Biaya pengisian daya menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhitungkan sebelum beralih ke mobil listrik. Berbeda dari kendaraan berbahan bakar minyak, estimasi biaya charge mobil listrik dapat dihitung dari kapasitas baterai dan tarif listrik per kilowatt-hour (kWh).
Pada Wuling Aira ev, perhitungan tersebut juga bisa diturunkan menjadi estimasi biaya listrik untuk menempuh setiap kilometer. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan gambaran mengenai biaya penggunaan Aira ev untuk mobilitas sehari-hari, baik ketika mengisi daya di rumah maupun menggunakan SPKLU.
Key Summaries:
- Aira ev Standard Range memiliki baterai 16,2 kWh dan jarak tempuh hingga 205 km (CLTC).
- Aira ev Long Range menggunakan baterai 25,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 km (CLTC).
- Dengan asumsi tarif PLN rumah tangga 1.300–2.200 VA sebesar Rp1.444,70/kWh, estimasi biaya energi Aira ev sekitar Rp114–Rp120 per km.
- Biaya di SPKLU dapat lebih tinggi karena selain tarif energi, beberapa jenis fasilitas pengisian dapat mengenakan biaya layanan.
Spesifikasi Baterai dan Jarak Tempuh Wuling Aira ev
Sebelum menghitung biaya pengisian, ada dua angka utama yang perlu diketahui, yaitu kapasitas baterai dan jarak tempuh kendaraan. Wuling Aira ev tersedia dalam varian Standard Range dan Long Range dengan kapasitas serta jarak tempuh yang berbeda.
1. Aira ev Standard Range
Aira ev Standard Range menggunakan baterai lithium ferro-phosphate (LFP) berkapasitas 16,2 kWh dan mampu menempuh jarak hingga 205 km berdasarkan standar CLTC. Varian ini juga memiliki motor listrik berdaya 30 kW dengan torsi 85 Nm.
Secara teoritis, kebutuhan energinya dapat dihitung dengan membagi kapasitas baterai dengan jarak tempuh, yaitu 16,2 kWh ÷ 205 km = sekitar 0,079 kWh/km. Angka ini nantinya menjadi dasar untuk memperkirakan biaya listrik per kilometer.
2. Aira ev Long Range
Sementara itu, Aira ev Long Range dibekali baterai LFP berkapasitas 25,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 km (CLTC). Seperti Standard Range, varian ini juga menggunakan motor listrik 30 kW dan torsi 85 Nm.
Berdasarkan kapasitas dan jarak tempuh tersebut, konsumsi energi teoritisnya berada di sekitar 25,1 kWh ÷ 301 km = 0,083 kWh/km. Perhitungan ini menggunakan angka jarak tempuh CLTC sehingga hasil penggunaan aktual di jalan dapat berbeda.
Berapa Biaya Charge Mobil Listrik Aira ev di Rumah?
Mengisi daya di rumah dapat menjadi pilihan praktis untuk penggunaan sehari-hari karena kendaraan bisa diisi ketika sedang tidak digunakan. Biayanya dapat diperkirakan dengan rumus sederhana, yaitu kapasitas baterai × tarif listrik per kWh.
Sebagai ilustrasi, simulasi berikut menggunakan tarif listrik PLN untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi daya 1.300 VA dan 2.200 VA sebesar Rp1.444,70/kWh. Pemerintah menetapkan tarif listrik pelanggan nonsubsidi pada periode Juli–September 2026 tidak mengalami kenaikan.
1. Biaya Charge Aira ev Standard Range di Rumah
Dengan kapasitas baterai 16,2 kWh, estimasi biaya untuk mengisi baterai Standard Range dari 0 hingga 100% secara teoritis adalah:
16,2 kWh × Rp1.444,70 = Rp23.404
Baca Juga
Jika energi tersebut secara teoritis digunakan untuk mencapai jarak hingga 205 km, biaya listriknya menjadi:
Rp23.404 ÷ 205 km = sekitar Rp114/km
Artinya, berdasarkan simulasi tarif tersebut, biaya energi Aira ev Standard Range hanya sekitar Rp114 untuk setiap kilometer. Nilai aktual dapat berbeda karena proses pengisian baterai juga memiliki kehilangan energi serta kondisi berkendara tidak selalu sama dengan pengujian CLTC.
2. Biaya Charge Aira ev Long Range di Rumah
Untuk Aira ev Long Range yang memiliki kapasitas baterai 25,1 kWh, estimasi biaya pengisian penuh dapat dihitung sebagai berikut:
25,1 kWh × Rp1.444,70 = Rp36.262
Dengan jarak tempuh hingga 301 km berdasarkan CLTC, estimasi biaya listrik per kilometernya menjadi:
Rp36.262 ÷ 301 km = sekitar Rp120/km
Dengan demikian, berdasarkan simulasi ini, biaya energi Aira ev Long Range berada di kisaran Rp120 per kilometer. Selisihnya dengan Standard Range relatif kecil karena perhitungan dipengaruhi oleh perbandingan kapasitas baterai dan jarak tempuh masing-masing varian.
3. Simulasi Biaya Charge Aira ev di Rumah
| Varian Aira ev | Kapasitas Baterai | Jarak Tempuh CLTC | Estimasi 0–100% | Estimasi Biaya/km |
| Standard Range | 16,2 kWh | Hingga 205 km | ±Rp23.404 | ±Rp114/km |
| Long Range | 25,1 kWh | Hingga 301 km | ±Rp36.262 | ±Rp120/km |
Simulasi di atas menggunakan tarif PLN Rp1.444,70/kWh untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi 1.300–2.200 VA pada periode Juli–September 2026. Untuk golongan listrik lainnya, biaya pengisian perlu disesuaikan dengan tarif yang berlaku pada rumah Anda.
Berapa Biaya Charge Aira ev di SPKLU?
Selain di rumah, Aira ev dapat diisi melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU. Berdasarkan ketentuan Kementerian ESDM, tarif tenaga listrik dari badan usaha SPKLU kepada pemilik kendaraan listrik menggunakan tarif layanan khusus dengan faktor pengali maksimum 1,5.
Sebagai simulasi, batas atas energy charge yang digunakan adalah sekitar Rp2.466,78/kWh. Angka ini merupakan acuan simulasi, sedangkan biaya aktual yang dibayarkan pengguna dapat berbeda tergantung operator SPKLU, jenis charger, pajak, biaya administrasi, dan biaya layanan yang berlaku.
1. Simulasi Biaya Aira ev Standard Range di SPKLU
Baca Juga
Dengan kapasitas baterai 16,2 kWh, perkiraan biaya energi untuk mengisi baterai dari 0 hingga 100% adalah:
16,2 kWh × Rp2.466,78 = sekitar Rp39.962
Jika hanya memperhitungkan energy charge, angka tersebut setara dengan sekitar Rp195/km berdasarkan jarak tempuh hingga 205 km. Namun, biaya transaksi aktual di SPKLU dapat lebih tinggi apabila fasilitas yang digunakan mengenakan biaya layanan tambahan.
2. Simulasi Biaya Aira ev Long Range di SPKLU
Pada Long Range, kapasitas baterai 25,1 kWh menghasilkan simulasi biaya sebagai berikut:
25,1 kWh × Rp2.466,78 = sekitar Rp61.916
Jika dibandingkan dengan jarak tempuh hingga 301 km, biaya energinya setara dengan sekitar Rp206/km. Sama seperti Standard Range, angka tersebut belum memasukkan kemungkinan biaya layanan, administrasi, maupun komponen lainnya.
Kementerian ESDM menetapkan bahwa SPKLU Fast Charging dapat mengenakan biaya layanan maksimal Rp25.000 per sekali pengisian, sedangkan Ultrafast Charging maksimal Rp57.000. Besaran tersebut merupakan batas maksimum sehingga operator dapat mengenakan biaya yang lebih rendah.
Sebagai gambaran, jika pengisian Aira ev dikenakan biaya layanan Fast Charging maksimum Rp25.000, total teoritisnya dapat menjadi sekitar Rp64.962 untuk Standard Range dan Rp86.916 untuk Long Range. Karena itu, total biaya yang muncul pada aplikasi atau mesin SPKLU sebaiknya selalu diperiksa sebelum memulai pengisian.
3. Berapa Lama Charge Aira ev di SPKLU?
Aira ev telah mendukung DC Fast Charging dengan waktu pengisian dari 30% hingga 80% sekitar 35 menit, baik pada Standard Range maupun Long Range. Wuling juga mencantumkan pengisian AC dari 20% hingga 100% sekitar 4,8 jam untuk Standard Range dan 7,2 jam untuk Long Range.
Perlu diperhatikan bahwa angka 35 menit tersebut merupakan waktu resmi untuk rentang baterai 30–80%, bukan estimasi 0–100%. Wuling juga menyebut waktu pengisian aktual dapat berubah karena temperatur baterai atau lingkungan, tingkat daya baterai ketika mulai charging, serta spesifikasi perangkat pengisian.
Lebih Hemat Charge Aira ev di Rumah atau SPKLU?
Dari simulasi di atas, mengisi baterai di rumah dengan tarif PLN 1.300–2.200 VA menghasilkan biaya energi yang lebih rendah dibandingkan simulasi menggunakan batas atas energy charge SPKLU. Home charging pun cocok dilakukan ketika mobil sedang terparkir dalam waktu lama, misalnya pada malam hari.
|
Aspek |
Charge di Rumah | Charge di SPKLU |
| Acuan tarif simulasi | Rp1.444,70/kWh | Hingga ±Rp2.466,78/kWh |
| Biaya layanan fast charging | Tidak ada | Dapat dikenakan hingga Rp25.000/sesi |
| Penggunaan | Cocok untuk pengisian rutin | Praktis ketika berada di luar rumah |
| Waktu pengisian | Tergantung daya dan charger |
DC Fast Charging dapat lebih cepat |
SPKLU tetap memberikan kepraktisan ketika Anda membutuhkan tambahan daya selama perjalanan atau tidak dapat melakukan charging di rumah. Kehadiran DC Fast Charging pada Aira ev membuat pengisian 30–80% dapat dilakukan sekitar 35 menit pada perangkat pengisian yang sesuai.
Jadi, Berapa Biaya Charge Mobil Listrik Aira ev per KM?
Jika menggunakan tarif PLN rumah tangga 1.300–2.200 VA sebesar Rp1.444,70/kWh, Aira ev Standard Range membutuhkan biaya energi sekitar Rp114/km, sedangkan Long Range sekitar Rp120/km. Estimasi tersebut dihitung berdasarkan kapasitas baterai serta jarak tempuh resmi hingga 205 km dan 301 km berdasarkan standar CLTC.
Ketika melakukan pengisian di SPKLU dengan simulasi energy charge Rp2.466,78/kWh, biaya energinya menjadi sekitar Rp195/km untuk Standard Range dan Rp206/km untuk Long Range, sebelum biaya layanan lainnya. Dengan demikian, home charging dapat menjadi pilihan menarik untuk pengisian rutin, sementara SPKLU menawarkan fleksibilitas ketika membutuhkan pengisian daya selama bepergian.
Selain biaya energi yang mudah diperhitungkan, Wuling Aira ev hadir sebagai compact EV empat pintu yang dirancang untuk mendukung mobilitas harian di perkotaan. Temukan pilihan varian, fitur, harga, dan informasi lengkap Wuling Aira ev melalui website resmi Wuling.
FAQ
1. Berapa kWh untuk mengisi penuh Aira ev?
Secara kapasitas baterai, Aira ev Standard Range memiliki baterai 16,2 kWh, sedangkan Long Range 25,1 kWh. Energi listrik yang ditarik dari jaringan dalam penggunaan nyata dapat lebih besar akibat kehilangan energi selama proses charging.
2. Apakah biaya charge mobil listrik lebih murah di rumah?
Berdasarkan simulasi tarif yang digunakan dalam artikel ini, home charging memiliki biaya energi per kWh yang lebih rendah dibandingkan SPKLU. Biaya aktual tetap bergantung pada golongan listrik rumah dan tarif yang berlaku.
3. Apakah tarif semua SPKLU sama?
Tidak selalu. Total biaya dapat berbeda berdasarkan operator, tipe charger, biaya layanan, pajak, serta biaya administrasi yang dikenakan.
4. Apakah Aira ev harus selalu di-charge sampai 100%?
Tidak harus setiap kali digunakan. Pengisian dapat disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan dan rekomendasi penggunaan baterai pada buku panduan kendaraan.
5. Apa yang membuat biaya charge Aira ev berbeda dari simulasi?
Perbedaannya dapat berasal dari tarif listrik, kehilangan energi saat charging, kondisi baterai, penggunaan AC, gaya berkendara, lalu lintas, dan kondisi jalan. Jarak tempuh aktual juga dapat berbeda dari angka pengujian CLTC.
SHARE: