10 Komponen Mobil Listrik dan Fungsinya

30 April, 2022

Image 10 Komponen Mobil Listrik dan Fungsinya

Untuk mengurangi efek global warming yang semakin parah, saat ini banyak masyarakat yang mulai menggunakan mobil listrik. Seperti namanya, kendaraan jenis ini menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya sehingga meminimalisir efek polusi. Namun tahukah Anda apa saja komponen mobil listrik itu?

Tidak bisa dipungkiri jika perkembangan teknologi yang semakin canggih membawa banyak perubahan termasuk dalam industri otomotif. Salah satu buktinya adalah hadirnya mobil listrik yang tidak hanya dilengkapi dengan fitur canggih, tetapi juga menggunakan teknologi yang diklaim lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi kendaraan.

Banyak produsen mobil yang kemudian mengeluarkan produk mobil listrik andalannya, salah satunya seperti Wuling EV yang dilengkapi dengan teknologi terbaru. Mobil listrik ini bisa menjadi kendaraan masa depan yang aman dan lebih ramah lingkungan.

Setiap jenis mobil listrik biasanya dibekali dengan fitur canggihnya masing-masing. Hanya saja secara umum, komponen kelistrikan pada mobil jenis ini rata-rata menggunakan komponen utama yang sama.

Nah, kali ini kita akan membahas tentang komponen utama apa saja yang ada di mobil listrik agar lebih mudah memahami cara kerjanya. Penasaran apa saja komponen yang ada di mobil listrik seperti ini? Yuk, simak ulasannya!

Daftar Komponen Utama Mobil Listrik Beserta Fungsinya

Daftar Komponen Utama Mobil Listrik Beserta Fungsinya

Setiap jenis dan merek mobil listrik biasanya memiliki susunan komponen yang berbeda-beda. Akan tetapi secara umum ada beberapa komponen utama yang selalu ada pada jenis mobil ramah lingkungan ini, antara lain:

1.1. Baterai Traksi Traction Battery Pack 1000x569

1. Baterai Traksi (Traction Battery Pack)

Salah satu komponen utama yang pasti ada di setiap mobil listrik adalah baterai traksi atau disebut juga dengan traction battery pack. Fungsi utama dari komponen ini adalah untuk menyimpan dan mengalirkan arus listrik searah (DC) ke inverter. Selanjutnya daya yang dihasilkan akan digunakan untuk menggerakkan motor traksi.

Saat controller mengirimkan sinyal, maka baterai traksi akan langsung bekerja dengan memindahkan arus listrik agar dapat menggerakkan motor traksi. Komponen mobil listrik yang satu ini dibuat dengan struktur yang kokoh dan kekar dengan tujuan agar komponen tidak mudah rusak. Tidak hanya itu, baterai traksi juga didesain untuk bisa diisi ulang berkali-kali.

Inverter Daya atau Power Inverter

2. Inverter Daya atau Power Inverter

Inverter merupakan komponen yang berfungsi untuk mengubah arus DC menjadi arus AC atau arus bolak balik. Arus yang dihasilkan selanjutnya akan digunakan untuk menggerakkan atau memutar motor traksi. Komponen ini menjadi salah satu bagian dari komponen penggerak utama mobil listrik.

Tidak hanya itu, komponen ini juga berfungsi mengubah arus AC saat terjadi pengereman regeneratif agar menjadi arus DC untuk selanjutnya dapat digunakan untuk mengisi ulang baterai. Untuk komponen baterai mobil listrik jenis inverter yang digunakan biasanya merupakan jenis bi-directional inverter.

Controller

3. Controller

Komponen mobil listrik yang satu ini berfungsi sebagai pengatur energi atau daya listrik di dalam baterai pack ke inverter sehingga dapat menggerakan motor traksi. Cara kerja controller adalah mengirimkan sinyal dari pedal mobil listrik yang diinjak oleh pengemudi sehingga berpengaruh terhadap laju kendaraan.

Motor Traksi

4. Motor Traksi

Motor traksi adalah komponen mobil listrik yang berupa dinamo listrik. Komponen ini berfungsi untuk menggerakkan transmisi dan roda sehingga disebut sebagai salah satu komponen paling penting dalam menunjang performa listrik yang Anda gunakan.

Perlu Anda ketahui, bahwa motor traksi bisa berputar hingga 18.000 rpm. Sedangkan untuk jenis motor traksi yang paling banyak digunakan pada mobil listrik adalah Brushless DC Traction Motor (BLDC). Namun untuk mobil listrik jenis BEV menggunakan motor traksi jenis Internal Combustion Engine (ICE).

Charger

5. Charger

Charger merupakan komponen pendukung sekaligus pelengkap yang ada di mobil listrik. Fungsi utama dari komponen ini adalah sebagai alat untuk mengisi ulang baterai pack yang ada di mobil listrik.

Cara kerja charger adalah dengan memanfaatkan aliran listrik AC PLN kemudian diubah menjadi aliran listrik DC sehingga bisa disimpan dalam baterai pack mobil listrik. Ada beberapa jenis tips charger mobil listrik yang biasanya digunakan yaitu On board charger dan Off board charger.

Transmisi (Transmission)

6. Transmisi (Transmission)

Transmisi merupakan komponen mobil listrik yang berfungsi sebagai pengatur daya mekanis dari motor traksi sehingga bisa digunakan untuk penggerak roda mobil. Pada dasarnya cara kerja transmisi mobil listrik ini tidak jauh berbeda dengan transmisi pada mobil konvensional.

DC Converter

7. DC Converter

Komponen pelengkap yang ada di mobil listrik selanjutnya adalah DC Converter. Komponen ini berfungsi sebagai pengubah daya atau arus listrik DC dari baterai pack yang bertegangan tinggi untuk diubah menjadi tegangan yang lebih rendah.

Penurunan tegangan bertujuan agar komponen yang ada di dalam mobil listrik dengan kebutuhan daya rendah tetap dapat tersupply dengan baik. DC Converter juga berfungsi sebagai media untuk pengisi ulang baterai agar arus dan tegangan tetap stabil.

Auxiliary Battery

8. Auxiliary Battery

Auxiliary baterai bisa disebut juga sebagai baterai tambahan untuk menjadi sumber listrik auxiliary. Fungsi utama dari komponen ini adalah sebagai aliran arus listrik atau penyedia daya cadangan yang digunakan untuk menghidupkan berbagai aksesoris yang ada di dalam mobil listrik seperti wiper, AC mobil hingga alarm mobil.

Thermal Cooling System

9. Thermal Cooling System

Komponen mobil listrik dan fungsinya selanjutnya adalah thermal cooling system. Komponen ini berfungsi sebagai pendingin suhu dan memastikan kondisi suhu operasi agar selalu sesuai dengan tipe mesin yang Anda pakai.

Tidak hanya itu, komponen ini juga bertugas untuk memastikan kondisi motor traksi dan komponen elektronik lainnya selalu dalam suhu yang normal meskipun mobil listrik digunakan dalam waktu cukup lama.

Charger Pot

10. Charger Pot

Satu lagi komponen penting yang ada di mobil listrik adalah charger pot. Ini merupakan bagian yang berguna sebagai titik pusat pengisian daya untuk baterai mobil listrik. Charger pot nantinya akan terhubung dengan daya eksternal dalam proses pengisian daya untuk baterai pack.

Saat ini telah banyak pilihan pilihan mobil listrik yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan, salah satunya adalah mobil listrik Wuling EV. Mobil listrik mini yang dilengkapi teknologi terbaru yang siap merayakan pasaran mobil ramah lingkungan di Indonesia.

Tidak bisa dipungkiri jika mobil merupakan salah satu penyumbang polusi udara yang cukup besar untuk saat ini. Maka dari itu, dengan hadirnya mobil listrik seperti ini, diharapkan masyarakat semakin bijak berkendara sehingga dapat mengurai efek emisi yang dihasilkan oleh kendaraan. Namun sebelum itu, perhatikan komponen mobil listrik diatas agar Anda lebih mudah dalam memahami cara kerjanya.

Buying Consultation

Buying
Consultation

Test Drive

Test
Drive

Find A Dealer

Find A
Dealer

Buying Consultation

Buying
Consultation

Buying Consultation

Test
Drive

Buying Consultation

Find A
Dealer