Fungsi Kondensor Mobil dan Cegah Kerusakannya | Wuling

Auto Tips

Fungsi Kondensor Mobil dan Cegah Kerusakannya

31 Agustus, 2020

Image Fungsi Kondensor Mobil dan Cegah Kerusakannya

Sistem Air Conditioner (AC) pada mobil, disusun oleh banyak komponen. Setiap komponen memiliki perannya masing-masing dan saling terikat satu sama lain. Satu komponen penting yang ada di dalam AC mobil adalah kondensor yang memiliki fungsi untuk mengubah gas bertekanan tinggi ke cairan bertekanan tinggi untuk kemudian dialirkan ke Receiver Dryer hingga berlanjut ke katup expansi.

Fungsi Kondensor

Fungsi Kondensor

Kondensor sendiri memiliki fungsi untuk menurunkan suhu yang ada di refrigerant pada saat terjadinya proses kondensasi. Saat suhu panas berhasil diturunkan, akan terbentuk cairan dingin yang nantinya dikeluarkan melalui lubang AC mobil.

Sederhananya, kondensor akan menyerap panas pada freon yang sudah dikompresikan oleh kompresor dan mengubah freon yang berbentuk gas menjadi cair.

Umumnya kondensor ini terletak di bagian depan radiator mobil. Dengan posisi tersebut tak dipungkiri banyak kotoran yang mungkin masuk ke dalam mobil dan membuat kondensor kotor. Kotoran ini adalah salah satu penyebab kondensor AC mobil tidak dapat menjalankan fungsi utamanya dengan optimal.

Mengingat perannya yang penting, kondensor mobil memang butuh perhatian ekstra. Tujuannya untuk menghindari kemungkinan kondensor bocor yang nantinya akan berdampak pada panasnya hawa kabin ketika dikendarai pada kecepatan rendah atau berhenti.

Penyebab Kondensor Rusak

Yang Membuat Kondensor Rusak

Kebocoran kondensor bisa diakibatkan oleh hal sepele dan jarang disadari oleh para pengendara, yaitu adanya debu dan kerikil. Kerikil yang terpental dapat mengenai kondensor AC sehingga membuatnya bocor.

Putaran kipas yang terus melemah juga bisa menjadi salah satu penyebab kondensor AC mobil mengalami penurunan fungsi utama. Putaran kipas yang melemah tersebut diakibatkan oleh pemakaian yang terlalu sering. Terlalu banyak freon yang digunakan juga bisa memicu tekanan berlebihan sehingga suhu ruangan akan tinggi dan hal ini akan membuat kondensor menjadi lebih panas dari kondisi biasanya.

Kondisi motor fan yang sudah lemah atau bahkan rusak juga akan membuat kondensor panas karena embusan atau hisapan angin yang muncul menjadi berkurang. Akibatnya, kondensor yang berfungsi membuang panas dari mesin AC tak bisa menerapkan pekerjaannya tersebut sehingga sistem AC ikut terganggu.

Kondensor memang merupakan salah satu komponen AC mobil yang cukup rentan mengalami kerusakan. Selain pada AC mobil, masalah pada kondensor juga bisa terjadi pada mesin mobil yang overheat saat kondisi AC menyala. Sebaliknya pula saat AC dimatikan maka panas mesin akan kembali normal.

Baca juga: Evaporator AC Mobil: Fungsi, Perawatan, dan Kerusakan

Mencegah Kerusakan Kondensor

Mencegah Kerusakan Kondensor

Cara mencegah kerusakan kondensor AC mobil adalah dengan melakukan servis secara berkala. Dengan melakukan servis rutin setiap 3-6 bulan sekali, kondisi dan fungsi kondensor AC mobil bisa lebih terjaga.

Pastikan juga kondensor dalam keadaan yang bersih dari debu dan kotoran. Caranya dengan sering mencuci disemprot air. Perlu diperhatikan saat menyemprot kondensor adalah pada tekanan airnya, yaitu jangan terlalu kencang agar sirip kondensor tak mudah penyok.