Seberapa Pentingkah Fitur TPMS pada Mobil? | Wuling

Auto Tips

Seberapa Pentingkah Fitur TPMS pada Mobil?

25 Mei, 2020

Image Seberapa Pentingkah Fitur TPMS pada Mobil?

Kendaraan zaman sekarang kerap disematkan fitur canggih. Fitur canggih itu sengaja disematkan oleh para pabrikan untuk memudahkan ketika seseorang berkendara. Seperti fitur TPMS (Tire Pressure Monitoring System).

Apa Fungsi Fitur TPMS? 

Sesuai dengan namanya, TPMS merupakan fitur yang dapat memonitor tekanan angin ban. Informasi terkini soal tekanan mobil Anda nantinya akan ditampilkan di layar Multi Information Display (MID). Pada layar MID tersebut, TPMS biasanya disimbolkan dengan sebuah gambar mobil kemudian di sisi masing-masing ban terdapat informasi tekanan ban.

Tekanan angin pada ban mobil memang seharusnya dicek secara rutin. Bila berkurang sedikit saja, efek yang ditimbulkan bisa banyak. Mulai dari performa yang kurang maksimal, ban cepat aus hingga borosnya penggunaan bahan bakar.

Mengecek secara rutin tekanan angin ban juga merupakan salah satu langkah untuk keamanan berkendara di jalan. Ini menghindari Anda dari potensi ban secara tiba-tiba. Nah, disinilah peran dari fitur TPMS itu sendiri.

Bila mobil Anda telah dibekali fitur TPMS artinya Anda tak perlu repot pergi ke tempat ban atau pom bensin untuk sekadar mengecek tekanan anginnya. Informasi terkini soal tekanan angin ban bisa Anda cek setiap saat pada layar MID mobil.

Bila memang kurang, segeralah pergi ke bengkel untuk mengisinya sesuai dengan anjuran pabrikan. Agar tak mengisi tekanan angin secara asal-asalan, Anda dapat melihatnya di bagian pintu sebelah kanan pengendara. Di situ terpampang jelas soal berapa tekanan angin ban ideal pada mobil bila kondisi kosong ataupun penuh.

Dua Tipe Fitur TPMS

TPMS sendiri memiliki dua tipe, yakni langsung dan tidak langsung. Pada TPMS langsung, menggunakan sensor yang dapat memantau tekanan angin di setiap ban. Sensor ini juga bisa membaca suhu pada ban. Menerapkan teknologi tanpa kabel, TPMS langsung akan mengirimkan data yang dibaca ke modul control yang nantinya diteruskan ke cluster instrument.

Berbeda dengan TPMS lansung, TPMS tidak langsung tak menggunakan sensor di pelek ataupun roda. TPMS mengusung sensor kecepatan roda untuk mengukur laju perubahan setiap roda yang termuat oleh sistem komputer. Nantinya, bila sebuah ban terindikasi memiliki tekanan yang berkurang, maka akan diteruskan ke instrumen kluster.

Fitur ini memang tergolong sebagai fitur canggih, jadi tak semua mobil dibekali oleh TPMS. Namun fitur TPMS ini bisa ditemukan pada Wuling Confero S ACT. Tentu saja, fitur ini akan memudahkan mengetahui tekanan ban dalam kabin mobil Wuling Confero Anda. Fitur ini pun dapat menghindari kejahatan yang berpura-pura mengatakan ban mobil kempes, karena Anda sudah bisa mengeceknya langsung di layar MID pada dasbor mobil.