tapi adanya fitur sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System) dan EBD (Electronic Brake force Distribution) setidaknya pengendara bisa sedikit berlega hati ketika harus ngerem mendadak ketika melewati jalanan rusak dan berlubang. ABS ini dapat membuat roda terkunci saat pengendara mengerem terlalu dalam dan menghindari objek tabrak.

Sementara EBD berfungsi untuk mengatur penyebaran rem agar lebih merata di setiap ban sesuai dengan kebutuhannya. Fitur ABS dan EBD kini mulai disematkan pada mobil-mobil di Indonesia. Tak terkecuali Wuling, yang menyematkan dua fitur keamanan tersebut pada mobil Wuling Cortez CT agar si pengendara aman saat berada di jalanan rusak atau berlubang.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Meninggalkan Mobil Terlalu Lama?

Anda memiliki rencana untuk bepergian? Tentu ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Apalagi kalau harus meninggalkan mobil di rumah dalam waktu yang lama. Buat Keluarga Wuling yang berencana bepergian dalam waktu lama berikut tips untuk menyimpan mobil dengan baik agar saat kembali performanya masih prima.

Jangan pakai rem tangan

Sebaiknya tidak mengaktifkan rem tangan apabila berniat untuk meninggalkan mobil dalam waktu yang lama di rumah. Hal itu dilakukan untuk menghindari bantalan rem tersangkut di cakram. Jika ini terjadi, maka Anda akan kerepotan ketika harus mengendarainya lagi. Cara amannya, Anda bisa menggunakan kunci roda atau mengganjal ban dengan batu agar tidak berjalan ke depan.

Parkir di garasi dan tutupi dengan sarung mobil

Jika memungkinkan, Anda sebaiknya memarkir mobil di garasi karena lebih aman dan juga bersih. Apabila tak memiliki garasi di di rumah dan terpaksa memarkirnya di luar, selimuti mobil dengan sarung. Belilah sarung mobil yang ukurannya pas supaya bisa menutup secara keseluruhan. Namun jika mobil diparkir di tempat dengan atap tertutup tak perlu lagi menggunakan sarung agar tak cepat lembab.

Perhatikan busi

Apabila Anda berencana meninggalkan mobil dalam waktu yang lama, disarankan untuk mencopot busi dan menyemprotkan sedikit oli di soket sebelum menaruhnya kembali. Cara ini dapat mencegah kepala silinder berkarat dan kondisinya tetap lembab. Anda juga bisa menggunakan aditif untuk memberikan lapisan pelindung ke dalam mesin.

Bersihkan mobil

Biasanya para pemilik mobil tak memperdulikan kondisi interiornya saat akan ditinggal lama. Sebelum ditinggal dalam waktu yang lama, bagian interior mobil wajib dalam kondisi bersih untuk mencegah bakteri timbul di karpet mobil, jok, bahkan kabel-kabel di dalam mesin. Bisa juga menggunakan sedikit pengharum ruangan untuk menjaganya agar kabin mobil tetap wangi.

Begitu pula dengan bagian eksteriornya. Untuk mencegah mobil lecet kala ditinggal dalam waktu lama, cuci mobil terlebih dahulu untuk membersihkan debu-debu yang menempel, ya. Supaya kotoran tidak terlalu lama menempel di bodi mobil.

Isi bensin penuh

Tangki bahan bakar bisa berkarat jika ditinggal dalam waktu yang lama. Salah satu cara ampuh untuk menghindarinya adalah mengisi bensin beroktan tinggi secara penuh. Cara ini dapat mencegah tangki bahan bakar cepat berkarat.

Cek aki

Jangan lupa untuk mengecek kondisi aki. Pastikan kondisinya prima saat ditinggalkan. Atau Anda bisa melepaskan aki dan menyimpannya di tempat yang sejuk dan jauh dari sinar matahari langsung.

Pakai dongkrak

Ban mobil dapat cepat mengempis karena terlalu lama menempel pada permukaan suatu permukaan. Untuk menghindarinya, Anda disarankan untuk menggunakan empat dongkrak di masing-masing roda. Hal itu dilakukan demi menghindari mobil bertumpu pada roda.

Ganti oli dan filter

Ada baiknya untuk mengganti oli dan filter terlebih dahulu sebelum mobil ditinggal dalam waktu lama. Karena oli bekas mengandung uap air, serbuk logam, lumpur, dan elemen korosif lainnya.

Cek tekanan ban

Pastikan tekanan ban pada kondisi sesuai anjuran pabrikan saat mobil akan ditinggal dalam waktu lama. Mengisi tekanan yang pas dapat mencegah pinggiran permukaan ban retak. Jangan lupa juga untuk mengecek tutup pentil ban dalam kondisi menutup keseluruhan.

Yang Harus Anda Pertimbangkan Sebelum Membeli Mobil

Membeli dan memilih mobil baru bukan perkara mudah. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan secara matang, mulai dari harga, kapasitas, hingga fitur-fitur yang ada di dalamnya. Jangan sampai asal-asalan membeli mobil lalu menyesal di kemudian hari. Pastinya, Anda juga menginginkan mobil yang kuat dan tahan lama, sehingga bisa dipakai bertahun-tahun.  Berikut beberapa hal yang bisa dipertimbangkan sebelum membeli mobil.

Melakukan riset

Hal pertama yang Anda bisa lakukan adalah melakukan riset kecil-kecilan dan cari informasi sebanyak-banyaknya soal mobil yang akan dibeli. Langsung pergi ke dealer tanpa mengetahui informasi mobil dengan lengkap dapat membuat Anda kebingungan, lho.

Ketahui pula apa yang Anda sukai dan sesuaikan dengan kendaraan yang dipilih. Dengan menggali informasi sebanyak mungkin membuat waktu Anda di dealer mobil lebih efisien. Buatlah daftar apa saja yang dibutuhkan untuk mobil. Mulai dari kapasitas, luas kabin, fitur keselamatan dan keamanan, mesin, performa mobil, hingga kenyamanannya. Jika semua daftar tersebut telah dimiliki, penentuan jenis mobil yang pas untuk Anda akan semakin mudah.

Beli mobil sesuai budget

Janganlah membeli mobil di luar kemampuan kita. Sesuaikan uang yang Anda punya dan belilah mobil dengan harga di kisaran tersebut. Hindari risiko terlilit utang akibat membeli mobil di luar batas kemampuan keuangan. Disarankan agar tak mengeluarkan uang lebih dari 25 persen pendapatan Anda per bulan untuk sekadar membeli mobil.

Perlu diingat, biaya membeli mobil tak hanya sekadar harganya. Anda juga perlu mengingat ada biaya lain mengikuti seperti asuransi dan juga perawatan.

Cari tahu soal informasi cicilan mobil

Jika Anda berniat membeli mobil secara kredit, cari tahu lebih detail mengenai informasi cicilan yang ditawarkan tiap bank. Kemudian jangan lupa untuk membandingkan bunga antara satu bank dengan lainnya. Apabila informasinya sudah lengkap dihimpun, barulah pergi ke dealer agar Anda tak merasa rugi.

Jangan asal-asalan memilih mobil

Luangkan waktu Anda untuk mencari tahu mobil yang pas. Seperti melakukan test drive sebelum membeli, baru putuskan model apa yang pas. Daripada mencari informasi secara online, ada baiknya untuk pergi langsung ke beberapa dealer dan membandingkan harganya.

Ketahui paket pembelian yang ditawarkan dealer

Mengetahui paket-paket pembelian yang ditawarkan dealer mobil ketika membeli mobil cukup penting nih, Keluarga Wuling. Jangan sampai Anda sudah membayar mahal, justru merugi karena tak mendapat bonus seperti aksesoris hingga garansi dari mobil.

Itulah beberapa hal yang bisa dipertimbangkan ketika Keluarga Wuling hendak membeli mobil baru. Nah, salah satu mobil keluaran teranyar yang layak dipertimbangkan utnuk keluarga masa kini, adalah SUV Wuling Almaz.

Almaz ditawarkan dalam dua pilihan yakni 5-seater dan 7-seater. Jika keluarga Wuling menginginkan mobil yang bisa mengangkut lebih banyak orang, bisa memilih Almaz 7-seater. Namun, apabila penumpang yang diangkut lebih sedikit bisa menjatuhkan pilihan pada model Almaz 5-seater saja.

Selain kapasitas, Wuling juga memiliki fitur canggih yang disebut WIND (Wuling Indonesia Command). WIND merupakan fitur serupa dengan perintah suara namun dapat dioperasikan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Fitur modern nan canggih ini juga pertama ada di mobil yang dijual di Tanah Air.

Fitur WIND memudahkan pengendara dan penumpang di dalamnya. Seperti membantu pengendara untuk mengatur AC, membuka jendela, dan perintah lainnya dilakukan hanya dengan menggunakan suara tanpa harus repot menekan tombol.

Memiliki kapasitas yang sesuai dengan keinginan orang Indonesia, fitur canggih nan modern, ditambah harganya yang masih ramah dengan fitur sebaik itu, Almaz dapat memuaskan Anda untuk perjalanan sehari-hari. Jangan lupa, pastikan pula poin-poin penting di atas sebelum membeli mobil, ya.