Hindari 6 Kebiasaan Buruk dalam Menyetir Ini | Wuling

Life Style

Hindari 6 Kebiasaan Buruk dalam Menyetir Ini

8 Juli, 2020

Image Hindari 6 Kebiasaan Buruk dalam Menyetir Ini

Ketika berkendara di jalan, Anda pasti ingin tiba di tujuan Anda secepat mungkin atau Anda berkendara dengan cepat untuk menghindari terjebak dalam lalu lintas yang padat saat jam sibuk. Tapi, terburu-buru atau tidak, kita pasti selalu ingin mengemudi dengan nyaman. Namun, jangan sampai terjebak dengan beberapa kebiasan buruk saat menyetir mobil, karena cukup membahayakan pengemudi lain termasuk Anda juga.

Kami sudah memiliki sejumlah fitur keselamatan yang dipasang di produk kami untuk membantu mencegah kecelakaan yang tidak diinginkan saat mengemudi, tetapi pada akhirnya kontrol selalu berada di tangan-dan kaki Anda. Untuk mendukung tujuan kami yaitu berkendara yang aman, kami telah mencantumkan 6 kebiasaan buruk yang paling umum saat mengemudi, dan beberapa dapat membahayakan Anda.

Melanggar Lampu Lalu Lintas

Melanggar Lampu Lalu Lintas

Lampu lalu lintas sangat penting dan tidak boleh disepelekan dalam kondisi apapun. Selain demi kegiatan mengemudi yang aman, ini juga merupakan cara untuk melatih diri sendiri untuk bersabar, ingatlah bahwa kita berbagi jalan dengan orang lain, sehingga setiap orang memiliki giliran untuk bergerak. Tapi, seringkali pengemudi-baik sepeda motor maupun mobil ngegas mesin ketika lampu berubah warna dari ke kuning dari hijau.

Ketika kendaraan bertabrakan, semua pihak pasti dirugikan. Untuk mencegah hal itu terjadi, harap patuhi lampu lalu lintas, bergerak hanya ketika hijau, melambat ketika kuning, dan berhenti di belakang zebra cross ketika warnanya merah. Zebra cross berguna untuk memberi jalan bagi pejalan kaki menyeberang jalan dengan aman.

Menggunakan Gadget Saat Berkendara

Menggunakan Gadget Saat Berkendara

Penggunaan gadget belakangan ini semakin tinggi, tidak jarang seseorang lupa bahwa ia sedang berada di jalan dan masih terus menggunakan gadget. Padahal kebiasan ini jelas sangat berbahaya dan sudah memiliki peraturan resmi mengenai kegiatan ini saat berkendara. Dalam pasal 106 ayat 1 Undang-undang No.22 Tahun 2009 menjelaskan bahwa setiap pengendara harus berkonsentrasi dan dalam pasal 283 menjelaskan ancaman maksimal Rp 750 ribu atau kurungan penjara paling lama tiga bulan bagi mereka yang melanggar.

Mengabaikan Blindspots

Mengabaikan Blindspots

Ada tujuan penting mengapa produsen kendaraan menciptakan kaca spion di setiap sisi mobil. Ini untuk selalu membuat pengemudi waspada setiap kali mobil lain mencoba untuk pindah ke jalur lain, sehingga Anda dapat menjaga kecepatan mengemudi Anda sendiri. Ketika Anda tidak dapat melihatnya, saat itulah titik buta/blindspotterjadi. Ini juga terjadi ketika Anda ingin berbelok, ke kanan atau ke kiri. Ketika Anda berada di jalan dua arah, harap tetap berada di jalur Anda ketika Anda akan berbelok. Jangan berbelok ke kiri mendadak ketika Anda berada di jalur tengah atau kanan jalan karena Anda mungkin menempatkan pengemudi lain dalam bahaya. Ketika Anda berada di persimpangan, ambil ancang-ancang sebelum berbelok, ada blindspotdi sana-selalu bersiap untuk mobil lain yang datang ke arah Anda, jadi selalu bersiap di sudut berbelok yang baik untuk mencegah mobil Anda menghalangi yang lain di depan atau di belakang Anda.

Mengabaikan Garis di Jalan

Mengabaikan Garis di Jalan

Setiap garis yang Anda lihat di jalan mengandung arti tersendiri menurut hukum lalu lintas. Misalnya, ketika Anda melihat garis putih tegas di tengah jalan, itu berarti pengemudi tidak diperbolehkan menyalip mobil lain di depan dan ia harus tetap di jalurnya sendiri. Jika garis putih putus-putus artinya pengemudi diperbolehkan untuk berpindah jalur, tetapi tentu saja hanya ketika situasinya aman untuk dilakukan.

Salah Lampu Sein

Kebiasaan Buruk Menyetir Salah Lampu Sein

Sayangnya, ada beberapa kasus di mana orang belum memahami fungsi lampu sein untuk berbelok. Ada meme yang beredar yang menunjukkan bahwa ‘emak-emak’ selalu menyalakan lampu sein yang salah ketika berbelok, karena mereka pikir fungsi lampu itu untuk memberitahu pengemudi di belakang mereka ke mana harus berbelok bukan untuk dirinya sendiri. Bacalah kalimat berikut dengan seksama: ketika Anda ingin berbelok ke kiri, nyalakan lampu sein kiri, egitu pula sebaliknya ketika Anda ingin belok ke kanan.

Mengemudi Ugal Ugalan

Kebiasaan Buruk Menyetir Mengemudi Ugal Ugalan

Ini adalah masalah umum yang dialami orang di mana-mana. Selalu ingat bahwa Anda berbagi jalan dengan jutaan pengemudi lain di negara ini, jadi tolong selalu mengemudi di bawah kecepatan yang disarankan untuk mencegah  resiko fatal. Saat Anda ingin menguji kecepatan, selalu ada sirkuit untuk itu.

Kenyamanan nyata hanya bisa dialami ketika keamanan ikut dipertimbangkan saat mengemudi. Pasang sabuk pengaman Anda, letakkan kaki Anda di pedal, lalu berkendara dengan hati-hati dan penuh tanggung jawab. Cintai keluarga Anda seperti halnya Wuling mencintai Anda.