Spare Part Mobil: Jenis, Manfaat Service, dan Bagian yang Wajib Diganti | Wuling

Auto Tips

Spare Part Mobil: Jenis, Manfaat Service, dan Bagian yang Wajib Diganti

1 Februari, 2021

Image Spare Part Mobil: Jenis, Manfaat Service, dan Bagian yang Wajib Diganti

Ketika Anda memiliki sebuah mobil, tentu ingin mobil tetap dalam kondisi yang stabil. Upaya menjaga performa mobil bisa dilakukan dengan perawatan servis rutin dan ada beberapa spare part mobil yang penting untuk diganti secara rutin.

Servis rutin sangatlah disarankan untuk dilakukan, karena bisa menghindarkan mobil dari berbagai kerusakan spare part. Apabila terjaga dengan baik, maka mobil bisa tahan lama dan bisa dipakai dalam berbagai kondisi jalan.

Apa Itu Spare Part?

Apa Itu Spare Part?

Spare Part merupakan sebuah barang yang berisikan berbagai komponen dalam suatu kesatuan dan memiliki fungsi tertentu. Spare part banyak dipakai di berbagai jenis kendaraan, sehingga jenis-jenisnya juga sangat beragam.

Spare part pasti memiliki kegunaan tersendiri, namun ada yang sistem kerjanya saling terkait dengan spare part lain. Setidaknya ada beberapa jenis spare part yang sangat penting untuk diketahui dan dipelajari sistem kerjanya.

Jenis-Jenis Spare Part Mobil

1. Orisinil

Orisinil

Original equipment manufacturer atau OEM merupakan sebuah istilah yang menyatakan produk pabrikan asli atau orisinil. Produk orisinil biasanya memiliki kualitas yang bagus dan jenis produk orisinil banyak ditemukan di industri otomotif.

Produk orisinil biasanya akan diproduksi oleh pihak manufaktur asal atau bisa juga diproduksi perusahaan lain yang ditunjuk oleh pihak manufaktur. Mobil menjadi kendaraan yang dilengkapi dengan ratusan spare part.

Tidak semua jenis onderdil bisa dibuat atau diproduksi oleh pihak manufaktur, sehingga ada beberapa jenis onderdil yang pembuatannya dialihkan ke perusahaan lain dan perusahaan tersebut sudah pasti ditunjuk oleh pihak manufaktur mobil.

Meskipun dikerjakan oleh perusahaan lain, namun onderdil yang dihasilkan termasuk orisinil atau asli, karena pembuatannya telah sesuai dengan standar yang diterapkan manufaktur.

2. Non Pabrikan atau Aftermarket

Non Pabrikan atau Aftermarket

Spare part mobil yang dibuat oleh non pabrikan adalah jenis yang diproduksi oleh perusahaan onderdil untuk kebutuhan segmen tertentu, sehingga tidak dibuat untuk kebutuhan normal kendaraan.

Non pabrikan menjadi perusahaan yang membuat atau memproduksi onderdil untuk keperluan hobi, kustomisasi, balap dan berbagai keperluan lainnya. Non pabrikan juga bisa membuat onderdil yang sesuai pesanan para klien.

Biasanya spare part non pabrikan tidak akan ada hubungannya atau tidak akan berelasi dengan pihak manufaktur mobil, namun pihak non pabrikan biasanya telah memiliki lisensi sebelum melakukan pembuatan onderdil.

Onderdil yang dihasilkan dari non pabrikan bisa memiliki kualitas sama bagusnya dengan hasil manufaktur atau bisa juga lebih bagus dibandingkan dengan spare part yang orisinal dari manufaktur.

3. KW

KW

KW merupakan salah satu istilah yang sangat familiar dalam dunia otomotif. Onderdil yang dinyatakan KW biasanya terbagi menjadi 3 yaitu KW 1, 2 dan 3. Biasanya ketiga kategori KW hanya memiliki sedikit perbedaan yaitu pada bagian tampilan atau bahan pembuatan yang dipakai.

Banyak juga yang beranggapan bahwa produk yang KW termasuk dalam kategori produk yang palsu, sehingga produk KW tidak akan diproduksi oleh perusahaan manufaktur mobil dan produk KW juga tidak akan memperoleh lisensi dari pihak manufaktur mobil.

Ketika Anda menggunakan onderdil KW, tentu sangatlah membahayakan untuk keamanan kendaraan Anda dan keselamatan, karena onderdil KW kualitasnya tidak sesuai standar keamanan.

Manfaat Service Spare Part

Manfaat Service Spare Part 

Servis rutin merupakan sebuah hal yang penting untuk dilakukan oleh para pemilik kendaraan mobil, meskipun servis rutin tidak menjamin mobil bebas dari berbagai kerusakan dan kecelakaan, namun bisa menjaga komponen mobil tetap stabil.

Melakukan servis rutin bisa menjaga keselamatan para pengendara, karena mobil bisa tetap berjalan dengan stabil dalam berbagai kondisi jalan. Salah satu penyebab kecelakaan yang sering terjadi karena kendaraan jarang di servis.

Jarang servis biasanya akan membuat sistem pengereman mobil menjadi jelek, oli mesin sedikit, rusaknya karet wiper kaca dan berbagai kerusakan lainnya. Sistem pengereman yang jelek, tentu bisa menimbulkan kecelakaan saat berkendara.

Apabila Anda melakukan servis rutin, maka anda bisa mengetahui berbagai hal yang tidak beres dengan kendaraan dan anda bisa segera memperbaiki kerusakannya.

Servis rutin bisa menjaga performa mobil tetap stabil dan tetap kondusif. Mobil yang rutin di servis akan membuat mobil lebih responsif, nyaman untuk dipakai dan mobil akan terasa halus saat dikendarai.

Spare Part Mobil yang Wajib Rutin Diganti

1. Oli Mesin dan Filter Oli

Oli Mesin dan Filter Oli

Oli mesin dengan filter oli merupakan suku cadang yang harus rutin diganti, karena usia kerjanya terbilang cepat. Fungsi oli mesin sangatlah penting untuk melumasi bagian dalam dari mesin, sehingga bagian dalam mesin bisa bekerja dengan stabil dan oli mesin juga bisa menghindarkan gesekan antar komponen.

Filter oli biasanya berguna untuk menyaring kotoran yang dihasilkan dari gesekan mesin dan filter oli juga bisa menyaring karbon. Apabila mobil Anda sering dipakai, maka kerja oli mesin dengan filter oli menjadi lebih berat.

Kerja oli mesin juga akan terkuras saat kendaraan banyak dipakai di jalanan macet, karena mobil akan berhenti dan melaju dengan tiba-tiba. Pabrikan memang menyarankan para pengendara mobil baru mengganti oli mesin pada 1.000 kilometer.

2. Filter udara

Filter udara

Filter udara memang bisa dibersihkan ketika anda melakukan perawatan rutin atau berkala, tapi kekuatan filter udara sangatlah singkat. Filter udara akan berguna untuk menyaring debu atau kotoran yang timbul dari luar. Filter udara yang kotor akan membuat terhambatnya suplai udara yang masuk ke ruang bakar mobil.

Dengan melakukan pembersihkan filter udara, maka bisa menghemat konsumsi bahan bakar pada mobil. Filter udara wajib dibersihkan saat kendaraan mencapai 1.000 kilometer dan filter udara wajib diganti saat kendaraan mencapai 40.000 kilometer.

Apabila filter udara terlalu kotor dan jarang dibersihkan, maka kotoran dari luar bisa menghambat suplai udara yang masuk ke ruang bakar dan hal ini bisa membuat komsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

3. Busi

Busi

Busi merupakan salah satu suku cadang yang memiliki bentuk kecil, namun memiliki pengaruh besar dalam menopang kinerja mobil. Busi yang terganggu akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, karena pembakaran di ruang mesin kurang berjalan optimal.

Busi akan membantu dalam memantik api dalam proses pembakaran di ruang mesin dan para pemilik mobil penting untuk rajin cek busi secara berkala. Penggantian busi bisa dilakukan saat pemakaian mobil mencapai 20.000 kilometer.

4. Aki

Aki

Aki mobil melemah bisa dirasakan dari bunyi klakson yang tidak nyaring, lampu indikator yang melemah atau tidak menyala dan paling parah mesin tidak menyala. Dengan melemahnya aki, maka tidak akan ada pasokan ke tenaga sistem kelistrikan mobil.

Pastikan memeriksa aki secara berkala. Aki biasanya akan menurun saat penggunaan mobil di tahun ke 2 atau ketiga. Apabila aki sudah mulai parah, silahkan Anda ganti aki mobil dengan aki baru.

5. Filter AC

Filter AC

Filter AC yang tidak terawat akan membuat kinerja AC mobil menjadi tidak berjalan baik dan saat kinerja AC terganggu, maka suhu di bagian kabin akan sulit untuk dingin. Apabila dibiarkan dingin, lama-kelamaan ac akan rusak.

Pastikan Anda selalu merawat filter ac dan saat pihak bengkel menganjurkan untuk ganti, maka segeralah ganti dengan filter AC baru. Filter AC umumnya diganti saat kendaraan mencapai 20.000 kilometer pemakaiannya.

6. Kampas Rem

Kampas Rem

Rem menjadi komponen yang sangat penting dalam kendaraan, sehingga rem wajib di cek secara berkala. Lakukan pengecekan kampas rem, untuk mengetahui kondisi kampas rem dan saat kampas rem sudah jelek, segeralah ganti dengan yang baru.

Untuk mengecek ketebalan sebuah kampas rem bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti bunyi rem yang menimbulkan suara decitan, karena adanya gesekan antara 2 logam. Apabila Anda menginjak pedal rem dan pijakannya lebih dalam, maka kampas rem terdeteksi sudah habis.

Sekarang Anda sudah memahami seluk-beluk spare part mobil, ‘kan? Semoga bermanfaat.

Banner Cortez CT Mobil Keluarga Terbaik