Cara Menjaga Ban Mobil Tidak Cepat Aus

Mungkin banyak yang belum menyadari kalau ban merupakan komponen paling penting pada mobil. Maka dari itu, ban butuh perhatian khusus. Apabila tidak dirawat dengan baik, bukan tidak mungkin ban bisa menjadi penyebab kecelakaan.

Tak cuma itu, merawat kondisi ban dengan baik juga dapat membuat Anda lebih hemat pengeluaran. Bahkan sebenarnya merawat ban bukanlah perkara sulit. Perawatan ban bisa dilakukan sendiri. Lantas apa saja hal yang bisa dilakukan dalam merawat ban demi keamanan Anda di jalan? Sebagai Keluarga Wuling yang cerdas, yuk, simak tips berikut.

Pengecekkan secara rutin

Pertama, Anda harus rajin-rajin mengecek kondisi ban seperti tekanan dan juga bentuk ban secara kasat mata. Anda disarankan untuk mengecek ban setidaknya setiap bulan sekali. Namun, jika mobil sering dipakai berpergian jarak jauh, pengecekan harus dilakukan lebih rutin, misalnya satu bulan dua kali.

Tekanan ban harus pas, tidak boleh kurang dan juga kelebihan. Biasanya, pabrikan memiliki standar tekanan ban yang berbeda-beda untuk tiap mobil. Untuk itu, bagi para pemilik mobil disarankan untuk mengikuti anjuran tersebut.

Kurangnyanya tekanan ban akan membuat karet kendur dan menonjol di bagian bawah. Ban juga berisiko lebih cepat rusak terutama pada bagian dinding jika tekanannya kurang. Apabila ban Anda lebih cepat aus dari waktu seharusnya, bisa jadi karena ban sering dibiarkan dalam kondisi kurang tekanan.

Pun demikian dengan tekanan ban yang berlebih. Jika ban diisi dengan tekanan melebihi seharusnya, akan membuatnya lebih kaku dan kontak terhadap jalan akan berkurang. Tekanan ban akan banyak mengumpul di bagian tengah, akibatnya mobil cenderung sulit dikendalikan terutama saat mengerem.

Kondisi permukaan ban

Kemudian, yang kedua Anda juga bisa mengecek kondisi permukaan ban. Jika permukaannya sudah tidak rata dan cenderung botak juga bisa berisiko terhadap kecelakaan karena Anda kesulitan mengontrolnya.

Yang ketiga, Anda harus memastikan kalau membawa ban cadangan di dalam mobil. Kondisi ban cadangan pun harus baik laiknya ban yang terpasang. Jangan sampai jika terjadi hal yang tak diinginkan, ban cadangan justru tak membantu. Ban cadangan yang kondisinya kurang baik justru menambah risiko bahaya.

Mengganti ban

Keempat, ada baiknya bagi Anda untuk mengetahui cara mengganti ban sendiri. Hal itu penting untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan seperti misalnya ban tiba-tiba kempis di jalan.

Mengganti ban secara keseluruhan 

Tips kelima, usahakan untuk mengganti ban secara berbarengan. Hal ini dilakukan demi memastikan kondisi keempat ban pada mobil sama secara kualitas hingga usianya. Berkendara dengan salah satu kondisi ban yang berbeda dapat berpengaruh terhadap keamanan berkendara, seperti kehilangan kontrol kemudi, dan daya cengkram yang kurang baik. Saat mengganti keempat ban secara bersamaan, usahakan juga menggunakan merek yang sama untuk mendapatkan kualitas yang serupa.

Rotasi ban

Jangan lupa juga untuk melakukan rotasi pada ban. Rotasi pada ban penting dilakukan agar kembangan ban habis secara merata.

Usia ban

Periksa usia ban Anda. Disarankan agar ban yang sudah berumur lebih dari enam tahun untuk diganti, karena kondisinya yang sudah tak lagi prima. Bisa sangat berbahaya.

Jika Anda merasa sulit untuk melakukan pengecekan ban sendiri, bisa membawanya langsung ke bengkel agar diperiksa oleh para ahli. Dengan begitu Anda tak perlu repot tapi namun keselamatan di jalan tetap terjaga. Selamat mencoba dan drive save!

Kenali Perbedaan Power Steering Elektronik dan Hidrolik

Teknologi kian berkembang. Apalagi kalau bicara soal teknologi di dalam mobil. Selalu ada teknologi baru dari tahun ke tahun, baik itu dari sisi fitur, keamanan, atau sistem mekanis pada mobil.

Salah satunya teknologi Electronic Power Steering (EPS) atau yang biasa dikenal dengan sistem kemudi elektronik. Teknologi ini makin banyak ditemukan di mobil keluaran zaman sekarang. Meski begitu, kemudi sistem hidrolik  juga terdapat pada beberapa mobil. Keduanya memiliki beberapa perbedaan terkait sistem, teknologi hingga perawatannya. Apa saja perbedaannya, ya? Simak penjelasannya berikut.

Mobil yang telah mengusung sistem EPS tak lagi menggunakan pompa hidrolik atau piston. Mobil dengan EPS dibekali perangkat motor listrik sederhana yang dirancang untuk menerima perintah dari sang pengemudi. Dengan mengusung sistem EPS, bobot pada mobil juga bisa berkurang.

Sistem EPS artinya mobil tak menggunakan tenaga yang dialirkan dari mesin seperti halnya pada sistem kemudi hidrolik. Singkatnya, mobil yang telah dibekali sistem EPS lebih efisien.

Mobil yang masih menggunakan sistem kemudi hidrolik membutuhkan banyak cairan untuk mengoperasikannya. Hal itu membuat mobil dengan sistem kemudi hidrolik membutuhkan perhatian ekstra. Bahkan, mobil dengan sistem kemudi hidrolik lebih rentan akan kebocoran karena menggunakan banyak cairan tersebut.

Berbeda halnya dengan mobil-mobil EPS. Mobil yang telah mengusung sistem EPS hanya membutuhkan satu macam cairan serta komponen didalamnya pun tidak serumit sistem hidrolik. Sistem EPS dikendalikan oleh komputer, tentunya ini juga memudahkan untuk mengkalibrasi mobil dengan sistem kelistrikan.

Mobil sistem dengan EPS lebih mudah dari sisi perawatan daripada sistem kemudi hidrolik. Karena kemudahannya itu, mobil dengan sistem EPS lebih banyak dipilih dibandingkan sistem kemudi hidrolik. Pastinya para pemilik mobil tak ingin dibuat repot karena keribetan tersebut, ya.

Ada yang mengatakan sistem kemudi hidrolik membuat mobil lebih bertenaga. Ini artinya, mobil bisa memberikan tenaga lebih saat berada di jalan. Namun perlu dicatat, tenaga besar itu justru memberikan pengaruh pada sistem kemudi hidrolik ketika melintas di permukaan jalan yang kasar dan bergelombang.

Sementara mobil yang telah menggunakan sistem EPS mampu mendistribusikan dengan tepat tenaga mobil saat mobil melewati jalanan kasar dan bergelombang. Nah, ini sebabnya kalau mobil dengan sistem EPS lebih menarik dan mudah ketika digunakan.

Nah, jika kamu sedang mencari mobil yang menawarkan kenyamanan dan juga dibekali fitur Electronic Power Steering, Confero S ACT bisa menjadi pilihannya. Low MPV varian tertinggi dari Confero ini sudah disematkan sistem EPS di dalamnya.

Tentunya, selain mobil mudah dikendalikan karena setirnya sudah mengusung sistem EPS, konsumsi bahan bakar pun lebih irit. Sudah pasti Confero S ACT ini menjadi pilihan pas untuk Keluarga Wuling dalam menemani aktivitas sehari-hari atau sedang bepergian jauh.

Cara Membersihkan Sunroof

Sunroof menjadi sebuah fitur tambahan yang menjadikan mobil Anda tampil semakin mewah. Salah satu alasannya adalah karena sunroof disuatu masa hanya terdapat pada mobil mewah, namum kini sudah ada di kendaraan kelas medium. Awalnya sunroof khusus untuk negara-negara yang memiliki 4-musim, dimana saat musim panas pun masih terasa sejuk untuk membuka sunrrof dan menikmati perjalanan sembari merasakan angin segar dan matahari masuk kabin.

Namun berbeda dengan negara yang hanya ada dua musim seperti Indonesia dimana panasnya begitu terik atau hujan yang berkepanjangan. Namun, bukan berarti tidak bisa dinikmati, malam hari pun membuka sunroof menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Akan tetapi, seperti semua fitur yang ada di mobil, pasti ada perawatan yang harus diperhatikan, termasuk sunroof agar tetap beroperasi mulus saat diperlukan.

Sunroof pada kendaraan banyak ragamnya, umumnya kaca sunroof kotak persegi di atap dengan ukuran yang tidak terlalu besar, namun ada kendaraan yang atap nya ‘keca’ secara keseluruhan, untuk memberikan kesan lapang pada kabin. Selain itu, saat dibuka sunroof ada yang tersimpan rapi di dalam atap, namun ada pula yang justru keluar diatas atap. Sunroof yang membuka diatas atap biasanya ada pada kendaraan performa untuk membantu penyaluran angina ke bagian belakang demi aerodinamika dan downforce.

Cara membersihkan sunroof tidak lah terlalu sulit bila dilakukan secara rutin. Saat mencuci kendaraan Anda, pasti bagian sunroof pun tidak luput dari sabun dan air. Akan tetapi karena bahannya adalah kaca, maka usahakan agar sunroof kendaraan Anda tidak terkena bahan kimia dengan dasa ammonia, karena akan merusak kualitas kaca.

Jangan lupa bahwa sunroof ini tidak hanya bagian atas, namun ada bagian dalam yang juga harus dibershikan, apalagi bila Anda sering melewati jalur yang berdebu saat sunroof dibuka. Caranya pun mudah, cukup gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu yang ada di bagian depan, kiri-kanan dan belakang saat sunroof dibuka. Bila Anda menemukan cairan pada pipa mekanis sunroof, tidak perlu khawatir karena itu memang cairan agar gerak mekanis sunroof lancar.

BIla ada masalah berat pada sunroof Anda, segera bawa ke bengkel resmi agar masalah cepat teratasi. Namun satu hal yang jangan dilupakan adalah, Anda harus sering membuka sunroof agar kerja tetap maksimal.

Cara Mudah Membersihkan Grille Depan

Memiliki kendaraan yang bersih adalah dambaan setiap orang. Ada rasa lega dan bangga melihat kendaraannya mengkilap tanpa noda. Ada pemilik yang membersihkan kendaraan sendiri Bersama putra-putri nya sembari quality time dengan mereka, atau ada pula yang mencuci kendaraan nya di Car Wash.

Tapi menyerahan kendaraan kesayangan di tempat cuci mobil kadang menyisakan kecewa karena tidak sesuai dengan keinginan kita, atau ada saja yang terlewat karena mereka akan mengerjakan secara cepat. Berbeda dengan Anda yang mencuci sendiri kendaraannya, pasti ada perasaan lega dan bangga, serta ditambah ekstra olah raga.

Nah, dari sekian banyak spot yang harus dicuci, grille depan menjadi salah satu bagian yang tidak luput dari noda dan bercak yang menempel. Di beberapa negara, bagian depan ini sangat dilindungi agar terhindar dari serangga yang menempel saat mengemudi. Bahkan, ada aksesoris khusus untuk melindungi bagian depan mobil, baik dari bumper depan, lampu serta grille depan. Kenapa bagian depan ini termasuk krusial? Karena menjadi ‘gerbang’ masuk nya angin ke radiator yang berguna mendinginkan mesin.

Tentu saat Anda mencuci kendaraan, bagian depan ini pun tidak luput dari air dan sabun, namun tidak jarang masih ada noda yang menempel pada grille depan. Berbagai kendaraan memiliki grille yang berbeda pula. Ada yang memiliki desain krom-pilar, ada yang berdesain honeycomb dan ada pula yang memiliki desain sophisticated sehingga membutuhkan waktu khusus untuk membersihkannya.

Sebenarnya sangat mudah untuk membersihkan grille depan, selain menggunakan kain chamois, bisa juga menggunakan kain berbahan microfiber. Kain microfiber ini bisa digunakan dengan sabun dan air, atau saat pengeringan. Namun Anda bisa juga menggunakan sikat berbahan nylon yang lembut agar lis-krom pada grille tidak mudah lecet. Cara lain yang bisa digunakan adalah dengan kuas untuk mencuci grille yang memiliki tampilan seperti honeycomb atau yang memiliki tekstur padat. Cari lah kuas yang besar namun lembut agar tidak merusak tampilan front-grille kendaraan Anda.

Menggunakan cairan khusus permbersih grille depan pun sangat direkomendasi, namun perhatikan kendaraan Anda agar tidak salah memilih bahan permbersih.

Perhatikan Hal Berikut Setelah Membeli Wuling di GIIAS

Salah satu perhelatan pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Automotive Show (GIIAS) telah usai 28 Juli 2019 lalu. Bagi Anda yang datang ke GIIAS, terutama ke booth Wuling, mungkin Anda masih berpikir untuk memilih model apa yang cocok, atau bahkan ada dari Anda yang telah membeli mobil Wuling yang Anda inginkan di GIIAS 2019 kemarin.

Sebagai bentuk terima kasih kami kepada kepercayaan Anda kepada Wuling, kami ingin memberikan beberapa tips yang dapat meningkatkan kenyamanan berkendara Anda bersama Wuling baru Anda. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan setelah membeli Wuling:

  1. Mendapatkan informasi dan mengoptimalkan performa kendaraan melalui aplikasi My WULING+
    Beberapa waktu yang lalu, sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada para konsumen, Wuling Motors meluncurkan aplikasi My WULING+. Aplikasi ini hadir untuk memberikan kemudahan hanya melalui genggaman tangan Anda. Di aplikasi My WULING+, Anda akan mendapatkan berbagai informasi seputar tips merawat kendaraan, berita seputar otomotif, hingga tentang komunitas. Tidak hanya itu, melalui aplikasi ini, Anda juga dapat mengatur jadwal perawatan kendaraan Anda, mendapatkan bantuan perbaikan di jalan bila kendaraan mengalami gangguan melalui fitur 24H Road Assistance, hingga melakukan pengajuan test drive bagi Anda yang belum atau ingin menambah koleksi mobil Wuling di garasi rumah Anda.
  2. Membaca Buku Petunjuk Penggunaan
    Saat membeli sebuah barang, tidak sedikit dari konsumen yang mengabaikan buku petunjuk penggunaan. Padahal, hal ini cukup penting dilakukan untuk menguasai dan mengetahui manfaat dari setiap fitur yang ada. Hal ini juga berlaku pada Wuling. Setiap fitur yang ada pada Wuling hadir untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi Anda. Mengingat fitur pada mobil Wuling yang cukup banyak, buku petunjuk penggunaan rasanya penting bagi Anda agar dapat mengetahui kelebihan dan cara pengoperasian masing-masing fitur tersebut.
  3. Melakukan servis berkala di dealer Wuling
    Untuk memaksimalkan performa kendaraan, pengecekan berkala harus dilakukan. Pengecekan berkala sebenarnya dapat Anda lakukan sendiri saat waktu senggang dengan melakukan pemeriksaan pada bagian-bagian tertentu. Namun, untuk lebih memaksimalkan dan memastikan semua kondisi kendaraan, Anda dapat melakukan pengecekan berkala dengan datang ke dealer Wuling terdekat di tempat Anda. Dengan teknisi yang terpercaya dan berpengalaman, Anda akan mendapatkan pelayanan terbaik, dan kendaraan Anda dipastikan dapat berfungsi dengan maksimal sehingga kenyamanan berkendara tetap terwujud.

Nah, beberapa hal di atas adalah petunjuk yang dapat Anda lakukan bagi Anda yang telah memutuskan untuk memilih Wuling dalam setiap petualangan dan perjalanan. Terima kasih telah memilih Wuling sebagai kendaraan Anda. Mari bersama melaju menuju kehidupan yang lebih baik.

4 Tips Merawat Mesin Turbo Pada Mobil

Mesin turbo saat ini banyak disematkan pada mesin mobil bawaan pabrik, termasuk pada Wuling Almaz, Dengan mesin turbo, pengemudi bisa merasakan sensasi performa berkendara yang lebih agresif. Namun, secanggih apapun mesin kendaraan Anda, bila Anda tidak melakukan perawatan berkala yang baik, itu tidak akan menjadi performa kendaraan tetap baik, termasuk pada mesin turbo.

Ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk merawat mesin turbo pada mobil Anda. Sebelum membahas hal tersebut, ada baiknya Anda mengetahui apa itu mesin turbo. Mesin turbo adalah alat yang berfungsi menambah pasokan udara pada ruang bakar yang mampu meningkatkan tenaga mobil secara spontan ketika RPM mesin menyentuh titik tertentu dengan cara memperbesar tarikan atau hentakan kecepatan. Walaupun perawatan mesin turbo tidak berbeda jauh dengan mesin non-turbo, tetapi ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal berikut.

1. Cara Pemakaian Mesin

Sebelum menggunakan mesin turbo, ada baiknya Anda membaca cara pemakaiannya. Ada beberapa kendaraan yang memberikan anjuran penggunaan mesin turbo, baik sebelum maupun sesudahnya. Ketahui hal ini melalui buku petunjuk atau bertanya kepada mekanik di dealer resmi mobil Anda. Selain itu, hindari pemakaian mesin turbo saat suhu mesin di bawah normal. Pastikan dahulu mesin telah mencapai suhu kerja mesin normal dengan mengendarai mobil secara pelan terlebih dahulu.

2. Oli Mesin

Oli mesin adalah komponen penting yang perlu Anda perhatikan untuk menjaga performa mesin turbo Anda. Hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan oli yang memang dianjurkan untuk mobil dengan mesin turbo atau sesuai spesifikasi mobil Anda. Oli khusus biasanya lebih cair dan memiliki kemampuan pelumasan serta pendinginan yang lebih baik. Selain itu, pergantian oli harus dilakukan sesuai waktunya dengan jumlah tepat karena jika tidak mencukupi, maka supply oli ke mesin akan berkurang dan menyebabkan kerja tidak optimal.

3.  Bahan Bakar

Gunakan bahan bakar dengan nomor oktan yang tepat dan berkualitas. Kompresi udara yang tinggi pada ruang bakar membutuhkan bahan bakar dengan nomor oktan yang lebih tinggi juga. Jangan pernah menggunakan bahan bakar dengan nomor oktan yang terlalu rendah karena hal ini dapat merusak mesin turbo mobil Anda. Penggunaan bahan bakar berkualitas juga akan membuat proses pembakaran di ruang mesin lebih sempurna sehingga tidak menghasilkan gas buang yang dapat menempel di turbin. Gas buang yang menempel pada turbin dapat menyebabkan kipas turbin turbo yang memompa udara ke ruang bakar menjadi terhambat.

4. Filter Udara

Perlu Anda ketahui, bahwa udara yang masuk ke dalam turbo tidak hanya berasal dari mesin, tetapi juga dari luar mesin. Maka dari itu, filter yang ada pada kap mesin mobil Anda harus diganti secara berkala agar mesin turbo tidak menghisap udara kotor atau debu yang menyebabkan penumpukan kotoran dan berakhir pada terhambatnya kerja mesin.

CARA PERAWATAN CAIRAN REM

Tahukah Anda? Ternyata, terdapat salah paham umum yang sering terjadi dengan penyebutan“minyak rem” di kalangan masyarakat atau konsumen yang seharusnya adalah “cairan rem” karena tidak ada unsur “oli” di dalamnya.

Nah, perawatan minyak rem ini harus diperhatikan dengan baik, karena system pengereman merupakan unsur yang penting yang ada pada kendaraan. Tidak hanya “hardware” nya (kampas, disc brake, caliper, dll.) yang harusdiperhatikan, tapi juga “software” nya, yakni cairan rem tersebut.

Bila Anda perhatikan reservoir minyak rem yang ada pada kendaraan roda dua, maka bisa dilihat bahwa ‘kotak’ nya ditutup dengan mur, karena memang tidak boleh buka-tutup dan tidak boleh sekadar menambah cairan.

Kenapa tidak boleh buka-tutup reservoir minyak rem? Jangan sampai ada udara yang memiliki kelembaban tinggi tidak masuk dan menambah kadar air dalam system karena akan mengganggu kinerja minyak rem secara keseluruhan, atau akan mengganggu titik didih minyak rem sehingga tidak optimal. Perhatikan baik-baik spesifikasi minyak rem pada kendaraan Anda; DOT 3 atau DOT 4 karena masing-masing memiliki titik didih yang berbeda sesuai dengan peruntukan kendaraan Anda.

Cara pergantian minyak rem pun harus dilakukan dengan tepat, yakni dengan cara sirkulasi. Caranya adalah mengisi cairan rem yang baru sembari membuang cairan yang lama, sehingga tidak sampai kering.

Jangan lupa untuk selalu perhatikan reservoir minyak rem dengan cara melihat batas pada tabung tersebut, dan ingat jangan membuka tutup reservoir untuk menghindari minyak rem yang terkontaminasi.

Sebaiknya, serahkan saja kepada bengkel resmi biar aman. Atau setidaknya, Anda kini semakin paham apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dengan minyak rem kendaraan Anda.

PERSIAPKAN KENDARAAN UNTUK MUSIM TRANSISI

Dalam berkendara, pengemudi harus selalu waspada terhadap lingkungan dan pengendara atau pengemudi lain, atau lebih keren disebut dengan Safety Driving dan Defensive Driving. Intinya skill pengemudi berperan penting terhadap keselamatan berkendara.

Nah, sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya setiap akan berkendara, periksa lebih dulu kendaraan Anda, terutama bila ingin berpergian dengan jarak yang cukup jauh. Minimal periksa tekanan angin dengan cara perhatikan bentuk ban, apakah terlihat mengempis atau tidak. Kemudian juga periksa sekeliling kendaraan untuk memastikan tidak ada yang kurang, hilang, atau menghalangi.

Mempersiapkan kendaraan sebaiknya jangan dipandang sebelah mata karena menyangkut keselamatan seluruh penumpang, terutama saat musim berganti. Beruntung Indonesia ‘hanya’ memiliki dua musim; Panas dan Hujan, tidak seperti di luar negeri yang memiliki 4 musim. Saat musim salju, skill pengemudi seolah ditantang untuk menjadi Expert karena permukaan jalan yang sangat licin dan kadang sulit untuk diprediksi.

Tak terkecuali saat musim penghujan, kondisi jalan yang licin dibutuhkan konsentrasi yang tinggi. Saat hujan, grip roda ke permukaan jalan menjadi berkurang, dan berpotensi terjadinya aqua planing bila melaju terlalu kencang pada permukaan aspal yang tergenang.

Itulah sebabnya selalu periksa kondisi kendaraan Anda, karena tapak atau pola ban yang menipis akan mempengaruhi grip dengan permukaan jalan. Perhatikan pula bahwa tapak ban tidak selalu sama, serta pahami kegunaan dari tapak ban yang bervariasi.

Symmetrical Tread (Pola ban simetris)

Pola ban simetris adalah pola yang umum digunakan pada kebanyakan ban di mobil. Tapaknya tampil simetris di sisi dalam dan sisi luar mengelilingi ban dengan motif desain yang serupa. Tujuan dari tapak ban ini adalah memudahkan untuk membelah air saat hujan, dan umumnya tapak seperti ini lebih hening dan lebih nyaman.

Asymmetrical Tread (Pola ban asimetris)

Bila dilihat tapak ban ini seolah menyatukan dua ban menjadi satu karena pola ban sisi dalam dan luar berbeda. Tapak ban bagian luar biasanya lebih sedikit dibandingkan dengan sisi dalam, untuk memberikan daya cengkeram lebih, baik saat kering maupun saat jalan basah atau licin. Saat kering, daya cengkeram yang lebih baik sangat berguna saat menikung atau berganti jalur. Yang harus diperhatikan adalah pemasangan ban berpola asimetris ini adalah bahwa bagian luar dan dalam ban, tidak boleh salah karena akan mempengaruhi performa kendaraan dan berpotensi membahayakan.

Directional (Tapak ban searah)

Tapak ban ini seolah berbentuk V, karena mengarah pada arah tujuan, gunanya adalah untuk membelah air saat terjadi genangan sehingga dapat menghindari aqua planing. Ban ini pun memiliki grip yang lebih baik saat jalan kering.

Yang harus perhatikan pula saat musim transisi adalah rem terutama saat melewati genangan, ada yang menyatakan bahwa saat melewati genangan, sebaiknya sembari menginjak rem agar disc brake tetap kering. Namun bila hal ini susah dilakukan, maka jaga jarak dengan kendaraan di depan, sehingga ada waktu untuk pengereman. Yang lebih baik adalah, stay at home bila hujan berkepanjangan dan potensi jalan menggenang atau banjir.

Mencari Mobil Keluarga? Perhatikan Sistem Keselamatannya Juga, Ya!

Apakah Anda sedang berbahagia karena baru saja memiliki anak pertama? Selamat karena kini Anda telah memiliki tambahan anggota keluarga kecil yang akan mewarnai hari-hari ke depan. Sebagai orang tua, pasti Anda selalu ingin memastikan keamanannya setiap saat. Mungkin juga kini Anda mulai berpikir untuk mencari mobil keluarga terbaik untuk memenuhi kebutuhan transportasi.

Pertimbangan membeli barang saat sudah berkeluarga tentu akan berbeda dengan saat lajang dulu. Kali ini ada orang lain yang harus dipikirkan. Dulu, mungkin Anda akan berpikir untuk membeli mobil yang penuh fitur canggih dengan desain menarik. Kini Anda juga harus memikirkan sistem keselamatan yang maksimal demi kenyamanan keluarga.

Nah, di bawah ini terdapat beberapa komponen sistem keamanan yang sebaiknya ada pada mobil Anda.

 

  1. Seatbelt Indicator

Bukan hanya karena takut ditilang, memakai sabuk pengaman merupakan salah satu aturan keselamatan yang akan melindungi penumpang itu sendiri. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di jalanan, pun tidak ada yang mengharapkan terjadinya kecelakaan. Namun penggunaan sabuk pengaman adalah upaya pencegahan terhadap dampak parah kecelakaan.

Dengan adanya komponen seatbelt indicator pada mobil, pengemudi dapat memastikan bahwa sabuk pengaman miliknya dan milik penumpang di sampingnya telah terpasang dengan benar. Komponen ini telah menjadi standar sistem keamanan dari semua mobil Wuling tipe Confero, tipe mobil low MPV yang didedikasikan sebagai salah satu pilihan mobil keluarga terbaik. Sabuk pengaman juga tersedia untuk penumpang hingga di baris paling belakang.

 

  1. Dual Front SRS Airbag

Airbag juga merupakan komponen keselamatan yang akan memperkecil dampak kecelakaan. Terkadang airbag hanya dipasang di bagian pengemudi saja. Padahal penumpang di sebelahnya juga memiliki risiko yang sama besar karena masih berada di baris pertama. Maka adanya dual front SRS airbag pada mobil penting bagi keselamatan penumpang. Mobil Wuling Confero S juga telah dilengkapi dengan sistem keamanan yang satu ini sehingga Anda bisa tenang saat mengendarainya.

 

  1. TPMS (Tire Pressure Monitoring System)

TPMS adalah sebuah komponen canggih yang menampilkan informasi mengenai tekanan angin pada ban mobil. Pada mobil Wuling Confero S, indikator tersebut dapat Anda lihat pada layar MID di balik kemudi. Tekanan ban sebaiknya dicek secara berkala apalagi saat hendak berkendara jauh.

Tekanan ban yang terlalu tinggi akan menghasilkan goncangan kuat saat berkendara yang pastinya akan membuat keluarga Anda tidak nyaman saat bepergian. Sedangkan tekanan ban yang terlalu rendah justru berbahaya karena akan memperberat kerja mesin mobil dan bisa menimbulkan pecah ban. Dengan adanya indikator tekanan ban seperti TPMS akan memudahkan Anda mengatur tekanan ban yang optimal untuk berkendara.

 

  1. Rear Parking Camera

Parkir kini tak lagi menjadi kendala yang terlalu sulit saat membawa mobil dengan adanya fasilitas kamera belakang. Anda bisa dengan tepat memperkirakan jarak mobil dengan lingkungan sekitarnya dan menghindari gesekan pada mobil saat parkir. Fasilitas ini bisa Anda temukan pada tipe tertinggi dari Wuling Confero S yaitu tipe L. Kamera belakang tersebut akan tersambung dengan layar sentuh 8 inci yang bisa diakses dari balik kemudi.

 

  1. ABS (Anti-lock Braking System) + EBD (Electronic Brake-force Distribution)

Saat sedang dalam perjalanan, tidak hanya jalanan lurus yang akan dilewati. Terkadang Anda akan menemukan kondisi jalan menurun, menanjak, ataupun berkelok. Untuk perjalanan yang nyaman di segala kondisi tersebut, semua komponen mobil harus berfungsi dengan baik, termasuk rem. Kini keamanan mobil telah ditingkatkan lebih maksimal dengan teknologi ABS dan EBD pada sistem pengereman.

ABS mencegah ban terkunci saat pengereman mendadak, sedangkan EBD akan mengoptimalkan gaya pengereman antara ban depan dan belakang. Kedua teknologi keamanan canggih tersebut telah tersedia pada semua ban mobil Wuling Confero S tipe L sehingga pikiran Anda akan lebih tenang saat berkendara bersama keluarga tercinta.

 

Nah, apakah Anda sudah menentukan mobil mana yang akan dibeli? Setelah membaca tentang komponen keamanan di atas, jangan lupa untuk mempertimbangkannya saat hendak membeli mobil keluarga terbaik ya!

Cara Terbaik Melawan Jamur Pada Kaca

Panas terik dan hujan yang silih berganti akhir-akhir ini tidak bisa diprediksi; pagi panas, siang hujan dan sore menjelang malam kembali panas. Bahkan di kondisi panas terik, tapi tetap timbul hujan yang cukup deras. Ternyata, hal ini juga dapat mengganggu kondisi kendaraan, antara lain pada kaca yang timbul jamur akibat tetes hujan yang cepat mengering sebelum sempat dibersihkan.

 

Kaca adalah komponen penting karena mempengaruhi visibilitas dalam berkendara, bila ada kotoran atau bahkan jamur yang menempel pada kaca, akan sangat mengganggu kenyamanan saat mengemudi. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi jamur pada kaca.

 

Hal paling mudah yang dilakukan adalah segera membersihkan kaca setelah terkena hujan, karena titik hujan yang menempel pada kaca berpotensi memberikan efek jamur pada kaca. Kain untuk membersihkan juga bisa beragam, setelah menggunakan kain ‘kanebo’, bisa dibersihkan lagi dengan kain microfiber. Jangan lupa pula cek karet pada bilah wiper, karena akan mempengaruhi kebersihan pada kaca. Bila bilah karet sudah tidak mampu membersihkan secara sempurna, segera ganti.

 

Namun, bila jamur sudah membandel pada kaca, tentu saja harus dibersihkan secara khusus. Bila ingin membersihkan sendiri, tanpa ke ‘salon’ mobil, maka harus perhatikan beberapa hal. Antara lain adalah bahan atau kompon yang digunakan, jangan sampai kaca depan seharusnya bebas jamur, justru lecet karena penggunaan bahan yang salah dan penekanan saat membersihkan juga terlalu keras.

 

Ada beberapa merek di pasaran yang digunakan untuk membersihkan dan mencegah jamur pada kaca. Glass Scrub bisa digunakan saat jamur sudah tampak pada kaca, lalu bisa diolesi dengan Rain Clear agar tetap bersih dan berfungsi sebagai pencegahan.

 

Tentu saja yang terpenting adalah kaca depan, walau kaca samping dan belakang pun tidak luput dari serangan jamur. Rutin lah melapisi kaca dengan bahan anti-jamur agar kaca tetap bersih tanpa mengganggu saat mengemudi. Kaca yang sudah dilapisi dengan Rain Clear, umumnya bertahan antara 3-4 bulan tergantung kondisi dan cuaca.