Kondensor Mobil: Fungsi, Cara kerja dan Perawatan | Wuling

Auto Tips

Kondensor Mobil: Fungsi, Cara kerja dan Perawatan

6 April, 2022

Image Kondensor Mobil: Fungsi, Cara kerja dan Perawatan

Sistem Air Conditioner (AC) pada mobil, disusun oleh banyak komponen. Setiap komponen memiliki perannya masing-masing dan saling terikat satu sama lain. Satu komponen penting yang ada di dalam AC mobil adalah kondensor yang memiliki fungsi untuk mengubah gas bertekanan tinggi ke cairan bertekanan tinggi untuk kemudian dialirkan ke Receiver Dryer hingga berlanjut ke katup expansi. Berikut ini adalah penjelasan detail artikel autotips tentang kondenser mobil.

Apa itu Kondensor Mobil?

Kondensor mobil adalah salah satu komponen yang ada pada mobil yang terdiri atas beberapa lembaran berbahan timah yang tiap-tiap lembarnya diberi kertas paraffin serta digulung secara ketat sehingga membentuk silinder berukuran kecil.

Letak Kondensor

Umumnya, letak kondenser ini di bagian depan radiator mobil. Dengan posisi tersebut tak dipungkiri banyak kotoran yang mungkin masuk ke dalam mobil dan membuat condenser kotor. Kotoran ini adalah salah satu penyebab condenser AC mobil tidak dapat menjalankan fungsi utamanya dengan optimal.

Fungsi Kondensor Mobil

Fungsi Kondensor
Gambar fungsi condenser

Kondensor sendiri memiliki fungsi untuk menurunkan suhu yang ada di refrigerant pada saat terjadinya proses kondensasi. Saat suhu panas berhasil diturunkan, akan terbentuk cairan dingin yang nantinya dikeluarkan melalui lubang AC mobil.

Sederhananya, condenser akan menyerap panas pada freon yang sudah dikompresikan oleh kompresor dan mengubah freon yang berbentuk gas menjadi cair.

Mengingat perannya yang penting, condenser mobil memang butuh perhatian ekstra. Tujuan  perhatian ekstra ini untuk menghindari kemungkinan condenser bocor yang nantinya akan berdampak pada panasnya hawa kabin ketika dikendarai pada kecepatan rendah atau berhenti.

Fungsi kondensor mobil yang dijelaskan sebelumnya adalah yang diketahui secara umum oleh masyarakat. Namun, secara khusus, kondensor mobil punya beberapa jenis fungsi. Adapun fungsinya dibagi atas sistem pendingin, sistem pengapian, dan sistem refrigerasi.

Sistem Pendingin

Fungsi kondensor mobil pada sistem pendingin adalah buat membuang panas. Pembuangan ini terjadi ketika proses perubahan freon dari gas ke cair. Freon berasal dari komponen AC, yakni kompresor. Komponen ini terkait dengan kipas pendingin. Keduanya mempengaruhi tingkat kedinginan udara yang dihembuskan AC mobil. Kedua komponen akan terus menjalankan fungsinya selama AC mobil hidup.

Sistem Pengapian

Pada sistem pengapian, fungsi kondensor adalah untuk menyerap loncatan bunga api pada breaker point di platina. Fungsi ini menghasilkan kenaikan tegangan pada koil sekunder dan menjaga kondisi platina mobil agar tak cepat mengalami aus.

Sistem Refrigerasi

Pada sistem refrigerasi, fungsi kondensor adalah sebagai alat yang membuat kondensasi refrigerant gas yang berasal dari kompresor bertekanan serta bersuhu tinggi. Refrigerant yang ada di dalam kondensor mampu memberi hasil kalor yang nantinya akan diserap via evaporator dan juga panas dari kompresor.

Cara Kerja Kondensor

Penting untuk mengetahui cara kerja kondensor setelah Anda mengenal fungsi kondensor berdasarkan posisi di dalam beberapa sistem. Selain fungsi, cara kerja kondensor pun dibedakan sesuai sistem. Berikut ini penjelasannya.

Sistem Pengapian

Pada sistem pengapian, cara kerja kondensor adalah dengan mengaliri arus primer yang berasal dari baterai ke massa baterai serta kumparan sekunder ketika platina dalam keadaan menutup. Saat platina dalam keadaan terbuka, arus listrik akan dialirkan ke kondensor. Ini yang cegah percikan bunga api terjadi.

Sistem Refrigerasi

Dalam sistem refrigerasi, cara kerja kondensor terbagi 2, yakni konveksi alamiah dan konveksi paksa. Di dalam konveksi alamiah, laju aliran udara akan lewati kondensor sangat rendah. Alasannya karena sistem ini cuma mengandalkan kecepatan angin. Konveksi paksa, cara kerjanya sama saja, tetapi pakai bantuan kipas angin dan atau sejenisnya.

Sistem Pendingin

Pada sistem pendingin, cara komponen kondensor ini adalah mengubah gas menjadi cair. Freon dipompa kompresor di sistem pendingin. Lalu dialirkan menuju kondensor berbentuk gas tekanan tinggi. Angin yang dihasilkan kipas akan membuang panas dan menurunkan suhu tekanan freon. Kedua hasil ini memunculkan perubahan energi gas jadi cair.

Penyebab Kondensor Rusak

Yang Membuat Kondensor Rusak
Gambar penyebab condenser rusak

Kebocoran condenser bisa diakibatkan oleh hal sepele dan jarang disadari oleh para pengendara, yaitu adanya debu dan kerikil. Kerikil yang terpental dapat mengenai condenser AC sehingga membuatnya bocor.

Putaran kipas yang terus melemah juga bisa menjadi salah satu penyebab condenser AC mobil mengalami penurunan fungsi utama. Putaran kipas yang melemah tersebut diakibatkan oleh pemakaian yang terlalu sering. Terlalu banyak freon yang digunakan juga bisa memicu tekanan berlebihan sehingga suhu ruangan akan tinggi dan hal ini akan membuat condenser menjadi lebih panas dari kondisi biasanya.

Kondisi motor fan yang sudah lemah atau bahkan rusak juga akan membuat condenser panas karena embusan atau hisapan angin yang muncul menjadi berkurang. Akibatnya, condenser yang berfungsi membuang panas dari mesin AC tak bisa menerapkan pekerjaannya tersebut sehingga sistem AC ikut terganggu.

Kondensor memang merupakan salah satu komponen AC mobil yang cukup rentan mengalami kerusakan. Selain pada AC mobil, masalah pada condenser juga bisa terjadi pada mesin mobil yang overheat saat kondisi AC menyala. Sebaliknya pula saat AC dimatikan maka panas mesin akan kembali normal.

Baca juga: Evaporator AC Mobil: Fungsi, Perawatan, dan Kerusakan

Mencegah Kerusakan Kondensor

Mencegah Kerusakan Kondensor
Gambar mencegah kerusakan condenser

Cara mencegah kerusakan kondensor AC mobil adalah dengan melakukan servis secara berkala. Dengan melakukan servis rutin setiap 3-6 bulan sekali, kondisi dan fungsi condenser AC mobil bisa lebih terjaga.

Pastikan juga kondensor dalam keadaan yang bersih dari debu dan kotoran. Caranya dengan sering mencuci disemprot air. Perlu diperhatikan saat menyemprot condenser adalah pada tekanan airnya, yaitu jangan terlalu kencang agar sirip kondensor tak mudah penyok.

FAQ Kondensor Mobil

Berikut ini adalah pembahasan mengenai pertanyaan yang sering ditanyakan tentang kondensor mobil. Pertanyaan mulai dari kebenaran kondensor mobil baru yang lebih mudah rusak atau tidak hingga apa itu bahan material kondensor AC.

Apa Benar Kondensor Mobil Baru Lebih Mudah Rusak?

Pada mobil yang modern, kondensor dibuat dengan konsep agar lebih cepat dingin. Ketika baru menyalakan mobil, bagian kabin akan adem. Kondensor AC mobil modern, secara umum, terbuat dari aluminium. Bobotnya dibuat seringan mungkin dan ketebalannya dibuat setipis mungkin dengan maksud agar pelepasan panas gas freon jadi cepat. Oleh karena ketebalannya ini kondensor jadi lebih mudah rusak, khususnya kebocoran. Nah, kebocoran itu biasanya disebabkan kerikil. Kondensor yang bocor harus diganti baru. Jika dilas, memang jadi tidak bocor pada titik bocor yang dilas, tetapi kebocoran akan berpindah ke titik lain.

Apa Bahan Kondensor AC?

Kondensor automotif yang lama masih memakai bahan atau material tembaga dengan modelnya pipa. Berjalan waktu, bahan kondensor menjadi aluminium dengan lubang jalurnya yang sedikit dan juga berukuran besar. Mobil keluaran tahun 2000 ke atas telah full aluminium dan juga jalur freonnya berukuran amat kecil.

Banner Cortez CT Mobil Keluarga Terbaik